Dunia Dosen | Dunia Kampus | Tips & Trik

Lulus 100% UKOM, Rektor Universitas Mandala Waluya Bagikan Tips Suksesnya

SEVIMA.COM – Uji Kompetensi atau biasa disingkat UKOM merupakan sebuah uji kompetensi mahasiswa program vokasi maupun profesi dari kampus kesehatan sebelum bisa memperoleh ijazah. 

Di tahun 2021 ini, UKOM menjadi salah satu exit exam bagi mahasiswa kesehatan. Jika sebelumnya UKOM hanya digunakan berdasarkan nilai batas murni berdasarkan batas lulusnya. Namun berbeda di tahun ini, nilai tersebut dilakukan dengan melakukan penggabungan nilai Indeks Prestasi Kumulatif 60% dan nilai Uji Kompetensi 40%. 

Dr. Ratna Umi Nurlila, S.Si, M.Sc, Rektor Universitas Mandala Waluya mengungkapkan, bahwa kampus yang Ia pimpin  berhasil mengantarkan mahasiswanya lulus UKOM 100% pada 2020 lalu. Bahkan, kampus ini menyabet predikat perguruan tinggi swasta terbaik dengan tingkat kelulusan UKOM paling tinggi di Sulawesi Utara. 

“Tahun 2020 lalu kampus kami telah berhasil melampaui UKOM 100%. Bisa dibilang bahwa hal ini sebagai salah satu pencapaian tertinggi di kampus kami. Oleh karena itu, kami terus berupaya agar semua program studi yang mengikuti exit exam bisa berhasil seperti sebelumnya,” terang Dr. Ratna saat Webinar SEVIMA tentang Strategi Sukses Kampus Kesehatan Menyiapkan Uji Kompetensi Exit Exam pada Selasa (15/11/2021) lalu. 

Baca juga: Mengenal Uji Kompetensi (UKOM) Pada Perguruan Tinggi Kesehatan

Rahasia Sukses Lulus Uji Kompetensi Exit Exam 100%

Dalam webinar ini, Ratna mengupas tuntas bagaimana kampus tersebut berhasil lulus UKOM 100%. Disampaikan oleh Ratna ada beberapa hal yang harus diperhatikan jika ingin berhasil melampaui UKOM ini, di antaranya. 

1. Memperhatikan proses pembelajaran

Agar pelaksanaan UKOM bisa berjalan dengan maksimal, dosen dan pihak perguruan tinggi harus mengatur kurikulum dan RPS dengan baik. Selain itu, perguruan tinggi juga harus menyiapkan sarana prasarana yang memadai, mulai dari penggunaan laboratorium hingga penyediaan tempat PKL.

 “Kurikulum dan RPS digunakan sebagai rambu-rambu bagi mahasiswa untuk persiapan Exit Exam. Harapannya, mahasiswa bisa lebih memahami semua materi yang diberikan saat ujian dilaksanakan,” terangnya. 

2. Gunakan blueprint sebagai bahan kegiatan pembelajaran

Blueprint digunakan sebagai rambu-rambu paling penting dalam kegiatan pembelajaran. Apalagi mata kuliah tertentu, pasti banyak sekali persiapan yang harus dimatangkan.

“Tingkat kesuksesan UKOM juga bisa dipengaruhi bagaimana kampus menyiapkan blueprint. Blueprint ini digolongkan sebagai sebuah rambu-rambu untuk menciptakan keberhasilan mahasiswa mengikuti exit exam tersebut,” tegasnya. 

3. Lakukan tryout mandiri

Selain mengatur kurikulum dan sarana prasarana yang ada, proses pelaksanaan tryout juga harus diperhatikan. Terutama tryout  berbasis CBT, online, maupun LCD.

 Tryout ini sebagai ajang mengasah kemampuan mahasiswa agar lebih siap dalam melakukan pelaksanaan UKOM. Soal-soal yang dikeluarkan dalam try out ini pun juga menggunakan beberapa kasus sesuai kriteria soal pada exit exam,” ungkap dia. 

Baca juga: Pertaruhan Kampus & Mahasiswa Kesehatan Bila Sampai Tidak Lulus Exit Exam

4. Dosen diwajibkan menyusun soal latihan

Perguruan tinggi juga harus menyiapkan dosennya untuk menyusun soal-soal exit exam tersebut. Tak hanya itu, proses pembuatan soal latihan ini juga menghadirkan secara langsung para ahli di bidangnya. 

“Pembuatan latihan soal ini tak hanya dilakukan oleh dosen saja, namun juga diikuti oleh beberapa praktisi yang ada di bidangnya. Harapannya, soal-soal tersebut bisa membantu mahasiswa untuk memahami soal dan bisa lebih sukses mengikuti exit exam,” katanya. 

5. Perhatikan kelengkapan data

Disamping penguatan materi dan sarana prasarana, kelengkapan data pada perguruan tinggi juga harus diperhatikan dengan baik. 

“Kelengkapan data mahasiswa pada PDPT, lokasi ujian mahasiswa, dan kesiapan tes juga harus diperhatikan dengan baik. Pihak perguruan tinggi wajib melakukan cross check, jangan sampai mahasiswa sudah siap namun data-data tersebut belum disiapkan dengan baik,” ujarnya. 

Adanya UKOM exit exam ini bukan menjadi sebuah penghalang bagi perguruan tinggi. Namun, adanya UKOM exit exam ini sebagai pemicu tercetaknya generasi baru yang ahli dan kompeten. 

Bagikan artikel ini
TAGS :

Komentar