Akademik & Mutu | Perguruan Tinggi
Ekuivalensi Kurikulum: yang Disetarakan Progres Studi Mahasiswa, Bukan Mata Kuliahnya
13 Oct 2026
Kinerja & Reputasi | Perguruan Tinggi
18 Nov 2021
SEVIMA.COM – Uji Kompetensi atau biasa disingkat UKOM merupakan sebuah uji kompetensi mahasiswa program vokasi maupun profesi dari kampus kesehatan sebelum bisa memperoleh ijazah.
Pada tahun 2021 ini, UKOM menjadi salah satu ujian keluar bagi mahasiswa kesehatan. Jika sebelumnya UKOM hanya digunakan berdasarkan nilai batas murni berdasarkan batas kelulusannya. Namun berbeda pada tahun ini, nilai tersebut dilakukan dengan melakukan koneksi nilai Indeks Prestasi Kumulatif 60% dan nilai Uji Kompetensi 40%.
Ratna Umi Nurlila, S.Si, M.Sc, Rektor Universitas Mandala Waluya mengungkapkan, bahwa kampus yang Ia pimpin berhasil mengantarkan mahasiswanya lulus UKOM 100% pada tahun 2020 lalu. Bahkan, kampus ini menyabet predikat perguruan tinggi swasta terbaik dengan tingkat kelulusan UKOM paling tinggi di Sulawesi Utara.
“Tahun 2020 lalu kampus kami telah berhasil melampaui UKOM 100%. Bisa dibilang bahwa hal ini sebagai salah satu pencapaian tertinggi di kampus kami. Oleh karena itu, kami terus berupaya agar semua program studi yang mengikuti exitexperience bisa berhasil seperti sebelumnya,” terang Dr. Ratna saat Webinar SEVIMA tentang Strategi Sukses Kampus Kesehatan Menyiapkan Uji Kompetensi Exit Exam pada Selasa (15/11/2021) lalu.
Baca juga: Mengenal Uji Kompetensi (UKOM) Pada Perguruan Tinggi Kesehatan
Dalam webinar ini, Ratna mengupas tuntas bagaimana kampus tersebut berhasil lulus UKOM 100%. Disampaikan oleh Ratna ada beberapa hal yang harus diperhatikan jika ingin berhasil melampaui UKOM ini, di antaranya.
Agar pelaksanaan UKOM dapat berjalan dengan maksimal, dosen dan pihak perguruan tinggi harus mengatur kurikulum dan RPS dengan baik. Selain itu, perguruan tinggi juga harus menyediakan sarana prasarana yang memadai, mulai dari penggunaan laboratorium hingga penyediaan tempat PKL.
“Kurikulum dan RPS digunakan sebagai rambu-rambu bagi siswa untuk persiapan Ujian Keluar. Harapannya, siswa dapat lebih memahami semua materi yang diberikan saat ujian dilaksanakan,” terangnya.
Blueprint digunakan sebagai rambu-rambu paling penting dalam kegiatan pembelajaran. Apalagi mata kuliah tertentu, pasti banyak sekali persiapan yang harus dimatangkan.
“Tingkat kesuksesan UKOM juga bisa mempengaruhi bagaimana kampus menyiapkan blueprint . Blueprint ini digolongkan sebagai sebuah rambu-rambu untuk menciptakan keberhasilan mahasiswa mengikuti ujian keluar tersebut,” tegasnya.
Selain mengatur kurikulum dan sarana prasarana yang ada, proses pelaksanaan uji coba juga harus diperhatikan. Terutama tryout berbasis CBT, online, maupun LCD.
“ Tryout ini sebagai ajang mengasah kemampuan siswa agar lebih siap dalam melakukan pelaksanaan UKOM. Soal-soal yang dikeluarkan dalam try out ini juga menggunakan beberapa kasus sesuai kriteria soal pada ujian keluar ,” ungkapnya.
Baca juga: Pertaruhan Kampus & Mahasiswa Kesehatan Bila Sampai Tidak Lulus Exit Exam
Perguruan tinggi juga harus menyiapkan dosennya untuk menyusun soal-soal ujian keluar tersebut. Tak hanya itu, proses pembuatan soal latihan ini juga menghadirkan secara langsung para ahli di bidangnya.
“Pembuatan latihan soal ini tak hanya dilakukan oleh dosen saja, namun juga diikuti oleh beberapa praktisi yang ada di bidangnya. Harapannya, soal-soal tersebut bisa membantu mahasiswa untuk memahami soal dan bisa lebih sukses mengikuti ujian keluar ,” katanya.
Selain penguatan materi dan sarana prasarana, kelengkapan data pada perguruan tinggi juga harus diperhatikan dengan baik.
“Kelengkapan data mahasiswa pada PDPT, lokasi ujian mahasiswa, dan kesiapan tes juga harus diperhatikan dengan baik. Pihak perguruan tinggi wajib melakukan cross check , jangan sampai mahasiswa sudah siap namun data-data tersebut belum disiapkan dengan baik,” ujarnya.
Adanya ujian keluar UKOM ini bukan menjadi sebuah penghalang bagi perguruan tinggi. Namun, adanya ujian keluar UKOM ini sebagai pemicu tercetaknya generasi baru yang ahli dan kompeten.
Tips LULUS UJI KOMPETENSI (UKOM) bagi mahasiswa, bisa tonton disini:
Diposting Oleh:
Seprila Mayang SEVIMA
SEVIMA merupakan perusahaan Edutech (education technology) yang telah berkomitmen sejak tahun 2004 dalam menyelesaikan kendala kerumitan administrasi akademik di pendidikan tinggi (Universitas, Sekolah Tinggi, Institut, Politeknik, Akademi, dll.) dengan 99% keberhasilan implementasi melalui SEVIMA Platform.
Jadwalkan Diskusi