Kontak Kami

Akademik & Mutu | Perguruan Tinggi

Peran Penting SPMI Terhadap Mutu dan Akreditasi Perguruan Tinggi

19 Feb 2024

SEVIMA.COM – Sistem Penjaminan Mutu Internal ( SPMI ) bagaikan fondasi bagi Sistem Penjaminan Mutu Eksternal (SPME) atau akreditasi . Mengacu pada Permendikbudristek No.53 Tahun 2023 menjelaskan bahwa SPMI merupakan proses yang dilaksanakan secara terorganisir dan terorganisir untuk meningkatkan mutu pendidikan tinggi di perguruan tinggi secara otonom. 

Hasil dari SPMI kemudian dinilai melalui akreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) untuk perguruan tinggi, atau Lembaga Akreditasi Mandiri (LAM) untuk program studi. Semakin optimal SPMI diimplementasikan, semakin tinggi peluang meraih akreditasi yang baik . 

Dari hasil akreditasi, maka masyarakat calon hingga mahasiswa dapat mengetahui kelayakan dan mutu suatu perguruan tinggi atau program studi. Agar pemahaman terkait pentingnya SPMI semakin jelas, berikut adalah peran SPMI terhadap akreditasi.

Baca juga: Bingung Proses Pelaksanaan SPMI di Perguruan Tinggi? Ini Panduan Praktisnya

Peran Penting SPMI Untuk SPME (Akreditasi)

1. Menjaga Mutu Perguruan Tinggi dan Prodi

Mengapa SPMI dapat menjaga mutu perguruan tinggi dan Prodi? Tentu saja dengan adanya pelaksanaan SPMI, akan mendorong perguruan tinggi untuk menetapkan standar mutu yang tinggi.

Selain itu, SPMI juga dapat membantu perguruan tinggi untuk menyatukan dan memancarkan kinerja secara berkelanjutan dan tentunya mendorong budaya mutu di seluruh civitas akademika.

Apalagi pelaksanaan SPMI yang disusun melalui siklus PPEPP yakni Penetapan, Implementasi, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan. Implementasi yang sesuai dengan siklus, secara langsung akan berdampak pada mutu perguruan tinggi yang terjaga kualitasnya. Sehingga pendidikan dan layanan di perguruan tinggi akan sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN Dikti).

2. SPMI Menjadi Bagian dari SPM Dikti

spmi adalah

Sumber: LLDIKTI 6

Berdasarkan aturan resmi dari Permendikbudristek No.53 Tahun 2023 pada Bab V pasal I dan pasal 66 tentang penjaminan mutu menjelaskan bahwa Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi (SPM Dikti) terdiri dari rangkaian SPMI dan SPME. Sistem kedua ini memiliki kaitan secara teratur yang digunakan meningkatkan mutu secara berencana dan berkelanjutan. 

Sehingga pelaksanaan SPMI tidak hanya berfungsi sebagai alat untuk memperbaiki mutu secara internal, tetapi juga sebagai komponen penting dalam proses eksternal (SPME) untuk memastikan mutu pendidikan yang dihasilkan sesuai dengan standar yang ditetapkan.

3. Sebagai Pelaporan ke DIKTI

SPMI tidak hanya dilaksanakan, namun juga dilaporkan secara berkala. Peraturan ini tertera pada aturan Permendikbudristek No.53 Tahun 2023 pada Bab 5 pasal 99 ayat 3. Pelaporan SPMI ini minimal dilakukan secara berkala setidaknya 1 kali dalam setiap semester untuk memantau dan menilai mutu pendidikan suatu perguruan tinggi. 

4. Mempermudah Otomatisasi Re-Akreditasi

Masih dalam aturan Permendikbudristek No.53 Tahun 2023 pada pasal 81, menjelaskan bahwa otomatisasi reakreditasi dapat dilakukan dengan cara menyatukan dan membuka program mutu studi dan perguruan tinggi melalui data dari PDDikti. 

Dengan catatan, otomasi ini dikontrol sepenuhnya oleh BAN-PT dan LAM sesuai dengan kewenangan masing-masing. Maka penting bagi perguruan tinggi untuk menjaga mutu melalui pelaksanaan SPMI secara optimal agar mempermudah reakreditasi dengan mekanisme otomatisasi. 

Pantau Kemajuan SPMI dengan Mudah Melalui Modul SPMI SEVIMA Platform

Untuk mewujudkan pelaksanaan SPMI yang baik, perguruan tinggi memerlukan sistem yang handal dalam pelaksanaannya. Saat ini, platform SEVIMA telah mendukung pelaksanaan SPMI yang dilengkapi dengan fitur “ smart dashboard” . 

Melalui smart dashboard ini, perguruan tinggi atau tim SPMI diberikan kemudahan dalam memantau kemajuan pelaksanaan SPMI secara real-time dan memberikan para pengelola perguruan tinggi visibilitas yang komprehensif terhadap seluruh aspek penjaminan mutu di dalam kampus.

Selain itu, tim SPMI dapat lebih mudah memantau dan mentransmisikan pencapaian serta kemajuan kesiapan SPMI untuk dilaporkan. Sehingga, para administrator untuk mengambil tindakan yang tepat waktu dan efektif berdasarkan analisis data yang akurat, sehingga memperkuat upaya peningkatan mutu di tingkat internal perguruan tinggi.

Baca juga: Bingung Proses Pelaksanaan SPMI di Perguruan Tinggi? Ini Panduan Praktisnya

Demikianlah penjelasan singkat mengenai pentingnya peranan SPMI terhadap SPME (akreditasi) kampus. Bagi Anda yang ingin proses SPMI yang lebih mudah dan penasaran dengan modul SPMI SEVIMA Platform, yuk segera konsultasi dengan Tim SEVIMA. 

Ingin tahu lebih lanjut terkait pembahasan SPMI? Yuk unduh Majalah SEVIMA !

Diposting Oleh:

Seprila Mayang SEVIMA

Tags:

perguruan tinggi spme spmi

Mengenal SEVIMA

SEVIMA merupakan perusahaan Edutech (education technology) yang telah berkomitmen sejak tahun 2004 dalam menyelesaikan kendala kerumitan administrasi akademik di pendidikan tinggi (Universitas, Sekolah Tinggi, Institut, Politeknik, Akademi, dll.) dengan 99% keberhasilan implementasi melalui SEVIMA Platform.

Jadwalkan Diskusi
SEVIMA Platform

Regulasi

Lihat Semua

    Video Terbaru

    Membangun Kampus Bermutu dan Mendunia tanpa Meninggalkan Budaya | Rektor Unmas Denpasar