Dunia Akademik | Dunia Kampus | e-learning | EdLink | Info Sentra Vidya Utama

Bagaimana Fitur EdLink Bisa Menunjang Metode Blended Learning Lab rotation

SEVIMA.COM – Pembelajaran dengan menggunakan metode blended learning saat ini sedang digunakan oleh banyak perguruan tinggi di Indonesia. Metode pembelajaran ini merupakan metode yang mengkombinasikan pembelajaran dengan metode pembelajaran secara tatap muka dan online

Dalam menghadapi pembelajaran blended learning memang memiliki beberapa cara yang dilakukan. Salah satunya dengan menggunakan metode lab rotation. Proses pembelajaran dengan lab rotation  ini disesuaikan dengan kebijakan pembelajaran yang terstruktur. 

Apa sih yang dimaksud dengan model lab rotation?

Lab rotation merupakan sebuah metode pembelajaran yang menggabungkan pembelajaran secara online dengan pembelajaran tatap muka. Sebenarnya proses pembelajaran lab rotation ini hampir mirip seperti model rotation lainnya. 

Namun bedanya, pada proses pembelajaran lab rotation ini menggunakan fasilitas “lab” atau laboratorium sebagai sarana kegiatan belajar mengajar. Lab tersebut harus dilengkapi dengan fasilitas teknologi komputer atau laptop yang digunakan mahasiswa untuk mempelajari materi yang diampu oleh dosen. 

Baca juga: Apa Peran LMS pada Model Blended Learning di Perguruan Tinggi?

Bagaimana penerapan pembelajaran lab rotation di dalam kelas?

Proses pembelajaran dengan menggunakan model lab rotation ini memang sedikit berbeda dengan yang lainnya. Proses pembelajaran dengan menggunakan lab rotation ini memadukan proses pembelajaran konvensional dan e-learning. 

Misalnya di dalam kelas terdapat 50 mahasiswa, maka 25 mahasiswa berhak mengikuti kegiatan belajar di dalam kelas. Dengan metode tatap muka. Sementara sisanya mengikuti proses pembelajaran secara daring. 

Siswa bisa mengikuti kegiatan belajar mengajar sesuai dengan jadwal yang sudah ditetapkan. Jadwal yang sudah ditentukan biasanya fleksibel dilakukan. 

 Model pembelajaran secara daring dikhususkan untuk menguji keterampilan dan kecepatan mahasiswa dalam mengikuti pembelajaran secara individu. Nah, setelah itu mahasiswa bisa mengikuti pembelajaran secara tatap muka bersama dosen. Di sinilah mahasiswa bisa memperkuat apa yang mereka pelajari secara individu. 

Bagaimana langkah-langkah penerapan Lab rotation menggunakan LMS?

Tahap persiapan:

  • Pastikan terlebih dahulu lab tersebut sudah memiliki fasilitas yang lengkap, mulai dari laptop atau komputer, hingga platform pembelajaran yang terinstal di dalamnya, seperti SEVIMA EdLink. 
  • Pastikan juga materi yang akan disampaikan sudah diunggah melalui platform pembelajaran tersebut. 

Langkah-langkah model Lab rotation:

  1. Buat jadwal pelaksanaan kelas

Setelah semua sudah Anda pastikan dengan baik, Anda bisa membuat jadwal untuk mahasiswa. Anda bisa membagi 50:50 mahasiswa yang mengikuti perkuliahan di laboratorium khusus dan di dalam kelas. 

Dosen sebisa mungkin membagi jadwal yang fleksibel. Jadwal ini diatur berdasarkan jumlah mahasiswa yang masuk laboratorium atau yang mengikuti perkuliahan di dalam kelas. 

  1.           Dosen memberi instruksi kepada mahasiswa untuk melaksanakan kelas

Mahasiswa yang mengikuti perkuliahan di dalam lab, mereka akan mendapat jatah perkuliahan melalui materi yang sudah disediakan di SEVIMA EdLink yang sudah terinstal pada komputer lab. Nah, sebagian mahasiswa lainnya akan mengikuti perkuliahan bersama dosen di dalam kelas. 

  1.           Dosen tetap pantau dan beri instruksi selama kegiatan belajar mengajar

Ketika mahasiswa melangsungkan kegiatan belajar mengajar secara online di lab. Dosen wajib memantau seluruh kegiatan mahasiswa melalui aplikasi SEVIMA EdLink. 

  1.           Dosen memberikan penguatan materi pada kelas tatap muka

Mahasiswa yang mengikuti perkuliahan di lab akan mempelajari seluruh materi yang diberikan dosen melalui platform SEVIMA EdLink pembelajaran tersebut. Setelah itu dosen akan menjelaskan lebih lengkap pada pertemuan di kelas. Di sinilah mahasiswa bisa berdiskusi dan bertanya dengan dosen lebih detail terkait perkuliahan tersebut. 

 Baca juga: Kenapa Mahasiswa Suka Pembelajaran Blended Learning

Bagaimana memilih platform pembelajaran yang tepat untuk menunjang keberhasilan model lab rotation ini?

Proses pembelajaran dengan lab rotation ini sangat dipengaruhi oleh jenis platform pembelajaran yang dipakai. Mahasiswa dituntut untuk menjadi mandiri dengan belajar melalui PC yang digunakan di lab. Maka dari itu, kegiatan belajar mengajar akan semakin mudah dipahami bila menggunakan platform pembelajaran yang tepat. 

Platform pembelajaran yang tepat dinilai dari kelengkapan fitur di dalamnya. Platform pembelajaran yang tepat ada platform pembelajaran yang menggunakan fitur-fitur yang dibutuhkan dan sesuai dengan kebutuhan mahasiswa dan dosen. 

Kelengkapan platform seperti ini bisa Anda temukan di SEVIMA EdLink. Seperti yang kita tahu, EdLink merupakan sebuah platform pembelajaran yang memiliki berbagai fitur untuk menunjang pembelajaran secara online. EdLink memiliki fitur Video Conference, pengerjaan tugas, dan tentunya terdapat fitur penyimpan materi. 

Di dalam fitur-fitur tersebut, mahasiswa bisa belajar dengan semaksimal mungkin. Mereka bisa meng-upgrade kemampuan mereka dengan baik secara individu. Di sinilah pelaksanaan metode blended learning melalui model lab rotation bisa berfungsi dengan baik. 

Mahasiswa yang sedang mengikuti perkuliahan dari bisa langsung menyimak seluruh materi yang diberikan dosen melalui fitur-fitur EdLink tersebut. Setelah mahasiswa sukses mempelajari semua materi tersebut, mahasiswa bisa memperdalam pondasi pembelajaran tersebut ketika mengikuti kegiatan pembelajaran tatap muka. 

Proses pembelajaran dengan metode blended learning dengan model lab rotation akan bisa berjalan lancar apabila menggunakan platform pembelajaran yang tepat. Dengan begitu mahasiswa bisa menyimak dan menyerap seluruh materi yang disampaikan oleh dosen. Kemudian mahasiswa bisa memperdalam lagi ketika mengikuti perkuliahan tatap muka. 

Bagikan artikel ini

Komentar