Perguruan Tinggi | Regulasi & Kepatuhan
Batas Pelaporan PDDikti 2025-2 Kian Dekat, Ini Urutan Kerja agar Data Kampus Tidak Tertahan
27 Oct 2026
Perguruan Tinggi | SDM, Layanan & Operasional
17 Mar 2020
SEVIMA.COM – Merebaknya wabah Covid-19 di Indonesia pemerintah menghimbau masyarakat untuk melakukan social distance. Dengan melakukan social distance , maka akan mengurangi peluang penyebaran kasus Covid-19 di Indonesia.
Untuk itu beberapa sekolah mengharuskan siswanya untuk belajar di rumah. Beberapa perkuliahan di kampus juga melakukan hal yang sama yaitu mengharuskan siswa kuliah dari rumah. Selain itu pelaksanaan wisuda yang harusnya dilaksanakan dekat-dekat ini juga ditunda.
Berikut langkah-langkah yang bisa dilakukan kampus untuk mencegah penyebaran virus Corona di kampus.
Salah satu penyebab utama tersebarnya virus Corona adalah pola hidup yang tidak sehat. Untuk itu, perguruan tinggi turut berkontribusi dalam mengampanyekan pola hidup sehat.
Para siswa dihimbau untuk melakukan perilaku hidup sehat dengan sering mencuci tangan menggunakan sabun atau handrub berbahan dasar alkohol, menerapkan etiket batuk, mengonsumsi makanan sehat agar meningkatkan daya tahan tubuh, dan meminimalkan kegiatan dari keramaian yang kurang diperlukan.
Beberapa instansi pendidikan yang telah mengumumkan kepada peserta didiknya untuk melakukan kegiatan belajar mengajar di rumah. Dengan berkembangnya teknologi saat ini, anjuran jarak sosial tersebut bukan menjadi suatu permasalahan. Seluruh kegiatan tersebut dilakukan melalui sistem online dan tentunya dapat diakses di rumah.
Selain itu, kampus juga bisa menyediakan skema pembelajaran blended system, jadi program pembelajaran ini memadukan antara pertemuan tatap muka di dalam kelas dan sistem online sesuai dengan sistem kredit semester dengan memanfaatkan Learning Management System (LMS) seprti SEVIMA EdLink . Dengan demikian, pelaksanaan program belajar masih bisa berlangsung dengan efektif.
Melihat begitu meluasnya penyebaran virus Corona, kampus harus menghimbau dosen atau mahasiswanya untuk melakukan penangguhan perjalanan ke luar negeri, terutama ke negara-negara yang terdampak Covid-I9.
Selain itu, bagi pelajar yang baru saja melakukan perjalanan ke luar negeri (terutama negara-negara yang termasuk red-alert) diharapkan untuk membatasi interaksi dengan civitas akademika lainnya maupun anggota keluarga selama 14 (empat belas) hari sejak kepulangannya ke Indonesia.
Terutama untuk setiap unit kerja kampus juga dihimbau untuk aktif melakukan upaya kewaspadaan terhadap Covid-I9 dengan melakukan penyebaran informasi atau literasi kesehatan tanpa menimbulkan kekhawatiran, berkoordinasi dengan cleaning service agar lebih sering membersihkan tempat yang sering terpegang tangan dengan disinfektan, serta menjaga kebersihan diri dan sanitasi lingkungan di berbagai tempat.
Itulah beberapa langkah yang bisa dilakukan kampus. Kita sama-sama berdoa agar musibah virus corona ini segera berakhir dan semua kegiatan bisa berjalan sebagaimana mestinya.
Diposting Oleh:
Fadhol SEVIMA
SEVIMA merupakan perusahaan Edutech (education technology) yang telah berkomitmen sejak tahun 2004 dalam menyelesaikan kendala kerumitan administrasi akademik di pendidikan tinggi (Universitas, Sekolah Tinggi, Institut, Politeknik, Akademi, dll.) dengan 99% keberhasilan implementasi melalui SEVIMA Platform.
Jadwalkan Diskusi