Info Sentra Vidya Utama

Keren! Sistem Pembelajaran di Unpatti Sudah Terintegrasi SIAKAD

SEVIMA.COM – Ambon, Memasuki semester genap tahun pembelajaran 2020-2021, sistim pembelajaran Universitas Pattimura Ambon sudah terintegrasi dengan Sistem Informasi Akademik (SIAKAD).

Demikian penjelasan Wakil Rektor I Bidang Akademik, Prof, DR. Fredy Leiwakabessy, M.Pd kepada wartawan diruang kerjanya, Rabu (20/1/2021).

Menurutnya, sistem ini adalah satu satunya sistem yang diterima oleh Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PD Dikti), dimana semua Pendidikan Tinggi di Indonesia harus mengupdate data Mahasiswa, Dosen, proses belajar mengajar, rencana study, proses study dan hasil studi.

“Jadi semua data tersebut harus diinpud ke SIAKAD kemudian disinkron ke PD Dikti, ” Ujarnya.

Baca juga: Sistem Informasi Akademik yang Sudah Support Feeder PDDikti 4.0 Kampus Merdeka

Saat ini sebanyak 87 program studi yang ada di Unpati baik S1, S2 dan PSDKU yang sudah mengupdate datanya ke SIAKAD dan sudah disinkronkan dengan PD Dikti.

Dijelaskan, dengan manajemen sistem yang sudah terkoordinasi dengan baik saat ini, maka Unpati pada tanggal 30 Desember 2020 sudah boleh mengakhiri semester ganjil dalam tahun pembelajaran 2020-2021.

Ia menambahkan, batas pelaksanaan UAS semester ganjil juga sudah berakhir tanggal 9 Januari 2021, untuk itu perbaikan-perbaikan nilai itu harus sudah selesai batas tanggal 16 Januari dan harus entri nilai ke SIAKAD dengan batas waktu tanggal 22 Januari.

Dijelaskan pula, nantinya segera masuk pada semester genap tahun pembelajaran 2020-2021 yang akan dimulai tanggal 8 Februari – 5 Juni 2021.

Untuk itu seluruh tahapan pendaftaran, juga datanya harus dientri ke SIKAD dan disinkronkan dengan PD Dikti.

Dirinya menjelaskan, setelah terintegrasi dalam sistem yang baru ini, seorang mahasiswa itu dikatakan Mahasiswa Aktif itu harus melewati 3 komponen utama.

Tiga komponen utama tersebut adalah, harus membayar UKT, kedua membuat penawaran KRS dan yang ketiga adalah aktif kuliah atau mengikuti pembelajaran, dan semua itu akan terpantau lewat SIAKAD dan PD Dikti.

Jika salah satu diantara ketiga komponen itu tidak dilakukan akan terpantau dalam sistem dan mahasiswa tersebut belum sepenuhnya menjadi mahasiswa aktif.

Dirinya menambahkan, dalam aktifitas belajar mengajar setiap Prodi sudah diberikan akun Zoom untuk mahasiswa mengikuti perkuliahan, jadi dalam pembelajaran jarak jauh ini, aplikasi Zoom itu ada setiap aktifitas perkuliahan dan harus diikuti mahasiswa.

Baca juga: Tembus Hingga 300 Kelas, IKIP Muhammadiyah Maumere Sukses Perkuliahan Online dengan SEVIMA EdLink

Untuk itu bila jam kuliah, setiap nama mahasiswa di daftar partisipan itu ada, tetapi apabila ada yang sengaja untuk tidak menampakan wajah selama jam belajar, maka mahasiswa tersebut dianggap alpa, dan ini semua terhubung langsung dengan SIAKAD dan PD Dikti.

Untuk aktifitas perkuliahan di tengah kondisi Pandemi yang masih berlangsung ini, maka kita masih tetap menggunakan sistem pembelajaran daring atau jarak jauh melalui aplikasi Zoom, ” Ujarnya.

Selain itu, nantinya seluruh aktifitas perkuliahan baik berupa screenshot maupun materi pembelajaran di power point juga harus dikirim untuk dientri ke SIAKAD dan PD Dikti, ini juga untuk memantau aktifitas Dosen dalam proses pembelajaran, ” Ujarnya.

Sumber informasi: https://www.tribun-maluku.com/2021/01/46804/

Bagikan artikel ini

Komentar