Success story

Tembus Hingga 300 Kelas, IKIP Muhammadiyah Maumere Sukses Perkuliahan Online dengan SEVIMA EdLink

SEVIMA.COM – Setelah sukses menggunakan SEVIMA GoFeeder untuk mengelola data akademik kampus dan proses pelaporan PDDikti. Kini IKIP Muhammadiyah Maumere (IKIP Mu) melebarkan strategi pembelajaran daring dengan menggunakan SEVIMA EdLink. 

SEVIMA EdLink merupakan media pembelajaran jarak jauh yang bisa mengelola perkuliahan hanya dalam genggaman. Menggunakan EdLink bisa mengubah mahasiswa dan dosen dalam melakukan kegiatan belajar mengajar. 

Adi Jufriansah M.Pd., Kepala LSITP sekaligus super admin IKIP Muhammadiyah Maumere berpendapat jika menggunakan EdLink, kampus akan mudah mencapai capaian pembelajaran dengan cepat. Selain itu, komponen yang disediakan EdLink juga akan mempermudah proses belajar mengajar. 

Melalui interview pada 21/12 lalu, Adi mengungkapkan, “SEVIMA EdLink mempermudah proses pembelajaran. Bahkan lima dosen kami menggunakannya sebagai media penelitian karena dinilai sangat efektif dalam proses perkuliahan online.” 

Rintangan dalam memulai perkuliahan online

Keinginan menggunakan EdLink tidak semudah membalikkan tangan. Ada perjuangan yang harus ditempuh oleh seluruh mahasiswa dan dosen. 

Berada di lokasi yang jauh dari kata ‘mudah’ dalam mencari jaringan. Perjuangan mahasiswa dan pihak kampus IKIP Muhammadiyah Maumere patut diacungi jempol. 

Bagaimana tidak, kondisi wilayah yang tidak mendukung mengharuskan mereka untuk berjuang mencari jaringan internet. Kondisi ini awalnya membuat mahasiswa berat untuk menggunakan EdLink. 

“Berat sekali Mas, kami harus meyakinkan para mahasiswa untuk menggunakan media pembelajaran online,” ungkap Adi kepada salah satu tim SEVIMA.

Pada tahun 2019, kampus IKIP Mu sudah menggunakan pembelajaran online. Sayang, banyaknya mahasiswa yang tinggal di pedalaman NTT kesulitan. Tapi, kesulitan itu bisa dipatahkan karena semangat mahasiswa dan dosen yang luar biasa. 

“Awalnya sangat sulit. Hingga pada akhirnya, kami melakukan penyuluhan kepada seluruh mahasiswa. Dosen dan Kepala Program Studi berperan mengarahkan mereka untuk melakukan pembelajaran online ini. Alhamdulillah, mereka mau mengikutinya,” ujar Adi dengan nada gembira. 

Tembus 300 kelas dengan EdLink

Seiring berjalannya waktu, semua berubah. Terlebih selama masa pandemi ini. Penggunaan EdLink sangat membantu kampus dalam proses belajar mengajar. 

“Awalnya kami hanya menggunakan bundle 100 kelas saja. Gak disangka kelasnya langsung ludes. Akhirnya kami memutuskan untuk upgrade ke Silver dengan kuota 300 kelas,” tambah Adi. 

Selama pandemi ini, mahasiswa IKIP Mu semakin rajin mengikuti berbagai macam perkuliahan melalui EdLink. Meskipun kondisi sinyal yang tidak menentu, tidak menghalangi mereka dalam belajar. Benar-benar sangat menginspirasi kita ya!

Nah, kisah dari IKIP Muhammadiyah Maumere ini bisa menjadi pelajaran buat kita. Bahwa keberhasilan proses belajar mengajar tidak hanya ditentukan oleh dosen saja. Namun ditentukan melalui semangat mahasiswa dan tentunya operator kampus yang ikut serta membantu. 

Kesuksesan proses belajar mengajar ini dirasakan oleh IKIP Mu begitu sangat berarti. Bagaimana dengan kampus Anda? Apakah ingin merasakan kesuksesan seperti IKIP Mu juga? Makanya yuk buruan gabung di edlink.id/

Bagikan artikel ini

Campuspedia
Instagram
Komentar
[gs-fb-comments]