Info Sentra Vidya Utama | siAkad Cloud | Success story

Tak Lama Lagi, Akan Ada “Politeknik Nuklir” Pertama di Indonesia

SEVIMA.COM – Sebentar lagi Indonesia akan memiliki kampus Politeknik Nuklir pertama, hal ini diungkapkan oleh Dr. Eng. Sukarman, M. Eng selaku plt. Ketua Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir – Badan Tenaga Nuklir Indonesia (STTN – BATAN) dalam talkshow Flash News SEVIMA, Senin (23/08).

“Saat ini STTN telah disetujui berubah menjadi Politeknik Teknologi Nuklir Indonesia, yang selanjutnya disingkat menjadi Poltek Nuklir Indonesia. Politeknik Nuklir akan menjadi satu-satunya kampus di Indonesia yang memiliki diploma empat – sarjana teknik di bidang nuklir,” Ungkapnya

Lebih lanjut Sukarman menyampaikan bahwa perangkat organisasi dan operasional pembelajaran akan menyesuaikan secara resmi mulai awal September 2021, yang bertepatan dengan dimulainya semester ganjil Tahun Akademik 2021/2022, dan sekaligus akan berintegrasi dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Baca juga : siAkad Cloud Dukung IAIN Palu Menuju World Class University

Selain itu, dijelaskan juga bahwa di STTN tidak hanya memberikan pelajaran di kelas, tetapi juga ada pembinaan yang dilakukan di dalam dan di luar kampus. “STTN memiliki organisasi Himpunan Mahasiswa (HIMA) sebagai wadah mahasiswa untuk mengaktualisasikan dirinya sesuai bakat dan minatnya.

Hal tersebut karena kita ingin ciptakan kader bangsa kedepan sesuai dengan minat bakat dan pilihan. Kita ingin menciptakan kader dari berbagai pintu,” jelasnya.

Hal tersebut penting, agar mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman studi, tetapi juga memiliki pengalaman mengembangkan diri. Terkait dengan pembinaan diluar kampus, bahwa untuk memastikan mahasiswa tidak terjerumus, STTN bekerjasama dengan instansi pemerintah mulai dari RT-setempat dan juga STTN membentuk satgas mahasiswa di wilayah tertentu.

Program sertifikasi kompetensi bagi mahasiswa, terus ditambah ruang lingkupnya untuk meningkatkan kompetensi lulusan seperti sertifikasi kompetensi PPR Industri tingkat-1, sertifikasi NDT (OR dan ASNT level-1 dan level-2) serta sertifikasi PPR Medik 1 dan PPR Medik 2. Beasiswa yang ada di STTN juga bisa diakses seluruh mahasiswa, sesuai dengan persyaratan yang telah ditentukan.

“Prestasi tidak hanya bersifat reward, tetapi juga bersifat akademik dan non akademik, sehingga mahasiswa bisa berprestasi dimana saja. Program ini akan terus dipertahankan dan sehingga dapat efektif untuk memberi stimulasi ke mahasiswa,” ungkapnya lagi.

Baca juga : Zona Merah, UMJ Andalkan Pendaftaran dan Kuliah secara Online

Tak hanya itu, Sukarman juga menjelaskan untuk meningkatkan pelayanan dalam hal akademik, STTN juga sudah menggunakan sistem informasi online yang handal. Sehingga kebutuhan pengelolaan data kampus hingga pelaporan ke pemerintah (Pangkalan data perguruan tinggi) bisa terlaksana dengan optimal.

“Sekarang, STTN sudah bekerjasama dengan SEVIMA untuk meningkatkan tata kelola akademik secara online, sehingga pelayanan akademik seperti proses penerimaan mahasiswa baru, registrasi, pembayaran, akademik dan sinkronisasai data di PDDikti bisa lebih lancar,” terang Ketua STTN – BATAN

Selain tata kelola kampus semakin lancar, dengan siAkad Cloud SEVIMA ini pimpinan kampus STTN juga sangat terbantu untuk modal pengambilan keputusan yang akurat, karena tersaji data-data dengan lengkap.

“dengan adanya modul dashboard yang bisa menampilkan data-data lengkap seperti, berapa mahasiswa yang masuk, mahasiswa yang cuti hingga data pembayaran mahasiswa, tentunya bisa membantu kami dalam mengambil keputusan-keputusan strategis untuk kampus kedepan.” Pungkasnya.

Bagikan artikel ini

Komentar