Enam Lulusan Raih Beasiswa SEMESTA Tech Career Academy 2026, Kuliah S1 di BINUS Sambil Bekerja di SEVIMA
29 Oct 2026
07 Sep 2021
SEVIMA.COM – Bagi sebagian pelajar, nilai Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) ibarat emas yang sangat berharga. Bagaimana tidak, IPK di dalam program perguruan tinggi merupakan sebuah penentu hasil belajarmu selama di bangku kuliah.
Nilai IPK yang tinggi, biasanya sangat diusahakan oleh kebanyakan mahasiswa. Mereka pasti akan berusaha semaksimal mungkin untuk mendapatkan IPK dengan nilai yang bagus. Dengan nilai IPK yang bagus, maka akan membuka peluang yang banyak bagi para mahasiswa. Misalnya seperti mendapatkan kesempatan kerja, kesempatan beasiswa S2, dan menjadi asisten dosen.
Oh iya, buat yang belum tahu nih, nilai IPK merupakan nilai akumulasi yang didapat dari semester pertama. Nilai IPK ini juga setiap semesternya berubah, karena nilai tersebut dihitung berdasarkan nilai yang didapat di setiap semester sobat. Jadi, nilai IPK yang tinggi biasanya akan mendapatkan gelar dengan predikat Cum Laude.
Baca juga: Jenis-jenis Status Mahasiswa, Tidak Hanya Maba, Mahasiswa Aktif Harus Tahu!
Jika kamu belum mengerti bagaimana dengan perolehan IPK tinggi, kamu harus tahu dulu nih apa sih IPK CUm Laude itu. Istilah Cum Laude sendiri merupakan istilah dari bahasa latin yang memiliki arti pujian. Istilah ini biasa diberikan saat proses penyelesaian studi di sebuah perguruan tinggi.
Gelar Cum Laude ini biasanya disesuaikan dengan predikat yang diraih. Karena di dalam memberikan predikat memang berbeda ya, tergantung dengan nilai yang diperoleh. Di perguruan tinggi sendiri ada tiga jenis predikat yang akan diberikan kepada lulusan, antara lain:
Namun, ada beberapa perguruan tinggi yang memberikan predikat khusus kepada mahasiswanya dengan IPK di atas 3,5. Predikat tersebut antara lain:
Dalam mendapatkan IPK Cum Laude ini setiap perguruan tinggi memiliki syarat masing-masing syaratnya ya. Biasanya lulusan Cum Laude ini hanya diperuntukkan kepada siswa yang lulus minimal 3,5 tahun dan harus tepat waktu. Jika lebih lama masa studinya, maka akan gagal mendapatkan gelar ini.
Bagi pelajar, untuk mendapatkan IPK yang tinggi memang membutuhkan usaha yang maksimal. Banyak sekali cara yang harus kamu tempuh untuk bisa mendapatkan IPK Cum Laude.
Mendapatkan IPK Cum Laude sebenarnya bukanlah tujuan dan fokus utama dalam sebuah proses belajar di perguruan tinggi. IPK sendiri sebenarnya tidak menentukan nasib seorang alumni di sebuah perguruan tinggi. Namun, dengan mendapatkan IPK tinggi ini kamu bisa mendapatkan berbagai kesempatan lain yang lebih di masa depan. Alasan tersebut antara lain:
Lulus dengan IPK tinggi biasanya sangat memudahkan kamu untuk meraih beasiswa lho. Misalnya saja ketika kamu ingin melanjutkan S2, kamu bakalan mendapatkan kesempatan meraih beasiswa untuk melanjutkan studi tersebut.
Selain itu, kamu juga bisa mendapatkan gelar S1 dan S2 dalam waktu 5 tahun saja. Biasanya program yang satu ini disebut sebagai program fast track .
2. Memiliki peluang tinggi untuk melanjutkan pendidikan tinggi
Ketika mendapatkan predikat Cum Laude, kamu juga berhak melanjutkan pendidikan besar ke pendidikan tinggi lho. Apalagi jika kamu mendaftar seleksi beasiswa. Mahasiswa dengan predikat Cum Laude biasanya akan mendapatkan prioritas untuk bisa langsung masuk ke jenjang pendidikan selanjutnya.
Supaya ilmu yang didapat lebih tersalurkan, mahasiswa dengan predikat Cum Laude ini akan mendapatkan kesempatan menjadi seorang asisten dosen. Nah, ilmu yang kamu dapatkan ini sangat membuka peluang untuk jadi Asdos lho.
Beberapa instansi besar ternyata juga mengincar para lulusan terbaik ini. Namun, perlu diingat ya, pelajar dengan predikat Cum Laude ini tak hanya diseleksi dengan nilai saja. Namun juga dinilai dengan softskill yang kamu miliki.
Baca juga: Inilah Tips Jitu Tetap Berprestasi Meski Pandemi Menurut Sekjen IKA ITS
Berbagai cara bisa dilakukan untuk mendapatkan nilai IPK tinggi. Semua yang kamu lakukan tak ada yang tak mungkin kok. Semuanya bisa kamu lakukan asalkan kamu bisa mau dan bersungguh-sungguh.
Untuk mendapatkan IPK yang maksimal tidak bisa dilakukan hanya dalam semalam. Semua bisa dilakukan dengan sangat baik apabila kamu mau belajar dengan sungguh-sungguh dari awal semester hingga akhir semester. Lalu bagaimana sih cara yang tepat? Simak di bawah ini ya sobat.
Agar perjalanan kuliahmu bisa berjalan lancar, kamu bisa mencoba mendapatkan nilai IPK tinggi pada semester pertama. Semester pertama adalah langkah awal yang tepat agar kamu bisa fokus mendapatkan nilai IPK yang tinggi. Di semester awal ini kamu belum mengikuti banyak kegiatan. Jadi inilah saatnya kamu bisa lebih mendapatkan nilai terbaik di semester selanjutnya.
Dalam sebuah penilaian, tentunya terdapat nilai prosentase yang berbeda-beda. Penilaian nilai prosentase ini akan berpengaruh dengan hasil IPK di semester akhir.
Anda harus mencari tahu lebih detail tentang aspek penilaian dengan persentase yang paling besar. Nah, di mata kuliah ini kamu harus benar-benar fokus agar mendapatkan nilai yang maksimal.
Mahasiswa yang mendapatkan nilai cum laude juga harus menjunjung tinggi nilai kedisiplinan. Mahasiswa yang ingin mendapatkan gelar cum laude seharusnya rajin mengikuti berbagai perkuliahan. Kecuali jika dalam keadaan mendesak.
Penilaian dosen pun juga akan berbeda lho dengan siswa yang rajin dan malas. Makanya, agar nilai yang kamu dapatkan lebih maksimal, kamu harus selalu rajin mengikuti berbagai perkuliahan tersebut.
Selain aktif masuk di dalam kelas, kamu juga harus menjadi aktif di dalam kelas. Mahasiswa yang aktif di dalam kelas ini biasanya akan menambah poin penilaian tersendiri.
Tingkat keaktifan siswa di dalam kelas sangat berpengaruh dengan nilai softskill yang diberikan dosen. Semakin kamu rajin dan aktif di kelas, maka semakin bagus pula nilai yang kamu dapatkan.
Banyak yang bilang, kunci sukses orang mendapatkan nilai terbaik adalah rajin membaca dan belajar. Ya jelas aja dong, semakin banyak kamu membaca dan rajin belajar, semakin banyak pula ilmu yang kamu dapatkan. Makanya gak heran kalau kamu akan mendapat nilai maksimal.
Buat apa sih kamu pintar tapi gak rajin mengerjakan tugas? Nah, agar kamu lebih sukses mendapatkan nilai terbaik, kamu harus disiplin dalam mengerjakan tugas.
Usahakan tugas yang kamu kerjakan tersebut tidak menumpuk dan terbengkalai. Jadi, meskipun kamu sibuk dengan beberapa aktivitas, kamu masih bisa banget untuk rajin ngerjain tugas.
Nah, lingkungan yang positif ternyata juga bisa meningkatkan kemampuan belajar kamu lho. Memiliki teman yang rajin dan suka berdiskusi maka akan membuat kamu lebih siap dalam menghadapi dunia perkuliahan. Jika ada beberapa materi yang belum dipahami, maka kamu bisa mengerjakan dan menyelesaikan bersama teman kamu.
Selain kamu harus rajin dan tekun, kamu juga harus memahami karakter dosen ya. Dengan memahami karakter dosen kamu bisa mengetahui bagaimana dosen memberikan penilaian kepada siswanya.
Selain itu dosen memiliki hak prerogatif yang mana dosen menentukan penilaian kepada siswanya. Jadi kamu harus benar-benar memahaminya ya.
Untuk menjadi seorang pelajar pintar dan teladan tak hanya memiliki otak yang cerdas saja. Namun, kamu juga harus memiliki kemampuan yang baik dari segi etika, keteladanan, kerajinan dengan baik. Dari situlah kamu akan mendapatkan kesempatan menjadi mahasiswa hebat yang sesungguhnya.
Menemukan metode dalam belajar dan berorganisasi ketika kuliah memang tak bisa instan ya. Kamu harus membutuhkan banyak referensi agar bisa mewujudkan itu semua. Salah satu referensi terbaik yang bisa kamu buka adalah maukuliah.id. Semua kebutuhan seputar perkuliahan lengkap tersedia di sini.
Diposting Oleh:
Seprila Mayang SEVIMA
Tags:
SEVIMA merupakan perusahaan Edutech (education technology) yang telah berkomitmen sejak tahun 2004 dalam menyelesaikan kendala kerumitan administrasi akademik di pendidikan tinggi (Universitas, Sekolah Tinggi, Institut, Politeknik, Akademi, dll.) dengan 99% keberhasilan implementasi melalui SEVIMA Platform.
Jadwalkan Diskusi