Dunia Dosen | Dunia Kampus | Dunia Mahasiswa | Tips & Trik

Viral di Tiktok, Ini 5 Tips Skripsi Tuntas di Masa Pandemi ala Wakil Rektor UNNES

SEVIMA.COM – Skripsi merupakan tugas akhir bagi mahasiswa tingkat Strata satu (S1) sebelum layak menyandang gelar sarjana. Namun, saat mengerjakan skripsi, bagi sebagian mahasiswa butuh pengorbanan untuk menyelesaikanya, tak jarang hingga bercucuran air mata.

Baru-baru ini warga Tiktok, khususnya para mahasiswa dihebohkan video pendidikan viral dengan 1,7 juta views dan ratusan ribu likes. Video ini berkisah tentang kebaikan hati seorang dosen dalam membimbing skripsi.

Uniknya, video ini dibuat oleh akun @hendi.motivasi yang ternyata Wakil Rektor IV Bidang Perencanaan dan Kerjasama Universitas Negeri Semarang (Unnes), Bapak Dr. Hendi Pratama, M.A.

Hendi mengatakan, video itu dibuat seiring dengan kegelisahannya atas hubungan bimbingan skripsi yang selama ini terjadi antara dosen dan mahasiswa. Mahasiswa sering mengeluhkan, kenapa dosen itu susah diajak kerjasama dalam bimbingan skripsi, padahal tidak begitu menurut para dosen. 

Melalui video tersebut, Ia ingin mengatakan bahwa dosen sendiri bisa membantu mahasiswa untuk bisa mengerjakan skripsi dengan cepat. Sehingga akan menciptakan sebuah kolaborasi yang proaktif antara dosen dengan mahasiswa. 

“Padahal orang Inggris bilang, it takes two to tango (berdansa harus dua orang). Begitu Pula skripsi. Melalui video yang viral ini, saya ingin menyampaikan bahwa skripsi harusnya menjadi ruang kolaborasi, dosen dan mahasiswa sama-sama proaktif. Semoga pesan ini sampai kepada para pemirsa Tiktok yang kebanyakan juga para mahasiswa milenial,” ungkap Hendi yang juga dosen bahasa inggris, dalam Talkshow Komunitas SEVIMA, Selasa (06/07).

Berikut tips sukses skripsi di masa pandemi, ala Wakil Rektor IV UNNES:

1. Pahami Bahwa Skripsi adalah Miniatur Kehidupan

Mengalami sebuah kesulitan merupakan suatu hal yang wajar. Melalui skripsi inilah, mahasiswa bisa belajar tentang makna sebuah kehidupan tersebut. Jadi kesulitan dan tantangan yang dialami mahasiswa saat skripsi itu nantinya juga akan dialami di kehidupan. 

Misalnya saja ketika mahasiswa mendapat dosen pembimbing galak, maka bisa jadi waktu bekerja nanti kamu juga akan dapat atasan galak. 

“Anggap saja skripsi adalah miniatur kehidupan. Artinya jika berhasil melewati skripsi ini maka akan berhasil dalam kehidupan. Masalah ada mahasiswa yang cepat dan ada yang lambat, ya itu bagian dari miniatur kehidupan. Yang penting yakin dan terus lakukan, karena Allah telah berfirman, dibalik setiap kesulitan pasti ada kemudahan,” katanya. 

2. Jangan Depresi

Menurut Hadi, jangan depresi, kalau depresi skripsi nanti depresi hidup juga. Untuk itu saat mendapatkan sebuah kesulitan, maka tak seharusnya kamu depresi yang berkepanjangan. Jika mengalami kesulitan dalam mengerjakan sebuah skripsi, maka tak seharusnya harus terus mengurung diri dan membuatnya menjadi depresi. 

“Kalau mengalami sebuah kesulitan, jangan sampai kamu terus bersedih dan mengalami depresi. Jadikan skripsi ini sebagai proses pembelajaran dalam hidup,” terang Hendi. 

3. Cari ilmu di lapangan

Tips selanjutnya adalah mencari referensi di lapangan. Dalam pembuatan skripsi, data lapangan sagat diperlukan untuk menambah akuratnya penelitian yang dibuat, untuk itu ambil data di lapangan, interaksi dengan orang yang lebih pengalaman.

“Mahasiswa harus ambil data di lapangan dan interaksi dengan orang yang lebih pengalaman. Jangan hanya teori, tapi praktekkan. Misal, belajar bahasa inggris bisa telepon call center di Amerika atau India. Nah disitu bisa langsung dipraktekan, tanpa perlu keluar rumah karena pandemi,” jelas Hendi.

4. Cari ilmu di internet

Menurut Hendi, semua sumber ada di internet namun harus difilter mana yang kredibel dan tidak. Kalau di UNNES sudah ada banyak literatur dalam Sistem Akademik Terpadu UNNES, sehingga mahasiswa bisa mengakses secara online yang bisa dijadikan referensi dalam proses pengerjaan skripsi.  

Sistem Akademik Terpadu UNNES yang lebih dikenal dengan nama Sikadu adalah sebuah sistem informasi berbasis web yang dibangun dengan tujuan untuk mengorganisasikan data akademik di Universitas Negeri Semarang secara online. Saat ini Sikadu sudah terintegrasi dengan SEVIMA ProFeeder untuk melakukan pelaporan ke Pemerintah (PDDikti). 

“Sebenarnya kita tahu, semua sumber di internet itu ada. Cuman harus hati-hati pilih mana yang kredibel dan tidak. Untuk cari yang kredibel bisa dikonsultasikan dengan dosen pembimbing,” lanjut Hendi.

5. Jadilah proaktif

Untuk mendapatkan kemudahan dalam mengerjakan skripsi, mahasiswa harus proaktif dalam menghubungi dosen. Namun, dosen sendiri juga harus proaktif dalam membantu mahasiswanya dalam mengerjakan skripsi.

 “Agar proses mengerjakan skripsi bisa berjalan dengan lancar, mahasiswa harus proaktif dengan dosen, dan dosen sendiri juga harus aktif dalam membantu mahasiswanya. Skripsi harusnya menjadi ruang kolaborasi, dosen dan mahasiswa sama-sama proaktif,” tutup Hendi.

Itulah tips yang sangat bermanfaat untuk para mahasiswa yang sedang menghadapi kerasnya proses skripsi dan kuliah. Mengerjakan skripsi bukanlah suatu tantangan dan akhir dalam proses dalam mengejar ilmu. Namun melalui skripsi inilah adalah awal mahasiswa belajar menghadapi kerasnya hidup. 

Bagikan artikel ini

Komentar