Kontak Kami

Mahasiswa & Calon Mahasiswa

Manfaat Mempelajari JavaScript

23 Aug 2016

SEVIMA.COM – Bagi rekan-rekan yang ingin memiliki karir sebagai web developer, ada beberapa konsentrasi yang menjadi bagian dari pengembangan sebuah web, yaitu front-end, back-end dan full-stack. Dibutuhkan waktu dan usaha lebih agar seorang pengembang menguasai keahlian yang dibutuhkan untuk semua pekerjaan tersebut. Dengan adanya JavaScript , developer kini dapat bekerja dengan lebih efisien dan efektif.

JavaScript populer untuk pengembangan web

JavaScript dengan cepat menjadi bahasa pemrograman yang paling disukai di kalangan pengembang. Lebih dari itu, JavaScript adalah masa depan dalam dunia pengembangan situs web. Bahasa tersebut sering digunakan untuk menciptakan efek khusus pada tampilan web. JavaScript berinteraksi dengan HTML , CSS dan data untuk mengatur warna, ukuran, dan bentuk. Yang lebih penting lagi, kini browser dapat menerima data dari pengunjung web dan konten dapat diunggah tanpa menyegarkan halaman web. Dengan JavaScript , banyak pengalaman baru yang dapat dinikmati oleh pengunjung web.

JavaScript memiliki pengaruh besar pada sebagian besar website

Jika ada suatu hari di mana JavaScript tidak berfungsi, maka akan ada banyak situs web yang tidak berfungsi. Sebut aja twitter , aplikasi tersebut tidak akan dapat menampilkan tweets terbaru setiap detiknya jika bukan karena JavaScript. Bahkan untuk beberapa aplikasi lain seperti Spotify, Facebook , dan Instagram bergantung sepenuhnya dan tidak akan berfungsi tanpa JavaScript. Tentunya peran JavaScript lebih dari itu, JavaScript menghubungkan antara satu aplikasi dengan aplikasi lain. Komunikasi pengiriman dan penerimaan data dilakukan melalui API (Application Programming Interfaces).

Front-end dan Back-end menggunakan JavaScript

Sebagai bahasa pemrograman, JavaScript dapat digunakan pada server dan browser. Hal tersebut memudahkan developer untuk mengerjakan backend. Node.Js adalah perangkat lunak yang mampu membangun aplikasi kompleks. Beberapa perusahaan besar seperti LinkedIn, eBay, PayPal, Netflix, dan Medium juga menggunakan Node.Js. Dengan Kata lain, JavaScript akan membuka peluang yang lebih besar bagi Anda yang ingin berkarir sebagai pengembang.

Penggunaan JavaScript akan semakin meningkat

Aplikasi website banyak menggunakan pendekatan native-app: mengurangi kebutuhan refresh keseluruhan halaman web atau aplikasi, tampilan web akan disesuaikan dan desain tidak akan hancur meskipun diakses dari berbagai perangkat dan browser. Website yang dihasilkan disebut sebagai aplikasi satu halaman, yang bergantung pada JavaScript untuk memperbarui tampilan web setiap terjadi interaksi dengan pengguna, tanpa memerlukan adanya pengiriman permintaan atau data ke server. Tren pendekatan tersebut menjadikan framework seperti Backbone.Js, AngularJs, React, dan Ember.Js semakin populer.

Tidak hanya pengembang, bahkan pemasaran digital, penganalisis data, pengelola konten dan perancang desain juga diuntungkan dengan adanya JavaScript dalam daftar keahlian mereka. Bayangkan saja jika seorang yang bekerja di bidang pemasaran digital dapat menavigasi pemrograman untuk melakukan penyesuaian terhadap tampilan banner atau iklan pop-up di web tanpa harus meminta bantuan developer. Tentu saja kita tidak dapat mengetahui perkembangan di masa depan. Tapi satu hal yang jelas, saat ini JavaScript adalah keahlian yang sangat dicari dan dibutuhkan, dan kegunaannya semakin meningkat. Jadi, bagi Anda yang ingin berkarir sebagai pengembang, JavaScript dapat menjadi prioritas Anda.

SEVIMA: Santai Saja

Baca juga:

Diposting Oleh:

Fadhol SEVIMA

Tags:

javascript

Mengenal SEVIMA

SEVIMA merupakan perusahaan Edutech (education technology) yang telah berkomitmen sejak tahun 2004 dalam menyelesaikan kendala kerumitan administrasi akademik di pendidikan tinggi (Universitas, Sekolah Tinggi, Institut, Politeknik, Akademi, dll.) dengan 99% keberhasilan implementasi melalui SEVIMA Platform.

Jadwalkan Diskusi
SEVIMA Platform

Regulasi

Lihat Semua

Video Terbaru

Membangun Kampus Bermutu dan Mendunia tanpa Meninggalkan Budaya | Rektor Unmas Denpasar