Berita & Artikel

Dunia Kampus

Okt

06

2020

...
Dunia Dosen | Dunia Kampus
Resmi Dibuka, Simak Syarat Umum dan Khusus Beasiswa LPDP 2020 PTUD

SEVIMA.COM – Hari ini, 6 Oktober 2020 pendaftaran beasiswa LPDP resmi dibuka untuk umum hingga 20 Oktober mendatang. Ada dua kategori yang dibuka, yakni untuk pendidik dan perguruan tinggi utama. Bagi Anda yang ingin mendaftar untuk kategori perguruan tinggi utama, berikut penjelasan dan syarat utamanya. Beasiswa PTUD diperuntukkan bagi Warga Negara Indonesia yang telah memperoleh Letter of Admission/Acceptance Unconditional dari Perguruan Tinggi Peringkat Utama Dunia untuk menempuh jenjang pendidikan magister dan Doktor. Bagaimana skema Beasiswa Perguruan Tinggi Peringkat Utama Dunia (PTUD)? Beasiswa PTUD diberikan untuk jenjang pendidikanMagister Program satu gelar (single degree) dengan durasi studi paling lama 24 (dua puluh empat) bulan, dan Doktor Program satu gelar (single degree) dengan durasi studi paling lama 60 (enam puluh) bulan. Bagaimana kriteria pendaftar Beasiswa PTUD? Pendaftar Beasiswa PTUD hanya dapat memilih satu perguruan tinggi dan program studi sesuai dengan LoA Unconditional yang diunggah pada aplikasi pendaftaran. Pendaftar BPI PTUD belum memulai studi dan hanya diizinkan memulai studi pada tahun 2021. Pendaftar BPI PTUD yang memiliki LoA Unconditional dengan waktu mulai studi pada tahun 2020, wajib menunda studi dan memulai studi pada tahun 2021 serta melampirkan surat keterangan menunda memulai studi dari Perguruan Tinggi Peringkat Utama Dunia yang diunggah bersamaan dengan LoA Unconditional. Apa saja komponen biaya yang diberikan? Biaya Pendidikan Biaya Pendaftaran Biaya SPP/Tuition Fee Tunjangan Buku Biaya Penelitian Tesis/Disertasi Biaya Seminar Internasional Biaya Publikasi Jurnal Internasional Biaya Pendukung Transportasi Aplikasi Visa/Residence Permit Asuransi Kesehatan Biaya Hidup Bulanan Biaya Kedatangan Biaya keadaaan darurat Tunjangan keluarga (khusus Doktor) Baca juga: Orang Tua Penerima Beasiswa SEMESTA 2020 Ungkapkan Rasa Haru dan Bangga Persyaratan umum Beasiswa PTUD sebagai berikut: 1. Warga Negara Indonesia; 2. Telah menyelesaikan studi program diploma empat (D4) atau sarjana (S1) untuk beasiswa magister; program magister (S2) untuk beasiswa Doktor; atau diploma empat (D4)/sarjana (S1) langsung Doktor dengan ketentuan sebagai berikut: – Perguruan tinggi dalam negeri yang terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), – Perguruan tinggi kedinasan dalam negeri, atau – Perguruan tinggi luar negeri yang diakui oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia atau Kedutaan Besar Republik Indonesia di negara asal perguruan tinggi. 3. Tidak sedang (on going) atau telah menempuh studi degree atau non degree program magister ataupun doktor baik di perguruan tinggi dalam negeri maupun perguruan tinggi di luar negeri. 4. Melampirkan surat rekomendasi sebagai berikut: Surat Rekomendasi dari akademisi dan dari atasan bagi yang sudah bekerja; Surat Rekomendasi dari 2 (dua) akademisi bagi yang belum bekerja; Beasiswa hanya diperuntukkan untuk kelas reguler dan tidak diperuntukkan untuk kelas-kelas sebagai berikut: a. Kelas Eksekutif; b. Kelas Khusus; c. Kelas Karyawan; d. Kelas Jarak Jauh; e. Kelas yang diselenggarakan bukan di perguruan tinggi induk; f. Kelas Internasional khusus tujuan Dalam Negeri; g. Kelas yang diselenggarakan di lebih dari 1 negara perguruan tinggi; atau h. Kelas lainnya yang tidak memenuhi ketentuan LPDP 5. Mengisi profil diri pada formulir pendaftaran online; 6. Menulis Personal Statement; 7. Menulis rencana studi untuk magister atau Proposal Penelitian untuk Doktor. 8. Menulis komitmen kembali ke Indonesia dan rencana kontribusi di Indonesia pasca […]

Okt

06

2020

...
Dunia Kampus | Info Sentra Vidya Utama
Orang Tua Penerima Beasiswa SEMESTA 2020 Ungkapkan Rasa Haru dan Bangga

SEVIMA.COM – Dalam rangka ikut serta mendukung kemajuan pendidikan di Indonesia, PT. Sentra Vidya Utama meluncurkan beasiswa SEMESTA (Sevima Mencari Siswa Bertalenta). Beasiswa ini adalah beasiswa akan diberikan kepada para siswa yang bertalenta, khususnya di bidang teknologi dan informasi.  Beasiswa ini sendiri sudah mulai dirilis pada tahun 2019 silam. Nah, pada tahun 2020 ini, beasiswa SEMESTA kembali dibuka untuk teman-teman yang memiliki talenta terbaik khususnya di bidang IT. Sebanyak lebih dari 500 siswa bertalenta telah mendaftar dan mengikuti seleksi program beasiswa ini. Selanjutnya, para peserta akan mengikuti seluruh rangkaian seleksi yang diberikan oleh SEVIMA.  Proses seleksi penerima beasiswa SEMESTA Dalam serangkaian seleksi penerimaan beasiswa ini, para calon penerima beasiswa harus mengikuti serangkaian tes berikut ini.  Verifikasi berkas Test Seleksi Online Test Hackathon Online Interview Online Akhirnya, setelah mengikuti serangkaian seleksi tersebut tercetuslah tiga penerima beasiswa terbaik. Masing-masing penerima beasiswa tersebut akan mendapatkan beasiswa dan hadiah menarik yang diberikan oleh SEVIMA, antara lain.  Beasiswa sebesar 55 juta  Uang tunai Kontrak kerja di SEVIMA Baca juga: Pengumuman Penerima Beasiswa SEMESTA 2020 Apa kata para penerima beasiswa dan orangtua? Dalam beasiswa ini, total hadiah yang berhasil didapat oleh para peserta dengan nilai yang cukup fantastis, yaitu Rp171 juta. Para peserta pun sangat senang mendapatkan beasiswa tersebut. Seperti yang diutarakan oleh Alfin Ardian, Juara I dari penerima beasiswa SEMESTA. Ia mengutarakan bahwa proses seleksi yang dilakukan benar-benar membuatnya sangat tertantang. “Momen penerimaan beasiswa ini adalah momen yang tidak bisa dilupakan dalam hidup,” ungkap Alfin. Pernyataan membahagiakan lainnya juga diungkapkan oleh Sabilla Ayu, juara 3 dari penerima beasiswa ini. Bagi Sabilla, mendapatkan beasiswa ini adalah suatu hal yang tidak Ia sangka. Sabilla sangat senang atas kesempatan terbaik yang sudah Ia dapatkan.   Berbeda lagi dengan Mayang Larasti. Peraih juara 2 beasiswa ini merasa tertantang selama mengikuti seleksi penerimaan beasiswa SEMESTA. Sehingga ia merasa sangat senang, karena dengan mengikuti seleksi dan memenangkannya, Mayang bisa melatih softskillnya dengan baik.  Baca juga: Jangan Malas! Ini 12 Keuntungan Ikut Kuliah Online bagi Mahasiswa Tidak hanya itu, para orangtua dari para peserta juga sangat senang atas kesempatan emas yang sudah diberikan kepada buah hati mereka. Harapannya, kesempatan beasiswa ini bisa membantu para buat hati mereka lebih berkembang dalam perkuliahan dan karir mereka.  Ungkapan penuh haru dan bahagia diucapkan oleh orangtua dari Mayang Larasati, ibu Sri Rahayu. Beliau merasa sangat senang atas pencapaian yang dicapai oleh anaknya. Rasa syukur dan bahagia juga diutarakan oleh Ibu Sri Anik, ibunda dari Sabilla Ayu. Beliau mengungkapkan bahwa kesempatan beasiswa ini adalah suatu kesempatan emas yang sangat langka. Untuk itu, beasiswa ini harus dimanfaatkan semaksimal mungkin.    Selamat buat ketiga pemenang. Semoga beasiswa ini bisa membantu para pemenang untuk mendapatkan pengalaman terbaik mereka agar menjadi individu yang lebih bertalenta. Wah, memang kesempatan beasiswa yang sangat menyenangkan ya.  Nah buat kamu yang ingin mengikuti seleksi beasiswa SEMESTA tahun 2021, jangan lupa siapkan dirimu dan ikuti seluruh informasi pada website dan akun sosial media SEVIMA. Good luck!

Sep

24

2020

...
Dunia Kampus | e-learning
Jangan Malas! Ini 12 Keuntungan Ikut Kuliah Online bagi Mahasiswa

SEVIMA.COM – Pandemi Covid-19 memang mengubah berbagai hal di dunia, termasuk dalam dunia kuliah. Mahasiswa kini perlu menyesuaikan diri untuk menempuh pendidikan secara online atau pembelajaran jarak jauh (PJJ) dari rumah. Namun, meski tampak sebagai tantangan, ternyata kuliah online justru memiliki banyak keuntungan lho! berikut ini keuntungan ikut PJJ dikutip dari laman Rencanamu bagi mahasiswa: 1. Lebih praktis dan santai, dulu waktu kuliah harus berangkat pagi dan setelah mata kuliah pertama ikut rapat UKM. Kemudian ikut kuliah lagi, baru sorenya pulang. Tapi sekarang tidak perlu capek lagi. Sekarang kuliah dari rumah, bisa dari tempat tidur atau di sekitaran rumah saja. Lebih praktis dan santai. 2. Sekarang jadi lebih banyak waktu di rumah, apalagi anak kos dan anak rantau, pasti tidak ada lagi rasa kangen rumah. Atau harus beli tiket untuk mudik lagi. 3. Waktu menjadi lebih efisien, karena tidak terbuang di perjalanan dan lain-lainnya. Baca juga: 4 Tips Kuliah Daring Agar tidak Garing, Dosen Wajib Tahu! 4. Karena bisa belajar di rumah aja, sehingga kamu tidak mudah capek, karena bisa hemat energi. Tetapi ingat, badan harus fit dan jaga kesehatan. 5. Bisa makan sambil kuliah, ketika kuliah dan merasa lapar, kini kamu bisa sambil makan di depan laptop atau komputer saja. 6. Sekarang kamu bisa atur waktu belajar sendiri. Kecuali untuk beberapa mata kuliah yang harus live. 7. Bisa menghemat biaya atau uang karena tidak perlu transportasi atau biaya kos. 8. Di rumah, makanan lebih terjamin, apalagi kalau kamu hobi memasak. 9. Tetap bisa kuliah meski sedang berada di kampung orangtua, atau jadwal bisa lebih leluasa. 10. Jika ngantuk saat kuliah, maka kamu bisa membuat kopi. Atau jika kamu sedang sakit dan ada mata kuliah penting, maka kamu masih bisa melihat video dari atas kasur. Baca juga: Kuliah Online, Apa Saja yang Bisa Dijadikan Indikator Penilaian? 11. Magang, bimbingan skripsi, rapat organisasi dilakukan jarak jauh secara online jadi lebih praktis. 12. Jika dulu tak bisa ikut kursus karena jadwalnya bentrok kuliah, kini bisa ikut secara online. Nah, itulah beberapa manfaat atau keuntungan kuliah online. Sejauh ini, kuliah online begitu membantu dalam meningkatkan proses belajar dan mengajar yang tidak dapat dilakukan di kelas nyata karena adanya keterbatasan ruang dan waktu dalam belajar. Salah satu sistem untuk memulai kuliah online bagi perguruan tinggi adalah SEVIMA EdLink, yang menyediakan beragam fitur untuk menunjang proses belajar dan mengajar mahasiswa serta dosen.

Sep

23

2020

...
Dunia Kampus | Info Kuliah
Terbaru! Cara Daftar Beasiswa Unggulan dari Kemendikbud 2020

SEVIMA.COM – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ( Kemendikbud) membuka pendaftaran Program Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi 2020. Pendaftaran mulai dibuka hari ini, Senin (21/9/2020), dan berlangsung hingga 3 Oktober 2020. Melansir laman Kemendikbud, Program Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi merupakan beasiswa dalam negeri untuk jenjang Sarjana, Magister dan Doktoral. Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi merupakan beasiswa dalam negeri untuk jenjang Sarjana, Magister dan Doktoral. Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi dapat diikuti oleh calon mahasiswa yang sudah memiliki surat diterima di perguruan tinggi maupun mahasiswa yang sudah melangsungkan perkuliahan maksimal semester 2 pada saat mendaftar. Baca juga: Daftar Laman & Aplikasi yang Bisa Menggunakan ‘Kuota Belajar’, Ada SEVIMA EdLink Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi diberikan kepada masyarakat yang: 1. Berprestasi tingkat internasioanl dan/atau nasional 2. Berkontribusi kepada daya saing bangsa disegala bidang PERSYARATAN UMUM a. diutamakan memiliki sertifikat yang membuktikan prestasi tingkat internasional dan/atau nasional; b. mendapatkan rekomendasi dari institusi terkait; c. tidak sedang menerima beasiswa sejenis dari sumber lain; dan d. diterima pada perguruan tinggi terakreditasi. A. BEASISWA PROGRAM SARJANA PERSYARATAN KHUSUS 1. Memiliki usia paling tinggi 22 tahun; 2. Mengisi nilai Ujian Nasional (UN) dan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) bagi siswa lulusan dalam negeri; 3. Bagi mahasiswa pada jenjang pendidikan S1 yang sedang menempuh perkuliahan memiliki nilai IPK minimal 3.25 pada skala 4.00; dan 4. Karya tulis berupa essay/karangan menggunakan Bahasa Indonesia, dengan ketentuan: – Judul/tema: “Aku Generasi Unggul Kebanggaan Bangsa Indonesia”; – Essay/karangan ditulis sebanyak 3-5 halaman pada kertas ukuran A4 dengan format huruf Times New Roman ukuran huruf 12 dengan spasi 1.5 lines. Baca juga: Apa Itu Merdeka Belajar Kampus Merdeka? B. BEASISWA PROGRAM MAGISTER PERSYARATAN KHUSUS 1. memiliki usia paling tinggi 32 tahun; 2. surat keterangan lulus/Letter of Acceptance (LoA) Unconditional bagi mahasiswa yang baru diterima pada perguruan tinggi dengan akreditasi institusi minimal B atau surat keterangan aktif kuliah dari dekan atau direktur pasca bagi mahasiswa on-going pada perguruan tinggi dengan akreditasi institusi minimal B; 3. memiliki nilai IPK S1 minimal 3.25 pada skala 4.00 baik mahasiswa baru maupun on-going; 4. diutamakan bagi mahasiswa yang memiliki kemampuan Bahasa Inggris dengan skor minimal TOEFL ITP 500/IBT 61 atau IELTS 5,5; dan 5. Membuat proposal rencana studi yang berisi alasan mengambil program studi yang dipilih dan rencana penelitian tugas akhir (tesis). Baca juga: Pengumuman Penerima Beasiswa SEMESTA 2020 C. BEASISWA PORGRAM DOKTORAL PERSYARATAN KHUSUS a. Berusia paling tinggi 40 tahun; b. Surat keterangan lulus/Letter of Acceptance (LoA) Unconditional bagi mahasiswa yang baru diterima pada perguruan tinggi dengan akreditasi institusi minimal B atau surat keterangan aktif kuliah dari dekan atau direktur pasca bagi mahasiswa on-going pada perguruan tinggi dengan akreditasi institusi minimal B; c. memiliki nilai IPK S2 minimal 3.40 pada skala 4.00 baik mahasiswa baru maupun on-going; d. diutamakan bagi mahasiswa yang memiliki kemampuan Bahasa Inggris dengan skor minimal TOEFL ITP 500/IBT 61 atau IELTS 5,5; dan e. membuat proposal rencana studi yang berisi alasan mengambil program studi yang dipilih dan rencana penelitian tugas akhir (disertasi). Kelengkapan Berkas Beasiswa: 1. Kartu Tanda Penduduk (KTP) 2. Kartu Tanda Mahasiswa (khusus On-Going) 3. LoA Unconditional (Untuk On-Going […]

Sep

21

2020

...
Dunia Kampus | Info Kuliah
Asik! SEVIMA EdLink Masuk di Daftar Aplikasi Pembelajaran ‘Kuota Belajar’ Kemendikbud

SEVIMA.COM – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) terbitkan Peraturan Sekretaris Jenderal Nomor 14 Tahun 2020, tentang Petunjuk Teknis Bantuan Kuota Data Internet Tahun 2020. Petunjuk teknis (juknis) ini menjadi pedoman dalam penyaluran bantuan kuota data internet bagi pendidik dan peserta didik sehingga dapat mendukung penerapan pembelajaran jarak jauh selama masa pandemi COVID-19. Diterangkan dalam petunjuk teknis tersebut bahwa bentuk bantuan yang diberikan Kemendikbud berupa kuota data internet dengan rincian dibagi atas kuota umum dan kuota belajar. Baca juga: Akses EdLink Sepuasnya, Telkomsel, XL dan Indosat Kompak Berikan Kuota Belajar Online Murah Kuota umum dimaksud adalah kuota yang dapat digunakan untuk mengakses seluruh laman dan aplikasi; dan Kuota Belajar adalah kuota yang hanya dapat digunakan untuk mengakses laman dan aplikasi pembelajaran, dengan daftar yang tercantum pada http://kuota-belajar.kemdikbud.go.id/. Nah, kabar baik untuk mahasiswa, dosen dan perguruan tinggi, karena aplikasi SEVIMA EdLink sudah masuk kuota belajar. Jadi bisa lebih leluasa lagi untuk digunakan dalam proses pembelajaran daring. Baca juga: Cegah Corona, Beberapa Kampus Ternama Gunakan EdLink Untuk Kuliah Online Untuk rinciannya sendiri, paket kuota internet untuk peserta didik PAUD mendapatkan 20 GB per bulan dengan rincian 5 GB untuk kuota umum dan kuota belajar 15 GB. Peserta didik jenjang pendidikan dasar dan menengah mendapatkan 35 GB per bulan dengan rincian 5 GB untuk kuota umum dan kuota belajar 30 GB. Sementara itu paket kuota internet untuk pendidik pada PAUD dan jenjang pendidikan dasar dan menengah mendapatkan 42 GB per bulan dengan rincian 5 GB kuota umum dan 37 GB kuota belajar. Paket kuota internet untuk mahasiswa dan dosen mendapatkan 50 GB per bulan dengan rincian 5 GB kuota umum dan 45 GB kuota belajar.

Sep

17

2020

...
Dunia Kampus | Event SEVIMA | Featured
Dukung Manajemen Keuangan Kampus yang Akuntabel, SEVIMA Gelar Pelatihan Online dan Launching Finance Cloud

SEVIMA.COM – Pengelolaan keuangan dalam suatu organisasi merupakan aspek penting untuk membangun tata kelola organisasi yang sehat dan kredible, tak terkecuali perguruan tinggi. Untuk mendukung semua itu, SEVIMA telah menyelenggarakan web seminar (Webinar) nasional dengan tema: Pentingnya Manajemen Keuangan Perguruan Tinggi untuk Akreditasi pada Selasa, 15/9/2020. Webinar ini mengundang dua orang Narasumber yang luar biasa yaitu Pak Agus Dwi Purwolastono, SE, M.Acc, Ak. beliau merupakan seorang Kepala Bagian Akuntansi dan Pelaporan (Biro Keuangan ITS) yang sangat berpengalaman dibidang manajemen keuangan perguruan tinggi, serta Pak Muhamad Ismuaji Prajitno yang merupakan Produk Manajer SEVIMA Finance Cloud. Dan acara dipandu oleh Ibu Aprilia dan Pak Dicky selaku moderator. Pak Agus Dwi Purwolastono selaku narasumber dalam seminar ini bercerita banyak terkait pengalamanya dalam pengelolaan keuangan di ITS. Menurut dia, pengelolaan keuangan mulai dari perencanaan, penganggaran, perbendaharaan, akuntansi dan pelaporan semua harus didukung oleh sistem informasi. “Kami Di ITS dalam hal pengelolaan keuangan mulai dari perencanaan, penganggaran, perbendaharaan, akuntansi dan pelaporan, kami semua sudah didukung oleh sistem informasi. Terus terang kalau perguruan tinggi seperti kami tidak didukung sistem informasi pasti gak akan bisa, pasti akan kewalahan.” Baca juga: Finance Cloud, Solusi Atasi Ribetnya Mengelola Keuangan Kampus Pak Agus juga menyampaikan terkait manajemen keuangan untuk akreditasi antara lain; Pembiayaan, sarana dan prasarana, serta Sistem informasi yang ada di “Kriteria Penilaian Standar 6 Ban-PT” yang merupakan acuan mutu pengadaan dan pengelolaan dari sarana prasarana untuk menyelenggarakan dan mendukung perwujudan visi dan misi dari perguruan tinggi. Berikut beberapa penjelasan Kriteria Penilaian Standar 6: Pembiayaan, Sarana dan prasarana, serta Sistem Informasi: Untuk lebih lengkap pembahasan materi bisa cek disini: Materi Webinar Manajemen Keuangan Peluncuran Produk Finance Cloud Pada kegiatan ini juga diperkenalkan Produk Finance Cloud versi terbaru kepada para peserta webinar yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Finance Cloud menjadi sistem keuangan pertama di Indonesia yang mengkoordinir pengelolaan keuangan perguruan tinggi. Baca juga: 7 Kelebihan Finance Cloud dalam Membantu Mengelola Keuangan Kampus Webinar ini cukup menyita perhatian publik karena tema dan narasumber yang luar biasa. Berdasarkan data, ada 106 peserta di Live Zoom dan Live Youtube SEVIMA sebanyak 260 kali pemutaran. Antusiasme peserta webinar melahirkan ratusan keingintahuan mendalam dari peserta berupa pertanyaan-pertanyaan kritis pada saat webinar berlangsung. Untuk dapat mengakomodasi pertanyaan-pertanyaan tersebut moderator memilih 10 penanya yang dianggap dapat mewakili beberapa pertanyaan peserta webinar. Dengan terlaksananya web seminar ini, diharapkan melalui informasi yang telah disampaikan dapat memberikan informasi, pengalaman, dan pengetahuan baru kepada para peserta terkait pentingnya manajemen keuangan perguruan tinggi untuk akreditasi. Bagi kampus yang ingin lebih kenal dengan Finance Cloud bisa cek disini: financecloud.id

Sep

16

2020

...
Dunia Kampus | Kampus Merdeka
Tanggapan Para Rektor Terkait Merdeka Belajar – Kampus Merdeka

SEVIMA.COM – Pasca peluncuran kebijakan dan program mengenai kampus merdeka, pastinya membawa dampak yang dinilai cukup signifikan bagi dunia pendidikan, utamanya adalah pendidikan tinggi. Program ini dinilai mampu memberikan udara segar bagi perguruan tinggi di Indonesia. Adanya dampak yang baik bagi perguruan tinggi ini, sehingga membuat para pimpinan perguruan tinggi pun menyambutnya dengan hangat. Mau tahu kelanjutan tentang tanggapan para rektor mengenai program Merdeka Belajar ini? Berikut ulasannya. Sambutan positif Rektor Institut Pertania Bogor (IPB) Prof. Arif Satria Program yang bisa menghasilkan luaran yang mumpuni ini dinilai mampu membuat mahasiswa bisa lebih berkembang dan fleksibel dalam menjalani dunia perkuliahan mereka. Hal ini dituturkan oleh Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB) dalam Kompas.com bahwa program ini akan diselaraskan dengan rencana kurikulum baru di IPB mulai tahun 2020 tepatnya bulan Agustus. Baca juga: Apa Itu Merdeka Belajar Kampus Merdeka? Untuk mendukung program ini kampus akan menyiapkan program smart system untuk mendukung kebijakan dengan akademik baru tersebut. Seperti halnya dengan menyediakan program di luar kampus, yaitu mengikuti magang, PKL, atau pun KKN. Disamping itu, Prof. Arif Satria juga mengungkapkan bahwa dengan menjalankan program ini secara serius akan membantu mahasiswa dalam menentukan masa depan studinya. Sebagai contoh, mereka akan mampu membuat planning pada mata kuliah yang akan diampu dengan sebaik-baiknya. Sehingga mereka tidak akan merasa keberatan dengan adanya jumlah mata kuliah yang mereka ampu. Dorongan terbaik dari Rektor Universitas Negeri Gorontalo mengenai Merdeka Belajar Selain Rektor IPB, kini dukungan penuh juga didapatkan dari Rektor Universitas Negeri Gorontalo, Eduart Wolok. Beliau menuturkan melalui Ligo.id bahwa program Merdeka Belajar bisa memberikan dampak baik bagi mahasiswa di UNG. Hal ini diutarakan bahwa dengan menjalankan program ini dengan baik tentunya akan membantu mahasiswa dalam menyesuaikan diri serta beradaptasi dengan prodi dan perguruan tinggi. Bila program merdeka belajar ini diterapkan kesempatan terbaik bisa didapatkan ketika mahasiswa menempuh studi di luar program studi yang diambil. Mahasiswa akan lebih banyak mengeksplorasi kegiatan mereka dalam dunia luar perkuliahan dengan baik. Baca juga: 5 Payung Hukum Kebijakan Kampus Merdeka dan Program yang Ditawarkan Dengan demikian, Rektor UNG mengungkapkan bahwa kampusnya harus lebih menyiapkan program Merdeka Belajar ini dengan baik. Tujuannya adalah agar semua pihak yang tersangkut dalam program ini bisa mempersiapkan diri mereka dengan baik. Sambutan hangat dari beberapa Rektor di Provinsi Lampung Usai diluncurkan oleh Kementerian Pendidikan dan Budaya (Kemendikbud), program merdeka belajar ini disambut baik oleh para Rektor di Provinsi Lampung. Kebijakan program ini memberikan hak belajar untuk mahasiswa selama tiga semester untuk menempuh studi di luar program studi. Pada Kupastuntas.com, Rektor Universitas Tulang Bawang (UTB), Agus Mardihantoro mengungkapkan bahwa dengan adanya luncuran program baru ini dinilai akan meningkatkan tingkat kreativitas mahasiswa. Selain itu juga akan mendorong perguruan tinggi menjadi kampus yang mampu bersaing di dunia. Rangkaian program kampus merdeka memberikan ruang yang cukup baik kepada para mahasiswa. Utamanya program tiga semester di luar kelas.  Mahasiswa akan lebih mengenal lingkungan di luar lingkungan kampus dengan baik. Sehingga mahasiswa sendiri juga akan belajar menyesuaikan dengan lingkungan sekitar. Namun, program belajar selama tiga semester ini semata-mata tidak menjadi suatu hal yang wajib diambil oleh mahasiswa. Mereka […]

Sep

09

2020

...
Dunia Kampus | Event SEVIMA
FREE Webinar: Perencanaan Survey Kualitas pada Konsumen

Badan Kejuruan Teknik Industri Persatuan Insinyur Indonesia (BKTI-PII) kembali menyelenggarakan FREE WEBINAR dalam rangka Program E-learning Teknik dan Manajemen Industri: Manajemen Mutu Seri-2 Materi: Perencanaan Survey Kualitas pada Konsumen Instruktur: Andri Hermawan, MT, (Cand. Ph.D.) Hari/tanggal: Selasa, 15 September 2020 Waktu: 09.30 – 12.00 WIB Pendaftaran Free Webinar (Gratis) : http://bit.ly/FreeWebinarDiklat Pendaftaran Kursus Bersertifikat: http://bit.ly/Kursus_Bersertifikat_15Sept Fasilitas: Modul, Grup Discussion, Ujian Online, Sertifikat Kursus dari BKTI-PII Umum: 150.000,- Khusus: 75.000,- (Mahasiswa dan Fresh Graduate) Kelompok Mahasiwa/Fresh Graduate minimal 10 orang: 50.000,- per orang (harus dari kampus yang sama)

Sep

08

2020

...
Dunia Kampus | Featured
Download Buku Panduan Merdeka Belajar Kampus Merdeka

SEVIMA.COM – Panduan Merdeka Belajar Kampus Merdeka. Tahun ini 2020 Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan mengeluarkan sebuah buku saku tentang Panduan Merdeka Belajar – Kampus Merdeka. Buku saku tentang Panduan Merdeka Belajar – Kampus Merdeka ini sebagai pengejawantahan Permendikbud Nomor 3 Tahun 2020 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi yang menjelaskan bahwa terdapat empat amanah kebijakan terkait Merdeka Belajar – Kampus Merdeka. 4 Amanah kebijakan Merdeka Belajar – Kampus Merdeka 1. Kemudahan pembukaan program studi baru 2. Perubahan sistem akreditasi perguruan tinggi 3. Perubahan perguruan tinggi menjadi badan hukum 4. Dan hak belajar tiga semester di luar program studi Dalam sambutannya, Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi pada alinea kedua mengatakan bahwa Kebijakan Merdeka Belajar – Kampus Merdeka dilaksanakan dalam rangka mewujudkan proses pembelajaran di perguruan tinggi yang otonom dan fleksibel sehingga tercipta kultur belajar yang inovatif, tidak mengekang, dan sesuai dengan kebutuhan mahasiswa. Kebijakan ini juga bertujuan untuk meningkatkan link and match dengan dunia usaha dan dunia industri, serta untuk mempersiapkan mahasiswa dalam dunia kerja sejak awal. Untuk mendapatkan buku saku tersebut silakan download dengan mengelik LINK di bawah ini: Buku Panduan Merdeka Belajar Kampus Merdeka

Agu

31

2020

...
Dunia Kampus | Info Kuliah | Tips & Trik
Mudah! Ini Cara Mendapatkan Kuota Internet Gratis dari Kemendikbud

SEVIMA.COM – Kegiatan sekolah dan kuliah daring akan mendapat dukungan kuota/pulsa gratis dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Nah, bagaimana cara mendapatkannya? Menteri Kemdikbud, Nadiem Makarim akan mencairkan subsidi kuota untuk mendukung Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi setiap siswa. Penyaluran bantuan akan berlangsung selama 3-4 bulan ke depan, mulai dari September 2020. Bantuan untuk siswa, guru, mahasiswa, dan dosen besarannya berbeda. Untuk siswa, subsidi kuota mencapai 35GB, sedangkan guru mendapat 42GB. Sementara, mahasiswa dan dosen masing-masing mendapat 50GB secara gratis. Kabar tersebut disampaikan langsung oleh Mendikbud, Nadiem ketika mengadakan Raker bersama komisi X DPR RI di gedung MPR/DPR RI, Senayan. “Kami sudah mendapat persetujuan untuk anggaran sebesar 9 triliun untuk tahun ini yang akan kami kerahkan untuk pulsa atau kuota data bagi siswa, guru, mahasiswa, dan dosen, selama 3 hingga 4 bulan kedepan,” ujarnya pada Kamis (27/8/2020). Cara Dapatkan Kuota Gratis Kemendikbud – Perguruan Tinggi: 1. Mahasiswa terdaftar aktif di masing-masing kampus 2. Mendaftarkan nomor telepon ke pihak kampus Catatan: pengumpulan nomor telepon biasanya bersifat daring, melalui situs resmi kampus Baca juga: Kemdikbud Bagi-bagi Pulsa, Yuk Update Data Mahasiswa dan Dosen 3. Operator seluler akan menyalurkan bantuan berbentuk pulsa – Sekolah: 1. Sekolah mendata nomor tiap siswa dan guru 2. Sekolah mendaftarkan nomor itu ke Data Pokok Pendidikan (Dapodik) 3. Pemilahan operator tiap nomor 4. Penyaluran data ke nomor masing-masing siswa/guru Tak hanya itu saja, jika nantinya masih ada siswa yang belum mendapatan subsidi kuota internet ini, maka masih ada tahapan berikutnya. Artikel disadur dari berbagai sumber media online.