Akademik & Mutu | Perguruan Tinggi
Ekuivalensi Kurikulum: yang Disetarakan Progres Studi Mahasiswa, Bukan Mata Kuliahnya
13 Oct 2026
Kinerja & Reputasi | Perguruan Tinggi
05 Jan 2021

SEVIMA.COM – Kabar menggembirakan datang dari Sekolah Tinggi Filsafat Katolik (STFK) Ledalero, Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur. Kampus ini berhasil mendapatkan peringkat terbaik dalam hal pelaporan PDDikti di LLDikti Wilayah VIII.
Berhasil menyingkirkan 160 PTS lain, STFK Ledalero rupanya menyiapkan seluruh pelaporan tersebut dengan matang dan tentunya disertai dengan motivasi yang tinggi. Maka tak mengherankan lagi, jika pada akhirnya kampus ini berhasil mencapai peringkat terbaik.
Disampaikan oleh Johanes Celvianus Manehitu, S.Fil., Sekretaris STFK Ledalero Maumere, pelaporan PDDIKTI merupakan suatu bentuk pelaporan administrasi dalam mendidik Tri Dharma Perguruan Tinggi. Ini merupakan hal yang paling krusial dalam keberlangsungan setiap kampus. Sehingga kampus harus hati-hati dalam melakukan proses input data tersebut.
“Dalam kegiatan pelaporan di Wilayah VIII (Bali-Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur), kami mendapatkan predikat terbaik. Ini yang menjadikan motivasi kami agar administrasi yang ada di kampus semakin maju dan terstruktur,” kata Johanes ketika dihubungi Tim SEVIMA saat melakukan wawancara virtual (21/12/20).
Dalam melakukan pelaporan ini, pihak kampus menggunakan layanan sistem akademik kampus SEVIMA GoFeeder. Layanan produk SEVIMA ini memang dirancang untuk membantu perguruan tinggi dalam melakukan pelaporan akademik yang sudah terintegrasi dengan Feeder PDDikti. Sehingga data yang dimasukkan dapat dilakukan dengan sangat tepat dan efisien.
“Kami merasa sangat terbantu, berkat menggunakan SEVIMA GoFeeder ini kami lancar melakukan input nilai, prestasi, dan aktivitas kemahasiswaan. Selain itu, format di dalam SEVIMA GoFeeder juga sangat memudahkan kami dalam melakukan pelaporan ini,” pungkas Johanes.
Baca juga: siAkad Cloud Berhasil Mencuri Perhatian Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya dalam Lelang Terbatas Virtual
Johannes mengungkapkan, untuk mendapatkan kesempatan juara dalam pelaporan ini ada tiga strategi yang dilakukan.
“Selain menggunakan pelayanan yang tepat, kami juga menerapkan 3 strategi saat melakukan pelaporan. Antara lain, melakukan input data pada awal perkuliahan (cek poin pertama 2-3 bulan perkuliahan), melakukan pendataan aktivitas siswa pada bulan keempat, dan pada akhir semester kami melakukan cek poin pada proses pemasukan nilai siswa, cek ulang KRS, dan ujian siswa,” ungkapnya.
Prestasi ini memang tidak lepas dari usaha dan kerja keras mereka dalam melakukan pelaporan. Ini merupakan suatu prestasi yang sangat memuaskan bagi kampus kami.
“Ini merupakan hasil dari kerja keras dan usaha kami. Selain itu, ini juga suatu rahmat dari Tuhan yang membuat kami berhasil,” imbuh Johannes.
Kisah STFK Ledalero merupakan satu dari banyak kampus yang telah berhasil melakukan pelaporan dengan baik. Ini membuktikan bahwa SEVIMA GoFeeder sangat memudahkan kampus untuk melakukan pelaporan PDDIKTI. Nah, apakah kampus Anda sudah menggunakan GoFeeder? Jika belum, yuk kunjungi gofeedercloud.com .
Diposting Oleh:

Seprila Mayang SEVIMA
Tags:
SEVIMA merupakan perusahaan Edutech (education technology) yang telah berkomitmen sejak tahun 2004 dalam menyelesaikan kendala kerumitan administrasi akademik di pendidikan tinggi (Universitas, Sekolah Tinggi, Institut, Politeknik, Akademi, dll.) dengan 99% keberhasilan implementasi melalui SEVIMA Platform.
Jadwalkan Diskusi