Perguruan Tinggi | Regulasi & Kepatuhan
Batas Pelaporan PDDikti 2025-2 Kian Dekat, Ini Urutan Kerja agar Data Kampus Tidak Tertahan
27 Oct 2026
04 Jan 2021

SEVIMA.COM – Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan di Tasikmalaya atau yang biasa disingkat dengan Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya merupakan salah satu lembaga tenaga profesional khususnya di bidang kesehatan.
Kampus ini memiliki 14 program studi dan beberapa program unggulan yang ada. Tentunya pihak kampus harus menyiapkan segala upaya untuk mengatur data dalam pelaporan. Ini yang membuat pihak Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya tergerak untuk mencari vendor pengembang sistem informasi akademik.
Untuk itu, Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya menyelenggarakan “Lelang Terbatas” dengan mengundang pengembang sistem informasi akademik terbaik di Indonesia untuk mencari yang terbaik dan sesuai dengan kebutuhan Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya.
Ira Suwartika, S.Kep, Ns., M.Kep., Kasubag Administrasi Akademik Poltekkes Kesehatan Tasikmalaya menuturkan bahwa kampusnya sangat memerlukan sistem tata kelola kampus yang bisa mempermudah proses pelaporan akademik mereka.
Pihak kampus mulai mengenal SEVIMA sejak September 2020 lalu. Saat itu, pihak kampus sedang mengadakan kontes kecantikan (lelang terbatas) secara virtual untuk mencari vendor sistem informasi akademik ini.
“Memang kampus kami saat itu sedang mengadakan kontes kecantikan (lelang terbatas). Kami mengundang vendor se-Indonesia yang memiliki sistem akademik melalui dare. Akhirnya kami menilai bahwa SEVIMA memiliki sistem yang paling cantik. Inilah yang membuat kami tertarik memenangkannya,” tutur Ira.
Setelah membedah fitur siAkad Cloud, pihak kampus sangat puas. Fitur siAkad Cloud Sevima dirasa sangat cukup untuk memenuhi kebutuhan Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya.
“Kami sangat senang, fitur yang ada pada siAkad Cloud benar-benar seperti yang kami cari. Sehingga membuat kami tidak ada request fitur baru,” pungkas Ira.
Ira Suwartika, S.Kep, Ns., M.Kep., Kasubag Administrasi Akademik Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya menuturkan bahwa kampusnya sangat memerlukan sistem tata kelola kampus yang bisa mempermudah proses pelaporan akademik mereka. Maka dari itu mereka memutuskan untuk menggunakan SEVIMA siAkad Cloud.
“Kami lalu tanggal 17 Desember, kami (Kabag Akademik, Kasubag, dan Staf Akademik) memutuskan untuk berkunjung ke Sevima Surabaya. Perjalanan kami kirim dengan kereta selama 12 jam untuk bisa penandatanganan kerjasama dan membahas siAkad Cloud,” ungkapnya.
Mengetahui produk yang selama ini dicari, tim Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya langsung mengajukan MoU kerjasama. Ini diharapkan mulai tahun 2021, kampus sudah mulai menggunakan layanan SEVIMA ini.
“Setelah mereview fitur di SEVIMA siAkad Cloud, kami sangat senang karena menemukan layanan yang pas. Akhirnya kami langsung memutuskan untuk mengajukan MoU dengan tim SEVIMA,” tambah Ira saat di wawancara oleh Tim SEVIMA.
Harapannya, setelah MoU ini sudah ditandatangani. Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya sudah mulai menggunakannya di awal tahun 2021. Sehingga pihak kampus bisa melakukan pelatihan dan proses implementasi ke berbagai elemen kampus. Sehingga, di awal tahun ajaran baru nanti bisa digunakan.
“Terlebih dalam situasi Covid seperti ini, kami menilai bahwa siAkad sangat penting karena memberikan keuntungan dalam menangani pembelajaran di kampus,” tambahnya.
Itulah sekilas kisah Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya dalam mencari sistem akademik terbaik kampus mereka. Nah, apakah kampus Anda sudah menemukan sistem akademik yang cocok juga? Kalau belum, yuk gabung: siakadcloud.com .
Diposting Oleh:

Seprila Mayang SEVIMA
SEVIMA merupakan perusahaan Edutech (education technology) yang telah berkomitmen sejak tahun 2004 dalam menyelesaikan kendala kerumitan administrasi akademik di pendidikan tinggi (Universitas, Sekolah Tinggi, Institut, Politeknik, Akademi, dll.) dengan 99% keberhasilan implementasi melalui SEVIMA Platform.
Jadwalkan Diskusi