Perguruan Tinggi | Regulasi & Kepatuhan
Batas Pelaporan PDDikti 2025-2 Kian Dekat, Ini Urutan Kerja agar Data Kampus Tidak Tertahan
27 Oct 2026
SEVIMA.COM – Belakangan ini, sistem perpanjangan akreditasi, Akreditasi Program Studi, dan Akreditasi Perguruan Tinggi sedang menjadi topik yang hangat untuk diperbincangkan. Hal ketiga ini bisa disebut sebuah hal yang sakral di dalam sebuah perguruan tinggi.
Selain untuk kepentingan perguruan tinggi itu sendiri, akreditasi juga diperlukan untuk keperluan mahasiswa bahkan alumni ketika lulus nanti. Nah, berdasarkan aturan yang berlaku, akreditasi sendiri memiliki masa yang berlaku. Masa berlaku akreditasi yang habis biasanya akan diperpanjang sesuai aturan yang berlaku.
Baca juga: Tahapan Pemantauan Akreditasi Ban-PT Terbaru
Dulunya, akreditasi yang dilakukan oleh sebuah perguruan tinggi hanya memerlukan tiga hal utama untuk penilaian, yaitu status perguruan tinggi, jumlah mahasiswa dan rasio dosen program studi. Namun memasuki bulan Agustus 2021 lalu, perguruan tinggi harus memenuhi beberapa komponen yang dibutuhkan untuk proses perpanjangan APS.
“Tidak hanya perguruan tinggi kecil saja, namun proses perpanjangan akreditasi program studi ini juga dilakukan di perguruan tinggi besar.Yang mana mulai Agustus 2021, proses perpanjangan akreditasi program studi ini sedikit berbeda dari sebelumnya,” terangnya.
Beberapa komponen yang dibutuhkan tersebut antara lain (1) Akreditasi program studi, (2) mahasiswa baru (masa studi 3 tahun), (3) dosen tetap, dosen tidak tetap, (4) rasio mahasiswa banding dosen tetap, (5) jumlah siswa, (6) rata-rata IPK mahasiswa, (7) masa studi mahasiswa untuk setiap program (3 tahun), (8) persentase persentase setiap program studi, dan (9) persentase waktu tepat untuk setiap program studi.
Baca juga: Panduan Instrumen Pemantauan dan Evaluasi Peringkat Akreditasi (IPEPA) Lengkap!
Untuk melakukan perpanjangan, terdapat beberapa cara yang bisa dilakukan di sebuah perguruan tinggi. Langkah yang pertama, dilakukan dengan melakukan proses pantau 1. Menurut Prof. Fauzy, proses pantau 1 akan digunakan perguruan tinggi saat melakukan perpanjangan akreditasi. Jika hasil nilai yang diperoleh perguruan tinggi saat proses akreditasi sama, maka saat jatuh tempo nilai tersebut akan disamakan dengan skor yang diperoleh sebelumnya.
Berbeda lagi jika perguruan tinggi Anda berada di pantau 2, maka Anda harus memasukkan pantau AL yang diperlukan untuk keperluan akreditasi. Jika lolos maka akan mendapatkan akreditasi seperti sebelumnya.
Sementara itu, Pantau 3 berfungsi ketika perguruan tinggi Anda tidak lolos di Pantau 3. Jika sudah diperbaiki dan lolos maka Anda bisa langsung melakukan perpanjangan akreditasi perguruan tinggi dan program studi Anda.
Proses pelaksanaan perpanjangan akreditasi tersebut dapat disikapi dengan memahami dan membaca seluruh informasi yang sudah dijelaskan di laman BAN-PT . Ketika akan melakukan perpanjangan akreditasi tersebut, perguruan tinggi harus memperhatikan dengan baik agar proses akreditasi tersebut berjalan dengan lancar.
Diposting Oleh:
Seprila Mayang SEVIMA
SEVIMA merupakan perusahaan Edutech (education technology) yang telah berkomitmen sejak tahun 2004 dalam menyelesaikan kendala kerumitan administrasi akademik di pendidikan tinggi (Universitas, Sekolah Tinggi, Institut, Politeknik, Akademi, dll.) dengan 99% keberhasilan implementasi melalui SEVIMA Platform.
Jadwalkan Diskusi