Dunia Kampus | Lawan Covid-19 | Tips & Trik

Sambut New Normal, Ini 5 Perlengkapan Wajib di Perguruan Tinggi

09 Juni 2020

SEVIMA.COM – Sudah lebih dari dua bulan rakyat Indonesia menjalani social distancing (jaga jarak di tempat umum) dan karantina mandiri. Semua itu dilakukan untuk memutus rantai penyebaran virus Corona atau Covid-19. Sekarang warga tengah menghadapi fase baru dalam krisis pandemi Covid-19, yaitu the new normal.

Warga akan segera menjalani aktivitas seperti sedia kala. Para pekerja kembali ke kantor masing-masing. Fasilitas-fasilitas umum kembali dibuka. Perkuliahan di kampus juga akan dibuka. Namun protokol kesehatan tetap diberlakukan agar persebaran virus tetap terkendali. Jaga jarak dengan manusia lain harus tetap dilakukan.

Saat the new normal berlaku nanti, apa saja yang harus kita siapkan agar bisa beraktivitas dengan aman di perguruan tinggi? Berikut ini beberapa di antaranya.

1. Masker Kesehatan

Virus Corona dapat menular melalui percikan dahak atau air liur saat penderita Covid-19 batuk atau bersin. Untuk mengurangi risiko penularan virus di perguruan tinggi, semua civitas kampus disarankan memakai masker. Jika masker bedah atau N95 masih sulit didapatkan, rekan bisa menggunakan masker kain sebagai gantinya.

Namun perlu diingat, cuci tangan sebelum menggunakan masker, setelah selesai digunakan lepaskan masker dengan cara membuka tali pengikat masker di belakang kepala lalu cuci masker kain dengan air panas dan detergen.

2. Hand Sanitizer

Mencuci tangan dengan air dan sabun memang cara terbaik untuk mencegah virus corona. Perguruan tinggi harus menyediakan tempat cuci tangan untuk semua civitas kampus.

Kalau susah menyediakan tempat cuci tangan  Hand sanitizer hadir menjadi produk yang efektif dan efisien sebagai alternatif menjaga kebersihan dan kesehatan tangan. Jadi selalu simpan hands sanitizer di tas rekan-rekan, jangan sampai tertinggal.

Baca juga: SIAKAD Bukan Lagi Sebuah Pilihan Tapi Keharusan di Era New Normal

3. Sarung Tangan

Selain masker, banyak orang menggunakan sarung tangan untuk menghindari virus. Namun perlu diperhatikan cara menggunakan sarung tangan dengan benar.

Penggunaan sarung tangan lateks sembarangan malah berpotensi terinfeksi virus Corona. Alasannya karena rasa aman menggunakan sarung tangan, padahal virus akan berpindah pada sarung tangan tersebut tanpa sadar kita jadi sering menyentuh wajah, masker, ponsel, dompet hingga pakaian.

Sebelum menggunakan sarung tangan pastikan sudah mencuci tangan dengan air dan sabun atau hand sanitizer. Pastikan juga sarung tangan dalam keadaan baik, tidak robek, kotor, dan berubah warna terutama pada sarung tangan lateks. Tarik sarung tangan sampai ke pergelangan.

Jika ingin membukanya, lepas sarung tangan dari dalam ke luar untuk menghindari kontaminasi virus di permukaan luarnya dengan hati-hati. Setelah itu, sarung tangan harus langsung dibuang jangan disimpan lagi.

Baca juga: Buat Dosen, Ini 5 Tips Bimbingan Mahasiswa Tugas Akhir Selama WFH

4. Topi Face Shield

Face shield digunakan petugas kesehatan untuk melindungi diri dari virus corona saat menangani pasien Covid-19. Untuk itu, banyak masyarakat pun mulai menggunakan face shiled dengan model topi untuk keluar rumah.

Melalui Journal of the American Medical Association (JAMA), penelitian yang dipimpin oleh Dr Eli Perencevich menuliskan agar face shield efektif dalam menekan penyebaran virus, maka harus dibuat sampai bawah dagu. Harus menutupi telinga dan tidak ada celah yang terbuka antara dahi dan pelindung wajah.

5. Helm

Bagi mahasiswa dan dosen pengguna ojek online, ada baiknya untuk membawa helm sendiri. Ketua Presidium Nasional Garda Indonesia, Igun Wicaksono mengungkapkan agar lebih aman, maka ada sejumlah aturan yang diberlakukan, salah satunya dengan membawa helm sendiri.

Itulah yang bisa disiapkan oleh rekan-rekan agar aman dari penyebaran virus corona ketika mulai new normal di kampus. Bagaimana dengan persiapan new normal di perguruan tinggi anda?

Bagikan artikel ini

Komentar