Perguruan Tinggi | Regulasi & Kepatuhan
Batas Pelaporan PDDikti 2025-2 Kian Dekat, Ini Urutan Kerja agar Data Kampus Tidak Tertahan
27 Oct 2026
Perguruan Tinggi | SDM, Layanan & Operasional
07 Nov 2023
SEVIMA.COM – Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi salah satu komponen penentu dalam menunjang akreditasi kampus. Di dalam instrumen penilaian akreditasi perguruan tinggi (IAPT) 3.0 menjelaskan bahwa SDM menduduki bobot penilaian sebesar 7%.
SDM yang mampu dan unggul di perguruan tinggi akan melahirkan kualitas lulusan yang baik dan kompeten. Oleh karena itu, perguruan tinggi diwajibkan selalu melakukan upgrade untuk meningkatkan kualitas SDM.
Lalu, bagaimana strategi perguruan tinggi meningkatkan kualitas SDM agar mendukung akreditasi perguruan tinggi? Simak di bawah ini ya.
Proses akreditasi membutuhkan kualifikasi dosen yang sesuai dengan kompetensi. Standar dosen diatur dalam Permendikbudristek No.53 Tahun 2023 pasal 46 mengenai standar kriteria dosen yakni:
Melalui SDM yang kompeten, proses mengajar akan lebih maksimal dan berdampak pada lulusan yang berkualitas. Oleh karena itu, perguruan tinggi diwajibkan mengawasi perlindungan dosen sesuai dengan kebutuhan perguruan tinggi.
Anda mengetahui bahwa Indonesia menghadapi permasalahan terkait penelitian yang masih belum memadai. Berdasarkan data statistik pada tahun 2019, terdapat 4.607 perguruan tinggi dengan jumlah dosen lebih dari 177.000 orang.
Banyaknya jumlah dosen pada perguruan tinggi tersebut, sayangnya berbanding terbalik dengan jumlah penelitian di perguruan tinggi. Faktanya, hanya terdapat 34.000 jurnal penelitian terindeks yang terdaftar di Science and Technology Index (Sinta).
Kurangnya minat penelitian di kalangan dosen inilah yang mengakibatkan rendahnya publikasi penelitian ilmiah di Indonesia. Untuk itu, perguruan tinggi dapat menyediakan pendanaan dan fasilitas yang memadai untuk meningkatkan produktivitas penelitian pada dosen dan mahasiswa. Peningkatan keterampilan dosen dalam penelitian ini secara langsung akan berdampak pada proses mengajar yang semakin berkualitas.
Rekognisi dosen merupakan pengakuan atau penghargaan yang diberikan kepada seorang dosen atas prestasinya. Prestasi tersebut meliputi, kontribusi atau kinerja dalam pengajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, atau pengembangan diri.
Untuk meningkatkan pengakuan dosen, perguruan tinggi bisa menyediakan wadah bagi dosen untuk meningkatkan prestasinya tersebut. Hasilnya, rekognisi dosen bisa dibuktikan dengan bukti-bukti yang didapat.
Beban kerja dosen (BKD) merupakan representasi dari jumlah SKS yang harus diemban oleh seorang dosen dalam satu semester ke depan. BKD mencakup tugas-tugas utama seperti mengajar, melakukan penelitian, dan berkontribusi dalam pengabdian kepada masyarakat (Tri Dharma dosen). Untuk menunjang BKD ini, perguruan tinggi dapat melakukan dukungan dengan memfasilitasi dosen untuk menyelesaikan Tri Dharma dosen.
Baca juga: Tips Meningkatkan Akreditasi Perguruan Tinggi, Begini Caranya
Dilihat dari ulasan di atas, peningkatan kualitas SDM akan berdampak secara langsung terhadap kualitas pendidikan. Hasilnya, dapat menunjang proses akreditasi perguruan tinggi. Ingin mendapatkan tips dan informasi terkini seputar pendidikan dan dunia perguruan tinggi? Anda bisa mengunjungi laman SEVIMA.COM .
Diposting Oleh:
Seprila Mayang SEVIMA
Tags:
SEVIMA merupakan perusahaan Edutech (education technology) yang telah berkomitmen sejak tahun 2004 dalam menyelesaikan kendala kerumitan administrasi akademik di pendidikan tinggi (Universitas, Sekolah Tinggi, Institut, Politeknik, Akademi, dll.) dengan 99% keberhasilan implementasi melalui SEVIMA Platform.
Jadwalkan Diskusi