Akademik & Mutu | Perguruan Tinggi
Implementasi OBE di 33 Prodi IAIN Parepare: Dari Dokumen Kurikulum ke Pembelajaran yang Diukur
19 Oct 2026
Perguruan Tinggi | PMB & Retensi
12 Sep 2022
Penulis: Nurul Fadhilah, M.Li
Kampus: Universitas Bahaudin Mudhary Madura
SEVIMA.COM – Juru kampanye terbaik untuk meningkatkan jumlah mahasiswa baru pada sebuah perguruan tinggi ialah keberadaan alumninya. Alumni merupakan outcome base yang secara langsung akan menjadi perantara antara PT dengan masyarakat sehingga lebih mengenal almamater yang dibawa para alumni tersebut.
Lalu bagaimana dengan nasib kampus baru yang alumninya masih sedikit atau bahkan belum memiliki alumni yang sama sekali? Inilah salah satu polemik bagi para perguruan tinggi yang baru seumur jagung berdiri. Namun melalui webinar SEVIMA yang berjudul “Meningkatkan Pendaftar PMB dan Memviralkan Prestasi Kampus”, benang kusut di atas pun perlahan bisa terurai.
Di era modern seperti saat ini, perguruan tinggi dituntut untuk terjun dan menyelami dunia digital sebagai bentuk pertahanan diri. Masalah modern, solusi modern. Masalah-masalah kekinian juga harus diselesaikan dengan cara-cara kekinian, termasuk soal meningkatkan jumlah mahasiswa bagi perguruan tinggi baru.
Perguruan tinggi yang tidak mampu berdiri di era digital, lambat laun akan berada dalam kondisi buruk. Pertama, perguruan tinggi akan mati dan kedua, perguruan tinggi tetap hidup dalam kondisi stagnan. Tentu sebagai civitas akademika, kita tidak akan mengharapkan hal-hal tersebut terjadi begitu saja.
Oleh karena itu, selain mengandalkan alumni, cara yang bisa digunakan untuk meningkatkan jumlah mahasiswa baru adalah dengan mengganti pendekatan pemasaran tradisional menjadi pemasaran digital . Dengan pemasaran digital , masyarakat yang notabene sudah bergerak ke arah modern akan mendapatkan segala informasi mengenai dunia pendidikan dengan lebih cepat dan mudah.
Lalu, apa yang harus dipasarkan oleh sebuah perguruan tinggi melalui digital marketing tersebut? Setiap perguruan tinggi perlu melakukan branding atau membangun citra baik yang bertujuan mengangkat substansi. Citra baik ini dapat memuat keunggulan, prestasi, dan ciri khas yang dimiliki oleh kampus. Hal ini perlu disebarluaskan kepada masyarakat karena antara kualitas dan kuantitas harus sama-sama diperhatikan dalam perkembangan sebuah kampus. Dengan kata lain, kampus harus menerapkan rumus acting (citra) dan action (pembuktian kualitas) untuk menjaring calon mahasiswa baru.
Penerapan digital marketing dapat dilakukan mulai dari mengaktifkan media sosial kampus (Instagram, Twitter, TikTok, YouTube, Facebook, dan LinkedIn), mengadakan webinar untuk anak-anak SMA/sederajat, membuat podcast pengenalan jurusan, hingga rutin melakukan publikasi kegiatan di website kampus. Selain itu, pihak kampus melalui humas dapat memperluas pendekatan digital marketing -nya dengan bekerja sama dengan beberapa media setempat untuk melakukan periklanan, seperti radio dan televisi.
Jalur kerjasama dengan pers (wartawan/jurnalis) pun juga perlu dibuka agar setiap ada kegiatan di kampus bisa diviralkan kepada masyarakat. Pertanyaan selanjutnya adalah, bagaimana menemukan ide konten yang bisa digunakan dalam pemasaran digital ?
Setiap kampus perlu membentuk tim humas yang di dalamnya memiliki spesialis media sosial sehingga berguna untuk membantu membuat konten sekaligus menganalisis tren-tren terkini di media sosial. Setiap kampus bebas berkreasi apapun dalam mem- branding dirinya asalkan tetap mampu menjaga reputasi. Beberapa ide konten yang bisa digunakan, misalnya, membuat video di Tiktok untuk memperkenalkan dosen-dosen di suatu prodi, membuat video di YouTube dengan salah satu mahasiswa berprestasi, mengadakan kuis-kuis seputar kampus di Twitter untuk meningkatkan interaksi, mengumumkan lowongan kerja di LinkedIn untuk memperluas jejaring, dan membuat postingan foto-foto di instagram mengenai hasil produk atau karya mahasiswa. Selain contoh-contoh tersebut, setiap kampus juga perlu gencar dalam mempromosikan penawaran beasiswa atau program siap kerja bagi para lulusan.
Universitas KH Bahaudin Mudhary (UNIBA) Madura merupakan contoh perguruan tinggi swasta yang sedang menerapkan cara-cara digital marketing di atas. Berkat trik digital marketing tersebut, setiap tahunnya jumlah mahasiswa baru di UNIBA Madura terus bertambah walaupun usianya baru memasuki 4 tahun dan belum memiliki alumni. Dengan inovasi pemasaran digital yang terus dilakukan oleh panitia Penerimaan Mahasiswa Baru serta didukung oleh ilmu dari pakar di SEVIMA, UNIBA Madura terus meningkatkan eksistensinya untuk menuju World Class University .
Keberadaan dunia digital dapat memberikan banyak manfaat bagi perguruan tinggi jika para civitas akademiknya mampu melihat peluang. Sebaliknya, dunia digital juga dapat dengan mudah menghancurkan reputasi perguruan tinggi jika tidak digunakan sebagaimana mestinya. Mari melakukan banyak inovasi dalam era digital ini agar eksistensi para perguruan tinggi baru tidak tergerus zaman dan siap bersaing di dunia pendidikan!
Diposting Oleh:
Fadhol SEVIMA
SEVIMA merupakan perusahaan Edutech (education technology) yang telah berkomitmen sejak tahun 2004 dalam menyelesaikan kendala kerumitan administrasi akademik di pendidikan tinggi (Universitas, Sekolah Tinggi, Institut, Politeknik, Akademi, dll.) dengan 99% keberhasilan implementasi melalui SEVIMA Platform.
Jadwalkan Diskusi