Kontak Kami

Artikel | Berita | Dunia Kampus | Kisah Inspiratif

Sapu Bersih Enam Penghargaan LLDIKTI II: Pelajaran Tata Kelola STKIP Al Islam Tunas Bangsa

18 Aug 2026

Sebuah sekolah tinggi dengan tiga prodi di Bandar Lampung menyapu enam kategori LLDIKTI II dalam tiga tahun. Keenamnya diurus oleh unit yang berbeda, tetapi berdiri di atas fondasi yang sama.

SEVIMA.COM – Merapikan data akademik yang tersebar di banyak unit adalah pekerjaan yang dikenal di hampir semua perguruan tinggi. Data kemahasiswaan ada di satu tempat, data kepegawaian dosen di tempat lain, rekam nilai di tempat yang lain lagi. Menjelang pelaporan, semuanya perlu dipertemukan dalam waktu singkat.

Kabar baiknya, pekerjaan ini bisa dibereskan. Dan hasilnya terasa jauh melampaui urusan pelaporan itu sendiri.

Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Al Islam Tunas Bangsa (STKIP AL-ITB) Bandar Lampung memberikan contoh yang layak dipelajari. Dalam tiga tahun terakhir, kampus ini meraih enam penghargaan LLDIKTI Wilayah II di kategori yang berbeda-beda, mulai dari kemahasiswaan, kepegawaian dosen, penjaminan mutu, hingga pelaporan data.

Yang menarik, keenam kategori itu di banyak kampus ditangani oleh unit yang berbeda. STKIP AL-ITB berhasil di semuanya sekaligus, dan itu terjadi karena keenamnya ditopang fondasi yang sama.

Baca juga: Bersama Kepala LLDIKTI II, SEVIMA Bagikan Kisah Inspiratif Perjuangan Pendidikan

Berangkat dari Semangat Para Perintis

STKIP AL-ITB dirintis pada 2009 oleh sekelompok dosen purnabakti yang dimotori oleh mendiang Drs. H. Dulhadi. Izin resmi dari Dirjen Dikti turun pada 25 Maret 2011.

Sejak awal, kampus ini memilih fokus pada tiga program studi yang paling dibutuhkan dunia pendidikan dasar, yaitu PGSD, PGPAUD, dan Penjaskesrek. Pilihan itu terbukti tepat. Ketiganya kini berakreditasi Baik Sekali.

Fokus yang terjaga selama lebih dari satu dekade inilah yang menjadi modal awalnya. Dengan sumber daya yang terukur, kampus ini memilih membangun kedalaman ketimbang memperlebar cakupan.

Enam Penghargaan dalam Tiga Tahun

Berikut capaian STKIP AL-ITB di ajang LLDIKTI II Awards:

2024:
– Peringkat 2 kategori Kegiatan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Mahasiswa tingkat Sekolah Tinggi.
– Peringkat 1 kategori Mahasiswa Mendapatkan Pengalaman di Luar Kampus, Peringkat 1 kategori Kualifikasi  Dosen, dan Peringkat 1 kategori Evaluasi Pembelajaran.

2025:
– Peringkat 2 kategori Pelaporan Data PDDIKTI tingkat Sekolah Tinggi dan Peringkat 2 kategori Total IKU Tahun 2025.

Penilaian ini dilakukan LLDIKTI Wilayah II yang membawahi ratusan perguruan tinggi di Sumatera Selatan, Lampung, Bengkulu, dan Kepulauan Bangka Belitung. Berada di peringkat teratas di lingkungan seluas itu merupakan pencapaian yang membanggakan, terlebih untuk sekolah tinggi dengan tiga program studi.

Baca juga: Perjalanan Data Akademik: Dari Meja Operator hingga Laporan Akreditasi

Produktivitas yang Terus Berjalan

Capaian tersebut juga diiringi produktivitas yang konsisten. Pada 4 April 2026, di Hotel Emersia, Bandar Lampung, STKIP AL-ITB mewisuda 79 sarjana baru dari program studi PGPAUD, PGSD, dan Olahraga.

Prosesi wisuda dihadiri perwakilan Gubernur Lampung, LLDIKTI II, dan K3S Kota Bandar Lampung. Kehadiran kelompok kerja kepala sekolah dalam acara ini menunjukkan hubungan yang erat antara kampus dan sekolah-sekolah yang kelak menjadi tempat para lulusannya mengabdi.

Fondasi yang Menopang Keenamnya

Setiap kategori penghargaan memiliki syarat teknis yang khas, dan menariknya semua bermuara pada kualitas data akademik.

  1. Kategori MBKM dan pengalaman di luar kampus menuntut aktivitas mahasiswa tercatat, terverifikasi, dan tuntas dikonversi menjadi SKS. Ini menjadi mudah ketika jejak kegiatan tersimpan sejak berlangsung.
  2. Kategori kualifikasi dosen menuntut riwayat kepegawaian akademik yang lengkap dan sinkron, mulai dari jenjang pendidikan, jabatan fungsional, hingga penugasan mengajar. Kualifikasi yang baik akan terbaca optimal oleh penilai bila datanya rapi dan mutakhir.
  3. Kategori evaluasi pembelajaran menuntut konsistensi rekam nilai dari semester ke semester. Keteraturan lintas waktu inilah yang menjadi nilai lebihnya.
  4. Kategori pelaporan data PDDikti menuntut ketepatan waktu dan kelengkapan di setiap periode.
  5. Kategori Total IKU bersifat agregat. Ia menjumlahkan capaian indikator kinerja utama yang sumber datanya berasal dari keempat hal di atas. Karena itu, memperkuat komponen penyusunnya adalah cara paling efektif untuk mendongkrak angka totalnya.

Dari kelima penjelasan tersebut terlihat satu benang merah. Yang menopang keenam penghargaan itu adalah data yang tercatat sejak peristiwanya terjadi, tersimpan di satu tempat, dan siap dipanggil kapan pun dibutuhkan. Ketika fondasi ini terbangun, energi pimpinan dan dosen bisa sepenuhnya diarahkan untuk memperkuat substansi, bukan untuk mengumpulkan berkas.

Baca juga: Kupas Tuntas Sevima Platform: Untuk Mengawal Awal Tahun Akademik, Stabilitas Semester Ganjil, dan Kesiapan PDDikti

Keputusan Penting pada April 2022

Fondasi tersebut mulai dibangun jauh sebelum penghargaan pertama diraih. Pada April 2022, STKIP AL-ITB memodernisasi pengelolaan akademiknya dengan menggunakan platform SiAkadCloud dari SEVIMA.

Manfaatnya terasa langsung dalam keseharian. Mahasiswa dapat mengisi KRS secara mandiri dari mana saja. Dosen menginput nilai melalui satu alur yang sama, sehingga data tersimpan konsisten dan mudah ditelusuri. Riwayat dosen, aktivitas mahasiswa, dan rekam nilai berada dalam satu basis data yang siap disinkronkan ke PDDikti pada setiap periode pelaporan.

Perubahan terbesarnya ada pada urutan kerja. Data tidak lagi perlu dikumpulkan menjelang tenggat, karena ia terbentuk secara otomatis dari aktivitas harian kampus.

Penghargaan pertama diraih dua tahun kemudian, dan apresiasi untuk pelaporan PDDikti datang pada 2026. Rentang waktu ini justru menegaskan bahwa yang dibangun STKIP AL-ITB adalah cara kerja yang berkelanjutan, bukan persiapan sesaat menjelang penilaian.

Inilah bukti bahwa komitmen para perintis, ketika didukung sistem yang tepat, akan melahirkan tata kelola kampus yang sehat, berprestasi, dan diakui.

Baca juga: OBE Tak Cukup di Atas Kertas, SEVIMA Ajak Kampus Bedah Implementasi hingga Akreditasi

Bagaimana dengan Kampus Anda?

Setiap perguruan tinggi memiliki potensi yang sama untuk berkembang. Yang sering membedakan hanyalah seberapa rapi alur datanya tertata.

Anda bisa memulainya dengan langkah sederhana. Pilih satu indikator IKU yang ingin ditingkatkan, lalu telusuri ke belakang sampai ke sumber datanya. Dari situ biasanya akan terlihat di titik mana alurnya bisa dipersingkat.

Tim SEVIMA dengan senang hati menemani Anda melakukan penelusuran itu dan memetakan solusi digital yang paling sesuai dengan kebutuhan institusi Anda. Diskusi Santai Sistem Akademik Terintegrasi SEVIMA.

Diposting Oleh:

Tito SEVIMA

Tags:

digitalisasi digitalisasi kampus kampus bandar lampung kampus lampung STKIP Al Islam Tunas Bangsa

Mengenal SEVIMA

SEVIMA merupakan perusahaan Edutech (education technology) yang telah berkomitmen sejak tahun 2004 dalam menyelesaikan kendala kerumitan administrasi akademik di pendidikan tinggi (Universitas, Sekolah Tinggi, Institut, Politeknik, Akademi, dll.) dengan 99% keberhasilan implementasi melalui SEVIMA Platform.

Jadwalkan Diskusi
SEVIMA Platform

Video Terbaru

Ijazah Bagus tapi Karakter Nol, Buat Apa? | Ngobrol Bersama Rektor Univ Nahdlatul Ulama Cirebon