Kontak Kami

Learning Management System (LMS) | Perguruan Tinggi

Perguruan Tinggi Harus Punya Implementasi Learning Management System (LMS) Guna Mendukung Akreditasi

24 Aug 2023

SEVIMA.COM – Banyak perguruan tinggi telah memiliki keunggulan-keunggulan dalam implementasi pembelajarannya namun tidak teridentifikasi atau tidak terlihat oleh asesor. Hal ini dapat disebabkan karena data pendukung belum dimiliki, alhasil kemungkinan besar tidak akan diakui.

Sayangnya, jika permasalahan ini terus berlanjut dapat berdampak pada akreditasi program studi dan perguruan tinggi. Untuk itu, perguruan tinggi harus memastikan data yang dikumpulkan dan sudah sesuai dengan indikator penilaian akreditasi tersebut.

Dengan adanya kebijakan yang didukung sistem yang baik dapat memaksimalkan data perguruan tinggi untuk meningkatkan akreditasi. Salah satu sistem tersebut adalah E-learning dan Learning Management System (LMS).

Aplikasi Learning Management System (LMS) adalah platform yang dapat membantu proses pembelajaran melalui penyebaran bahan ajar secara online. Banyak persepsi yang menyatakan bahwa LMS hanya digunakan untuk kelas berani, padahal lebih dari itu aplikasi ini berpartisipasi pada akreditasi perguruan tinggi.

Baca juga:  SEVIMA EdLink, Aplikasi LMS Terbaik Karya Anak Bangsa

Poin E-learning dan Learning Management System (LMS) pada Matriks Akreditasi

Seringkali muncul pertanyaan menarik, “LMS terdapat pada poin mana?”. Faktanya tidak ada poin penilaian khusus e-learning dan LMS, namun secara tersirat terdapat dalam poin evaluasi dan proses pembelajaran. Jika ditilik lebih lanjut pada matriks dapat mencangkup pembelajaran yang mengacu pada e- learning dan LMS dalam bentuk interaksi dosen dan mahasiswa, sumber belajar, capaian dan monitoring.

Mari kita coba kupas salah satu Matriks Penilaian Laporan Program Studi dan Evaluasi Diri dari Lembaga Akreditasi Mandiri Sains Alam dan Ilmu Formal (LAMSAMA) untuk mengetahui pentingnya e-learning dan LMS. Contohnya, pada Elemen A.6.4.b.2) Pemenuhan Dokumen Rencana Pembelajaran Indikator A, untuk mendapatkan poin 4 RPS harus dapat diakses oleh siswa secara konsisten. Tentu saja ini sangat berkebalikan dengan yang terjadi di perkuliahan, dosen hanya menunjukkan RPS pada masa awal perkuliahan.

Elemen A.6.4.b.2) Pemenuhan Dokumen Rencana Pembelajaran Indikator A

Poin selanjutnya adalah interaksi perkuliahan yang dilakukan secara online dan offline, ini adalah suatu keharusan bila ingin mendapatkan poin 4 pada Elemen A.6.4.b.3) Implementasi Proses Belajar. Adapun turunan dari poin ini meliputi materi terbuka serta strategi belajar dan mengajar. Sehingga dapat diketahui sejauh mana pemahaman siswa atas bahan ajar yang telah disebarkan serta umpan balik yang diberikan.

A.6.4.b.3) Pelaksanaan Proses Belajar Indikator A

Lalu, Bagaimana Implementasi Learning Management System (LMS) Guna Mendukung Akreditasi?

1. Alat Rekam Aktivitas Pembelajaran

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, bahan terbuka menjadi salah satu yang harus diperhatikan untuk meningkatkan akreditasi. Dengan adanya LMS dapat memberikan kemudahan bagi dosen dalam menyampaikan materi kepada mahasiswa. Sementara itu, bagi siswa dapat mengakses materi dengan metode pembelajaran yang bervariasi.

Tidak melulu bentuk file dokumen atau presentasi, materi juga dapat diunggah melalui video, gambar dan lain sebagainya. Selain itu, aplikasi ini juga menyediakan fitur ujian dan kuis yang dapat dijawab langsung oleh siswa.

Menariknya lagi, LMS dapat “merekam jejak” siswa selama perkuliahan. Sehingga dapat diketahui apakah siswa sudah terlibat aktif dalam pembelajaran atau belum.

2. Fitur Interaksi Mahasiswa dan Dosen

Interaksi antara mahasiswa dan dosen sangat penting untuk menghasilkan perkuliahan yang efektif dan juga menjadi salah satu poin penilaian akreditasi. Dengan adanya interaksi, siswa diberikan kesempatan oleh dosen untuk memberikan umpan balik baik terhadap pertanyaan, sehingga dapat terbangun komunikasi dua arah.

3. Memantau Kemajuan Mahasiswa

Fitur di aplikasi LMS dapat membantu dosen untuk mengumpulkan data aktivitas siswa, seperti kehadiran, melihat materi, mengerjakan kuis dan mengumpulkan tugas. Sehingga dari hasil data tersebut dapat dijelaskan untuk mengetahui apakah kegiatan pembelajaran sudah efektif atau belum. Jika pembelajaran belum efektif, dosen dapat mencari tahu kendala yang dihadapi siswa secara cepat agar dapat diatasi.

4. Fasilitas Pembelajaran Jarak Jauh

Di Indonesia, sudah banyak perguruan tinggi yang telah membuka kelas pembelajaran jarak jauh. Selain untuk memenuhi kebutuhan kelas bagi siswa yang ingin berkuliah namun tetap bisa bekerja, kelas ini juga memberikan kemudahan saat adanya perkuliahaan asinkronous.

Pembelajaran asinkronous adalah pembelajaran yang terjadi secara tidak langsung karena dapat diakses kapanpun dan dimanapun. Inilah yang menjadi kehandalan dari LMS yang dapat memberikan kemudahan bagi pelajar untuk mengakses materi dengan fleksibel.

Baca juga:  5 LMS Terbaik untuk E-Learning Gratis, Bahas Fitur Lengkap!

Itulah implementasi LMS guna mendukung Akreditasi. Pertanyaan selanjutnya, apakah LMS perguruan tinggi Anda sudah siap mendukung akreditasi? Bayangkan, betapa banyak manfaat dan kemudahan yang bisa dirasakan jika terdapat sistem yang sudah dapat mengakomodir segala kebutuhan akreditasi mulai dari interaksi mahasiswa dan dosen, dokumentasi bahan terbuka serta evaluasi dan monitoring.

Bukan lagi sebuah angan, SEVIMA Platform menyediakan sistem yang dapat menciptakan perkuliahan interaktif dengan mudah dan praktis. Tidak sampai di situ, SEVIMA Platform juga menyediakan fitur Student Engagement Scoring (SES) yang dapat digunakan oleh Dosen untuk mengetahui keaktifan mahasiswa dalam mengakses sumber bahan terbuka. Melalui nilai interaksi, feedback, dan presensi.

Kini, pilihan ada ditangan Anda, ingin mendapatkan meningkatkan akreditasi dengan menggunakan LMS yang sesuai Arah SNDIKTI? Kunjungi website Sevima.com , tim kami siap membantu dan menjawab pertanyaan Anda.

Gambar: Canva.com

Diposting Oleh:

Fadhol SEVIMA

Tags:

akreditasi lms perguruan tinggi

Mengenal SEVIMA

SEVIMA merupakan perusahaan Edutech (education technology) yang telah berkomitmen sejak tahun 2004 dalam menyelesaikan kendala kerumitan administrasi akademik di pendidikan tinggi (Universitas, Sekolah Tinggi, Institut, Politeknik, Akademi, dll.) dengan 99% keberhasilan implementasi melalui SEVIMA Platform.

Jadwalkan Diskusi
SEVIMA Platform

Regulasi

Lihat Semua

    Video Terbaru

    Membangun Kampus Bermutu dan Mendunia tanpa Meninggalkan Budaya | Rektor Unmas Denpasar