Berita | Dunia Kampus | Kampus Merdeka

Mewujudkan Kampus Merdeka untuk Indonesia Jaya

SEVIMA.COM– Bertujuan untuk memperbaiki kualitas sumber daya manusia di dunia pendidikan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI terus melakukan perombakan. Adanya perubahan tersebut, kini diwadahi melalui program Kampus Merdeka. Kampus Merdeka merupakan salah satu program merdeka belajar yang memberikan keleluasaan mahasiswa agar bisa belajar di luar kampus. 

Dalam rangka merayakan hari jadi SEVIMA yang ke-18, SEVIMA mengadakan Webinar Implementasi Kampus Merdeka pada 25 Februari 2021. Webinar ini dilatarbelakangi untuk mendorong semangat para perguruan tinggi agar sukses menjalankan kelas merdeka di setiap perguruan tinggi. Pada kesempatan ini, SEVIMA mengajak Anda untuk membahas lebih dalam mengenai program Kampus Merdeka bersama pembicara terbaik, yaitu Dr. Ir. Paristiyanti Nurwardani,M.P. (Sekretaris Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi). 

Paris mengatakan, bahwa program kampus merdeka merupakan salah satu terobosan untuk menunjang kemampuan mahasiswa sebelum memasuki dunia kerja. Dengan program kampus merdeka inilah kemampuan mereka bisa diasah semaksimal mungkin. 

“Kelas merdeka merupakan capaian yang luar biasa di dunia pendidikan. Program ini bisa menunjang mahasiswa untuk mengasah kemampuan mereka dengan maksimal semasa kuliah”, pungkasnya. 

Kelas merdeka merancang minat mahasiswa

Diutarakan langsung oleh Paris, bawah Program kampus merdeka memang disiapkan untuk melatih mahasiswa untuk bisa beradaptasi dan mengasah skillnya di luar perkuliahan. Ketika mahasiswa mulai memasuki semester 4, mereka diharapkan mampu merancang minat dan bakat mereka sesuai dengan tujuan dan kepentingan masing-masing. 

“Melalui program kampus merdeka ini diharapkan mahasiswa mampu merancang minat dan bakat mereka ketika memasuki semester 4. Maka, mereka pun bisa memenuhi skill sesuai dengan tujuan dan kepentingan sesuai tujuan masing-masing,” ungkap Paris. 

Agar mahasiswa bisa dengan mudah meraih mimpi yang diharapkan. Mahasiswa disarankan sudah memulai untuk merangkai cita-cita mereka dari semester 5. Ini diharapkan agar mahasiswa bisa merancang masa depan yang diinginkan tersebut seperti apa. 

Salah satu upaya untuk merealisasikan kelas merdeka tersebut, kini Kemdikbud sudah diwadahi melalui program Kedaireka. Yang mana program Kedaireka tersebut melakukan sutau kolaborasi antara perguruan tinggi dan dunia industri. 

Program kelas merdeka cetak SDM unggul  

Saat ini, untuk mencari suatu pengalaman di luar perkuliahan sangat mudah. Mahasiswa bisa dengan leluasa belajar dan mencari pengalaman di luar kampus. Mereka bisa lebih fleksibel dalam mencari pengalaman dan pembelajaran baru, terutama dalam meningkatkan skill. 

Kemudahan tersebut didukung oleh program kelas merdeka yang disediakan pemerintah untuk memberikan wadah bagi para perguruan tinggi untuk mencetak sumber daya manusia unggul. Program kelas merdeka sangat membantu perguruan tinggi untuk bisa bertukar ilmu di luar jam kampus. 

Dalam program ini, tidak hanya hanya mahasiswa saja yang belajar di luar kampus, namun dosen juga bisa ikut serta melakukan studi dan penelitian di lingkungan perusahaan. Dengan adanya program ini, diharapkan mampu membanjiri kampus untuk lebih bisa berkolaborasi dengan dunia industri. 

Paris berpesan agar kampus dan dunia industri terus melakukan kolaborasi terus menerus. Dengan demikian, kebutuhan sumber daya manusia yang unggul tak akan pernah habis. 

“Banjiri kampus dengan industri, banjiri industri dengan praktisi. Jika keduanya diajar secara bersamaan dan menciptakan suatu kolaborasi yang aktif, maka mahasiswa di lingkungan kampus akan menemukan ilmu baru yang tidak akan ada habisnya,” ungkapnya Webinar Implementasi Kampus Merdeka yang digelar dalam rangka Ulang Tahun Sevima ke-18, Kamis (28/02). 

Apapun studinya mahasiswa wajib tahu teknologi

Menurut Paris, berada di era yang serba modern ini mahasiswa sangat diharapkan untuk terus berkembang dan mahir dengan teknologi. Ia menegaskan, bahwa apapun program studi mahasiswa, mereka wajib untuk melek dengan teknologi yang ada. 

“Apapun jurusannya, seharusnya mahasiswa harus menguasai skill dasar teknologi digital. Skill ini sangat dibutuhkan mahasiswa untuk tetap berkembang dan maju,” jelasnya. 

Terlebih pada lima tahun mendatang, kebutuhan teknologi digital sangat dibutuhkan. Untuk itu Paris berharap agar mahasiswa mampu menguasai skill teknologi tersebut sebaik mungkin. 

Bagikan artikel ini

Komentar