Flash News

SEVIMA Platform Permudah Operator IAIH NW Pancor Lapor Data ke PDDIKTI

SEVIMA.COM – Menjadi petugas operator di sebuah perguruan tinggi memiliki tantangan tersendiri. Sebagai ujung tombak melakukan pelaporan, mereka harus berkutat dengan data yang tak main-main jumlahnya.

Kepala Biro Information And Communication Technology (ICT) Institut Agama Islam Hamzanwadi (IAIH) NW Pancor Lombok Timur Moammar Qadafi membagikan pengalamannya saat menjadi operator. Menurutnya tak mudah menjadi seorang operator meski dirinya memiliki basic IT.

“Pak Ramli benar walaupun kita memiliki basic IT, belum tentu langsung bisa jadi operator kampus untuk PDDIKTI, EMIS (Educational Management Information System) dan lainnya. Perlu pembelajaran bertahap supaya bisa lebih memahami pelaporan secara baik dan efektif,” kata Qadafi kepada SEVIMA Jumat (6/1/23).

Qadafi mengaku sebelum menjadi operator dirinya menangani IT di Institut Agama Islam Hamzanwadi Pancor Lombok Timur. Namun pada tahun 2018 operator di kampusnya mengundurkan diri, sebagai rasa tanggung jawab dirinya pun memutuskan mengambil alih pekerjaan tersebut.

Beruntung sebelum operator lama mengundurkan diri, Qadafi sempat membantunya dengan membuat jaringan lokal untuk mempermudah pekerjaan operator. Namun hal itu saja tentu belum cukup untuk menunjang pekerjaan operator yang menumpuk.

“Saya terjun di dunia operator dengan pengetahuan yang sangat minim, saya memulai dari awal. Sebagai operator banyak menangani pekerjaan yang tumpang tindih dan overload, seperti pelaporan PDDIKTI, neofeeder, EMIS, SISTER, SINTA, dan lainnya,” ucapnya.

Hingga akhirnya Qadafi menemukan SEVIMA Platform sebagai solusi untuk menunjang sistem akademik di kampusnya. Sejak 2021, aktivitas akademik mulai beralih ke digital yang sangat memudahkan.

Sebelumnya, mulai dari data mahasiswa, pengisian KRS, nilai, hingga data dosen diisi oleh operator. Namun hal itu tidak berlaku setelah menggunakan SEVIMA Platform, karena semua civitas akademika bertanggung jawab atas data yang dimilikinya sendiri. Seperti data pribadi dan KRS diisi oleh mahasiswa, serta nilai diisi oleh dosen.

“Jadi bagi-bagi tugas, masing-masing punya akun sehingga bisa bekerja bersama-sama semua civitas akademika, baik dosen, mahasiswa, TU melakukan pelaporan di PDDIKTI. Pelaporna nilai oleh dosen, pengisian KRS oleh mahasiswa,” ujarnya.

Manfaat lain yang dirasakan setelah menggunakan SEVIMA Platform, dari sisi keuangan. Karena pihak kampus kini bisa mengontrol pembayaran uang kuliah oleh mahasiswa. Bagi mahasiswa yang belum membayar uang kuliah maka tidak bisa mengisi KRS. Menurutnya hal itu yang belum bisa dikontrol saat masih dilakukan secara manual. Bahkan kini pelaporan data ke PDDIKTI bisa mencapai 100 persen.

Mengenal SEVIMA

SEVIMA merupakan perusahaan Edutech (education technology) yang telah berkomitmen selama 18 tahun dalam menyelesaikan kendala kerumitan administrasi akademik di pendidikan tinggi (Universitas, Sekolah Tinggi, Institut, Politeknik, Akademi, dll.) dengan 99% keberhasilan implementasi melalui sistem informasi siAkadCloud


Komentar