siAkad Cloud | Success story

Keren! Universitas Lancang Kuning Sukses Pelaporan PDDikti 20192 dan Jadi yang Terbaik

SEVIMA.COM – Luar biasa, selamat dan sukses atas pencapaian Universitas Lancang Kuning Pekanbaru Riau yang telah menjadi kampus terbaik dalam melakukan pelaporan data PDDikti 20192 dengan Aktifitas Kuliah Mahasiswa (AKM) 100% terkirim dari 10.806 mahasiswa.

Apresiasi menjadi kampus terbaik ini disampaikan oleh Bapak Mahendiri Winata, CTO SEVIMA sekaligus pemateri dalam “Bimbingan Teknis Pelaporan PDDikti 20192” yang digagas oleh SEVIMA (Selasa, 06/10/2020).

“Kami sangat mengapresiasi Universitas Lancang Kuning yang telah sukses melakukan pelaporan data PDDikti 20192 dengan Aktifitas Kuliah Mahasiswa (AKM) 100% terkirim dari 10.806 mahasiswa, luar biasa.” Ungkap Pak Mahendri

Acara Bimbingan Teknis Pelaporan PDDikti 20192 ini digagas oleh SEVIMA dalam rangka membantu #PejuangPDDikti perguruan tinggi untuk mensukseskan pelaporan ke PDDikti, serta review dan evaluasi pelaporan PDDikti perguruan tinggi mitra SEVIMA.

PDDikti sendiri merupakan sebuah pusat kumpulan data penyelenggara pendidikan tinggi seluruh Indonesian. PDDikti mempunyai peranan sangat penting, karena data yang ada terintegrasi secara nasional dan menunjang dan mendukung sistem penjaminan mutu.

Kesuksesan kampus dalam melakukan pelaporan PDDikti akan mempengaruhi berbagai hal, salah satunya akreditasi perguruan tinggi, karena PDDikti menjadi sumber untuk mensuplai data ke BAN-PT. Data-data yang disuplai antara lain data kuantitatif untuk pengisian borang yang bisa disuplai PDDikti, antara lain jumlah mahasiswa.

Tips Sukses Pelaporan PDDikti ala Universitas Lancang Kuning

Dalam acara Bimtek ini, Bapak Ahmad Ade Irwanda atau yang sering dikenal Pak Ade, selaku Kepala Bagian Akademik Universitas Lancang Kuning (UNILAK) membagikan pengalaman suksesnya dalam melakukan pelaporan PDDikti.

Menurut Pak Ade, salah satu faktor utama dalam suksesnya pelaporan adalah kerjasama antara pimpinan kampus, dosen dan para operator PDDikti serta didukung adanya sistem atau tool yang tepat. Kebetulan disini UNILAK menggunakan siAkad Cloud dan ProFeeder dari SEVIMA.

“Sebelum menggunakan siAkad Cloud, kami untuk validasi data pelaporan membutuhkan 13 operator. Nah, setelah kami menggunakan siAkad Cloud dan ProFeeder, 13 operator kami pangkas menjadi 4 operator saja. Jadi, 1 orang operator bisa bertanggung jawab 2-3 Fakultas. Dari sisi waktu dan SDM kami merasa sangat efisien, ketika menggunakan siAkad Cloud.” Ujar Pak Ade.

“Jadi, untuk pelaporan itu biasanya kami selalu migrasi di awal, 2 bulan setelah perkuliahan; data mahasiswa, kelas kuliah, KRS, dosen pengajar AKM dan penilaian kami migrasikan, kontrolnya di awal dan akhir semester. Lalu ketika periode 20192 dibuka kami langsung migrasi 20201, itu tipsnya untuk mengefisiensi dan manajemen pelaporan. Sehingga pelaporan kami menjadi 100 %.” Lanjut dia

Salah satu peserta Bimtek juga menanyakan kepada Pak Ade Irwanda terkait masalah yang biasanya dirasakan beberapa kampus, yaitu masalah dosen telat mengirim nilai, mahasiswa telat KRS, dll.

“Untuk mengatasi hal itu, awalnya setiap semester kami melakukan pelatihan-pelatihan dan evaluasi akademik kepada Prodi dan Wakil Dekan I Bidang Akademik. Kami jelaskan terkait cek poin pelaporan PDDikti bagaimana agar bisa menjadi tertib.” Ujar pak Ade membagikan pengalamannya.

Itulah, pengalaman Universitas Lancang Kuning dalam melakukan pelaporan PDDikti. Sekali lagi, selamat untuk Universitas Lancang Kuning, semoga bisa konsisten dalam Pelaporan PDDikti dan kampusnya semakin berkembang dan maju.

Untuk Acara Bimbingan Teknis Pelaporan PDDikti 20192, bisa ditonton kembali disini:

Bagikan artikel ini

Komentar