Mahasiswa & Calon Mahasiswa | Sekolah
Kenapa NISN Penting Saat Daftar SNBP, KIP Kuliah, dan Beasiswa
01 Oct 2026

Mungkin sudah saatnya anda mempertimbangkan untuk menggunakan Framework mulai sekarang, dalam tulisan ini akan dibahas salah satu Framework PHP yaitu CodeIgniter. apa itu codeigniter, mengapa codeigniterdan, bagaimana codeigniter bekerja, apa kekurangan codeigniter dan apakah codeigniter cocok untuk buat anda?, mari kita bahas satu persatu.
CodeIgniter adalah sebuah kerangka aplikasi opensource untuk bahasa pemrograman PHP yang bertujuan untuk membuat proses pengembangan sebuah aplikasi/proyek menjadi lebih mudah dan cepat, daripada harus mengerjakan semuanya dari dasar.
Dengan tersedianya kumpulan perpustakaan untuk proses-proses yang umum codeigniter memberikan Anda fokus lebih hanya kepada logic project yang sedang Anda kerjakan bukan kepada proses-proses dasar dari pemrograman itu sendiri.
Banyak sekali pilihan framework untuk anda pilih di luar sana tapi mengapa harus codeigniter, tentu anda plus minusnya.
Kelebihan CodeIgniter:
1. Dokumentasi Lengkap
Bisa disebut dokumentasi codeigniter sangat lengkap sangat mudah dipahami, tidak hanya berupa daftar dari metode-metode yang ada di codeigniter, tapi lebih seperti sebuah ensiklopedia ditambah dengan contoh penggunaannya.
2. Plug & Play
Tentu tidak sedikit framework yang pada tahap instalasi saja sudah memusingkan anda, belum lagi ada yang mengharuskan anda mempunyai peran sebagai system administrator, tentu ini tidak memungkinkan jika kita menggunakan jasa share hosting. Tidak dengan CodeIgniter, cukup setting config.php dan itu saja… Instalasi CodeIgniter Alakadarnya :p
3. Kecil Sederhana Namun Cepat
CodeIgniter bukanlah Framework kelas Enterprise yang BESAR dan BERAT, framework ini didesain untuk pengembangan aplikasi kelas menengah tapi… jika Anda ingin meng-extend CodeIgniter lebih JAUH lagi telah tersedia plugin untuk Anda pilih sesuai kebutuhan.
4. Model – View – Controller
Dengan pola desain Model View Controller (MVC) ini akan memudahkan kita untuk meng-organisir aplikasi kita. Model hanya mengurusi hal-hal yang berhubungan dengan database, Controller berisi logika dari aplikasi kita dan View untuk tampilan frontend.
5. Small Learning Curve
Dengan dokumentasi yang bisa dibilang sangat bagus dan jelas proses belajar framework ini menjadi sangat mudah dan menyenangkan (programmer kan juga butuh proses pembelajaran yg menyenangkan).
Sudah sedikit kita mengetahui kalau CodeIgniter menggunakan MVC design pattern, dan untuk lebih detail seperti apa flow control dari framework ini :

Semua dimulai dari request lewat browser (index.php) lalu di proses oleh Router dan jika ada cache untuk request tersebut maka langsung tampil ke browser, jika tidak maka lanjut untuk di filter oleh Security dan masuk ke Controller untuk di proses. Di Controller akan berinteraksi dengan Model, Plugin dll jika memang memerlukannya saja.
Begitu Controller selesai dengan segala proses akan di parse ke View atau bisa juga disebut template dan ditampilkan ke browser.
1. Meskipun Open Source CodeIgniter tidak dikembangkan oleh komunitas tetapi oleh EllisLab (pengembang Expression Engine) sehingga membuat update dari core engine tidak segera Framework yang dikembangkan oleh komunitas.
2. Jika terjadi error yang berhubungan dengan Framework, mau tidak mau kita harus searching dan browsing masalah tersebut.
3. Bukan untuk kelas enterprise, meskipun bisa diperluas dengan tersedianya banyak perpustakaan dari komunitas.
4. Tidak ada support, tentu saja tidak ada support karena open source. Sebaliknya anda harus sering-sering mampir di forum-forum codeigniter.
SEVIMA: Santai Saja
Diposting Oleh:

Fadhol SEVIMA
Tags:
SEVIMA merupakan perusahaan Edutech (education technology) yang telah berkomitmen sejak tahun 2004 dalam menyelesaikan kendala kerumitan administrasi akademik di pendidikan tinggi (Universitas, Sekolah Tinggi, Institut, Politeknik, Akademi, dll.) dengan 99% keberhasilan implementasi melalui SEVIMA Platform.
Jadwalkan Diskusi