Kontak Kami

Dunia Kampus

Antara Stase, Dosen Klinik, dan Kopi Jam Dua Pagi

15 Jul 2026

SEVIMA.COM– Agustus 2025, Kupang sedang panas-panasnya — dan bukan hanya karena matahari. Periode pelaporan baru saja dibuka, dan jam tujuh pagi Jesica, Admin PDDikti STIKES Maranatha Kupang baru membuka laptop ketika sebuah pesan dari Kaprodi Kebidanan sudah menyambutnya: “Bu, data maba 2025 belum masuk semua. Gimana nih?”

Begitulah hari pertama dimulai, dan dramanya datang bertahap seperti episode sinetron. Masalah pertama datang dari mahasiswa baru. Banyak calon mahasiswa D3 Keperawatan mendaftar ulang terlambat karena harus menunggu hasil uji kesehatan di rumah sakit. Kalau KRS-nya belum diinput, mereka terbaca non-aktif. Tapi kalau diinput tanpa bukti bayar, bagian akademik khawatir.

Solusi darurat tim Jesica adalah apa yang mereka sebut “KRS Bayangan”: semua mahasiswa baru diinput dulu dengan status aktif, sambil mengejar bagian keuangan memperbarui data. Setiap sore mereka lembur mencocokkan pembayaran, sampai-sampai file Excel mereka berubah warnawarni — kuning untuk yang belum bayar, hijau untuk yang lunas.

Lalu muncul drama dosen klinik. Tiga dokter dari sebuah rumah sakit baru terbit izin mengajarnya pada akhir Agustus, padahal kelas praktik sudah berjalan sejak awal bulan. Sistem menolak karena dosennya belum terdaftar di semester berjalan. Setelah berkonsultasi dengan LLDIKTI, jalan keluarnya ketemu: input dulu dengan dasar SK pengangkatan, validasi menyusul, asalkan nota kerja sama rumah sakitnya sudah masuk.

Puncak stresnya datang di pekan ketiga. Saat hendak sinkron kelas praktik klinik, muncul error “Lahan Praktik Tidak Valid”. Aneh, karena Puskesmas yang dipakai sudah jadi langganan bertahun-tahun. Setelah dua jam mengubek-ubek, ketahuan biang keroknya: nama di nota kerja sama tertulis “Puskesmas Oebobo”, sementara di referensikeroknya: nama di nota kerja sama tertulis “Puskesmas Oebobo”, sementara di referensi sistem tertulis “UPTD Puskesmas Oebobo”. Beda empat huruf, dan sistem langsung menolak. Pelajarannya, kata Jesica, nama lahan praktik harus disalin persis dari referensi, jangan diketik ulang.

Klimaksnya tiba sehari sebelum tenggat. Pukul sembilan malam, server mulai melambat, dan masih ada puluhan data mahasiswa yang tersangkut karena jadwal kelas teori bertabrakan dengan jadwal stase di rumah sakit. Kaprodi, ketua jurusan, sampai dosennya dipanggil tengah malam lewat Zoom. Solusi dadakan: geser satu kelas ke Sabtu pagi, perbarui jadwal, validasi ulang, sinkron. Pukul 01.47 dini hari, notifikasi yang ditunggu akhirnya muncul: “Sinkronisasi Berhasil.” Satu ruangan berisi empat orang langsung bertepuk tangan, lalu menyeduh Indomie.

Plot twist-nya datang esok paginya. LLDIKTI mengumumkan perpanjangan tenggat khusus kampus kesehatan, karena banyak yang terkendala data lahan praktik. Grup operator pun penuh stiker tertawa-menangis. Tapi setidaknya, tim Jesica sudah selesai lebih dulu.

Kini, kata Jesica, mendengar kata “error” membuat timnya refleks trauma — sambil tertawa. Pelaporan kampusnya tetap tuntas 100% tepat waktu. Dan pelajaran terbesarnya sederhana: jangan remehkan spasi dan titik, berkawanlah dengan tim pendamping, dan rajin-rajin mem-backup, karena satu laptop sempat layar biru dua hari sebelum tenggat.

Kami menyukai cerita ini bukan karena dramanya, tetapi karena di balik setiap tawa ada operator yang menua semalam demi satu notifikasi “berhasil”. Banyak dari drama itu, kami percaya, semestinya tidak perlu sampai jam dua pagi. Sepuluh tahun ini kami belajar dari cerita-cerita seperti milik Jesica tentang detail kecil mana yang paling sering bikin operator tidak tidur — dan di situlah pekerjaan kami.

Semangat, para Pejuang PDDikti. Semoga makin sedikit drama jam dua pagi di tahuntahun depan.

#10TahunGoFeeder #CeritaOperator #RevolutionizeEducation

Diposting Oleh:

Sabella SEVIMA

Tags:

#10TahunGoFeeder #CeritaOperator #revolutionizeEducation

Mengenal SEVIMA

SEVIMA merupakan perusahaan Edutech (education technology) yang telah berkomitmen sejak tahun 2004 dalam menyelesaikan kendala kerumitan administrasi akademik di pendidikan tinggi (Universitas, Sekolah Tinggi, Institut, Politeknik, Akademi, dll.) dengan 99% keberhasilan implementasi melalui SEVIMA Platform.

Jadwalkan Diskusi
SEVIMA Platform

Video Terbaru

[LIVE] Webinar Kolaborasi X Kopertais VII - Publikasi Ilmiah Dosen PTKIS Menuju SINTA & Scopus