Flash News

Beralih ke Digitalisasi Kampus, Pelaporan STIT Al-Ibrohimy Raih Predikat Terbaik

SEVIMA.COM – SEVIMA bekerjasama dengan Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA) menggelar Workshop GoFeeder Regional Jawa Timur pada 25 Agustus 2022. Acara diikuti oleh puluhan perguruan tinggi yang tergabung dalam #sevimacommunity.

Kesempatan tersebut menjadi ajang perguruan tinggi untuk saling berbagai dan bertukar pengalaman. Seperti yang disampaikan oleh Abu Siri, S.Pd.I,. M.A.P operator STIT Al-Ibrohimy Bangkalan.

Abu mengatakan dengan digitalisasi kampus yang dilakukan pelaporan PDDikti bisa mencapai 100 persen. Bahkan kini pelaporan di kampusnya mendapatkan predikat terbaik.

“Kampus dituntut agar laporan ke PDDikti sempurna, setiap semester harus 100 persen. Pelaporan kami terbaik dibantu dengan adanya GoFeeder,” kata Abu saat membagikan pengalamannya di depan forum.

Baca juga: Rektor UNUSA Ingatkan Pentingnya Integrasi Data

Menurutnya sebelum beralih ke digitalisasi proses pelaporan memakan waktu hingga berhari-hari. Bahkan dirinya bersama tim harus menginap di kampus untuk menyelesaikan pelaporan. Namun setelah beralih ke digitalisasi semua dimudahkan.

“Sebagai operator dulu di kampus kalau sudah akhir pelaporan ditutup biasanya kami 4-5 orang berhari-hari di kampus. Setelah adanya SEVIMA saya tidak pernah menginap di kampus lagi, karena pelaporan bisa diakukan di mana saja, tinggal sinkron sudah beres,” ucapnya.

Hal tersebut dibenarkan oleh Wakil Ketua 1 STIT Al-Ibrohimy Bangkalan Muksin, S.Sos.I,. M.Pd.I. Menurutnya di era digitalisasi seperti saat ini sistem akademik dipacu untuk menjadi profesional, termasuk juga seluruh sumber daya manusia yang ada.

“Seluruh civitas akademika dipacu untuk menjadi profesional, dengan adanya SEVIMA semua dimudahkan termasuk juga mahasiswa membayar biaya kuliah pakai Sevima Pay yang bisa dibayar pakai Shopee dan Tokopedia,” tandasnya.

Mengenal SEVIMA

SEVIMA merupakan perusahaan Edutech (education technology) yang telah berkomitmen selama 18 tahun dalam menyelesaikan kendala kerumitan administrasi akademik di pendidikan tinggi (Universitas, Sekolah Tinggi, Institut, Politeknik, Akademi, dll.) dengan 99% keberhasilan implementasi melalui sistem informasi siAkadCloud


Komentar