Perguruan Tinggi | Regulasi & Kepatuhan
Batas Pelaporan PDDikti 2025-2 Kian Dekat, Ini Urutan Kerja agar Data Kampus Tidak Tertahan
27 Oct 2026
Perguruan Tinggi | Regulasi & Kepatuhan
23 Nov 2020

Cerita: Hasriani Santaria- STAI Al-Azhar Gowa
Cerita ini Terpilih Menjadi 15 Finalis dalam Lomba Sharing Operator SEVIMA
SEVIMA.VOM – Separuh Jiwaku Telah Pergi
Oleh: Emak Operator
Kamu tahu ? Menjadi operator itu seperti mengasuh bayi bapak/ibu 🤭, tiap saat dikeloni 😂 padahal pelaporannya per semester kan 😅.
Yaa sama seperti bapak ibu lainnya menjadi operator itu sesuatu yang sangat karena dari tangan operatorlah keberlangsungan hidup suatu Perguruan Tinggi.
7 tahun berlalu Emis dan PDDikti sudah mendarah daging dalam kehidupan, bagaimana tidak dari awal diwajibkannya pelaporan PDDikti dan emis, tanggung jawab itu saya pikul.
Yaa kampus kami, kampus kecil. Sebuah Perguruan Tinggi Islam Swasta di kota Makassar yang harus bersaing dengan kampus-kampus besar lainnya.
Dalam pelaporan bagaimana ? Gampang kan, kan hanya kampus kecil, eitss jangan salah.
Awal-awal pelaporan itu penuh perjuangan karena saya haru mengolah nilai sendiri secara manual kemudian menginputnya sendiri, karena pada saat itu belum ada prodi di kampus kami, yang ada bagian akademik sekaligus berfungsi sebagai prodi.
Capek gak? Udah gak bisa dibilang, nilai udah siap aja kendalanya masih ada-ada saja kan ? Apalagi ini masih harus saya olah sendiri 🤭.
Di kampus kami belum terbangun sistem waktu itu, jadi alur untuk saya bisa mendapatkan data pelajar maupun nilai saya diping pong dulu kemana-mana 🙈, bahkan saya harus mencari sendiri dan membuka berkas satu per satu 🤭.
Masya Allah, perjuangan banget. Sehingga suatu ketika dalam rapat, saya sampaikan ke pimpinan bahwa pelaporan PDDikti ini sangat penting dan tidak bisa dianggap sepele, karena jantung kampus ada pada PDDikti.
Sekali, dua kali saya sampaikan direspon, tapi tetap untuk sementara hasilnya begitu saja, untuk sampai kepada penginputan data maka saya harus mengolahnya sendiri.
Terus saya suarakan, sampai akhirnya mendapat perhatian, terbentuklah prodi yang sebenarnya, terbentuklah staf kemahasiswaan diikuti suport system’ lainnya.
Udah aman belum pelaporannya ? Beluuummm, pelatihan PD Dikti di Kopertais 8 hanya 3-4 kali dilakukan sejak tahun 2013 sampai 2020.
Sehingga setiap ada kendala yang saya alami, saya harus nanya kesana kemari, nanya ke operator pusat responnya bisa berhari-hari, nanya ke teman-teman sesama operator mereka pun terkadang mengalami kendala yang sama.
Benar bagaimana? Yaa diplototin 🤣, iya diplototin trus 😅, dan diotak atik hingga akhirnya ketemu solusinya sendiri 😍.
Jadi bisa dong ya diatasi sendiri ? Kagaakkk 😂, Alhamdulillahnya kadang bisa kadang gak, hingga kadang saya neror operator pusat di Kemenag 🙈 untuk minta bantuan sampai akhirnya beliau hafal dengan saya 🤭.
Kata beliau, emak-emak produktif 🙊. Gimana gak bapak produktif ibu saya kemana-mana bawa bayi 😅. Setiap ada pelatihan seperti pelatihan emis, babyku tak pernah lepas dari gendonganku 😅.
Capek gak Bu ? Masya Allah, pulangnya baru berasa, berasa pegel 😂, tapi saya nikmati karena saya menyadari bahwa tanggung jawab saya ada disini, sebagai operator.
Anggapan awal bahwa operator itu bukan siapa-siapa adalah nyata, dan tidak begitu penting dalam sebuah struktur organisasi di kampus kami 🥺.
Namun, dengan segala batasan yang ada, Alhamdulillah pelaporan kami tetap tepat waktu. Jadi dalam satu semester saya melaporkan emisi dan PD Dikti.
Suatu perjuangan tersendiri bagi emak-emak operator seperti saya, lain mungkin bagi seorang bapak operator yaa, bisa menjalani satu peran saja
Tapi tidak bagi seorang operator emak seperti saya, yang memilki prinsip bahwa anak-anak saya akan mengasuh dengan tangan saya sendiri 🤗.
Sehingga konsekuensi dari semua peran dan tanggung jawab itu saya jalani, kemana-mana membawa bayi. Bahkan hampir semua teman-teman operator di Kopertais 8 hafal banget dengan saya, karena jika ikut pelatihan kalau gak hamil yaa bawa anak kecil 🙈🤣.
Seiring berjalannya waktu, dan semakin kompleksnya permintaan pelaporan baik itu PD Dikti maupun emis
Maka kami berpikir bahwa sangat penting kehadiran suatu sistem yang dapat mempermudah urusan kami dalam pelaporan.
Kehadiran SEVIMA tidak hanya membantu dalam pelaporan PDDikti, tetapi juga dapat mempermudah sistem informasi akademik di kampus kami.
Sebelumnya manual absensi, manual krs, manual pembayaran SPP, manual nilai, manual registrasi maba, manual pelaporan dan semua manual serba.
Alhamdulillah, kehadiran SEVIMA betul-betul sangat memudahkan pekerjaan kami.
Pelaporan PD Dikti yang sebelumnya harus diinput oleh satu orang, kini setiap prodi di akhir semester dapat menginput nilai sendiri.
Kemudian pendaftaran Maba dapat dilakukan oleh Maba itu sendiri, operator tinggal mengvalidasi semua data yang telah diinput. Dosen pun tidak perlu repot lagi setiap akhir semester, saat membuat laporan Beban Kerja Dosen (BKD).
Karena absensi, nilai, jadwal tinggal di print dari sistem, benar-benar sangat memudahkan pekerjaan kami.
Hingga saat ini, kami menggunakan layanan SEVIMA untuk persiapan asesmen lapangan akreditasi institusi 9 kriteria.
Layanannya bener-bener data rumah banget, semua yang kami butuhkan sudah terjawab dengan SEVIMA, Masya Allah 😍.
Melihat beberapa kemudahan yang telah kami rasakan dalam satu tahun lebih ini, sehingga pimpinan memutuskan untuk memperpanjang kontrak.
Di sisi lain, semua itu terasa menyesakkan dada, ketika dalam satu tahun ini saya berhasil melatih staf saya, hingga pada bulan lalu saya pun pensiun.
Yaa…pensiun dari operator, karena dalam satu tahun terkahir ini jg, saya menjalani peran ganda yaitu sebagai operator dan sebagai penanggung jawab di Lembaga Penjaminan Mutu.
Seneng gak Bu ? Belum bisa move on bapak saya ibu 🥺🥺, sampai-sampai pelatihan PD Dikti bold yang diadakan Dirjen Kelembagaan Kemenag pun baru-baru ini saya tetap ikutan live via youtube 🙈🙈.
Masya Allah, walaupun oleh pimpinan secara lisan, saya masih diminta untu tetap mengontrol PD Dikti tapi rasanya sebagian jiwaku itu telah pergi 😭😭😭.
Oya, Berikut beberapa foto kenangan saat menjadi emak operator, yaitu ketika berkunjung ke kantor SEVIMA setahun yang lalu
Semangat bapak ibu operator 💪, kalian adalah pelestarian gunung, ketika PD Dikti kalian roboh maka runtuhlah jg tatanan kampus.
Terima kasih SEVIMA telah menjadi bagian solusi dari kemudahan untuk kami, teruslah berkembang menjadi fasilitator kemajuan pendidikan ❤️.
#pejuangPDDikti
#sharingBerhadiahSEVIMA
Diposting Oleh:

Fadhol SEVIMA
SEVIMA merupakan perusahaan Edutech (education technology) yang telah berkomitmen sejak tahun 2004 dalam menyelesaikan kendala kerumitan administrasi akademik di pendidikan tinggi (Universitas, Sekolah Tinggi, Institut, Politeknik, Akademi, dll.) dengan 99% keberhasilan implementasi melalui SEVIMA Platform.
Jadwalkan Diskusi