siAkad Cloud | SIM SEVIMA

Pentingnya Sistem Informasi Akademik yang Terintegrasi

SEVIMA.CO.ID – Sistem informasi adalah teknologi yang digunakan untuk mendukung operasi dan manajemen data. Dengan sistem informasi, pengolahan data dan pelayanan akademik di kampus menjadi semakin efektif dan efisien. Beberapa contoh sistem informasi yang dapat diaplikasikan di perguruan tinggi: sistem informasi akademik, kepegawaian, penjaminan mutu, aset, alumni, dan keuangan.

Setiap sistem memiliki fungsi sendiri-sendiri terutama dalam penanganan data. Seperti sistem informasi akademik yang menangani data perkuliahan mahasiswa. Sistem kepegawaian yang mengurusi setiap data yang berhubungan dengan SDM yang ada di universitas. Selain itu ada pula sistem penjaminan mutu yang berfungsi mendata dokementasi untuk pelaporan ke ban-pt.

Baca juga : Manfaat Sistem Informasi Akademik Bagi Perguruan Tinggi & Mahasiswa

Namun dalam pelaksanaanya, sistem informasi di perguruan tinggi dikembangkan secara parsial oleh unit-unit di dalam perguruan tinggi. Pengembangan sistem dilakukan secara mandiri berdasar pada pemenuhan kebutuhan di unit tersebut. Hal ini menyebabkan perbedaan pada format database di satu unit dengan unit yang lain, bahkan dengan unit pusat di perguruan tinggi.  Berikut beberapa permasalah yang akan muncul.

Sistem terintegrasi adalah salah satu hal yang harus dimiliki oleh sebuah perguruan tinggi. Sistem informasi tidak bisa dipisahkan dengan yang namanya sistem integrasi. Kedua hal tersebut dapat saling melengkapi, sehingga dapat menciptakan kondisi / ekosistem perguruan tinggi yang baik dan terstruktur.

Seperti sistem akademik, keuangan, kepegawaian sampai learning manajemen system yang saling terintegrasi. Dengan sistem yang saling terhubung tersebut dapat saling bertukar data untuk mencegah manipulasi dan dapat menghasilkan informasi baru guna mendukung pengambilan keputusan pimpinan kampus.

Permasalahan yang akan terjadi jika sistem informasi tidak saling terintegrasi

1. Terjadinya Pengulangan Data

Jika sistem informasi masih dikembangkan secara persial, sudah dapat dipastikan akan terjadi duplikasi data. Jadi saat Anda memasukan data yang sama ke beberapa aplikasi yang berbeda, sebenarnya saat itu telah terjadi pengulangan data. Beberapa kerugian yang ditimbulkan dari pengulangan data diantaranya adalah pemborosan ruang penyimpanan, dan inkonsistensi data.  Dengan sistem yang terintegrasi, kerugian-kerugian yang ditimbulkan dari pengulangan data tentu dapat Anda hindari karena semua sistem mengacu pada database yang sama.

Baca Juga : Sistem Informasi Akademik Terintegrasi & Lengkap

2. Sharing data antar aplikasi akan menjadi ribet

Jika sistem informasi mempunyai database yang terpisah berarti anda perlu memasukan data yang sama pada datebase yang berbeda, padahal jika kampus Anda sudah memiliki sistem yang terintegrasi, maka Anda hanya perlu sekali saja memasukan data pada database. Pada dasarnya integrasi merupakan usaha untuk menyatukan beberapa sistem yang berdiri sendiri-sendiri dalam suatu proses manajemen yang saling berkaitan. Dengan tujuan memudahkan masing-masing sistem dalam proses pengambilan data. Jadi, satu database dapat digunakan oleh banyak aplikasi.

3. Alur adminitrasi akan menjadi rumit

Apabila sistem infromasi di kampus Anda belum saling terintegrasi, maka data yang digunakan sebagai rujukan pun juga tidak sama alias tidak satu database. Maka kegiatan pengolahan, dan perputaran informasi akan lambat karean belum terintegrasi.

4. Menyulitkan Maintenance data

Kegiatan Maintenanance data adalah salah satu yang dilakukan secara berkala guna menyesuaikan dengan kebutuhan kampus, maupun memperbaiki data. Namun jika data anda belum saling terintegrasi antar sistem maka akan mempersulit administrator kampus Anda melakukan maintenance data. Bukan hanya maintenace data, pengembangan sistem pun akan menjadi sulit karena basis datanya terpisah-pisah.

Solusinya adalah sistem informasi terintegrasi

Demi memberikan pelayanan prima bagi seluruh civitas akademiknya maka sistem informasi terintegrasi kini mulai menjadi kebutuhan yang penting bagi universitas.

Untuk itu, apabila perguruan tinggi ingin memberikan pelayanan terbaiknya guna meningkatkan kualitas pendidikan kedepan. Sekaranglah saatnya kampus memiliki sistem informasi yang terintegrasi.

Dengan adanya integrasi pada seluruh sistem informasi di suatu kampus, ternyata dapat lebih memberikan kemudahan baik bagi pengelolanya, maupun pengguna sistem informasi tersebut. Sistem informasi kampus yang menerapkan integrasi contohnya Siakad Cloud, Siakad Cloud merupakan sistem informasi terintegrasi untuk mengelola kegiatan administrasi, dan akademik di perguruan tinggi.

Karena pemanfaatan teknologi cloud inilah Siakad Cloud dapat menjadi salah satu pilihan untuk membantu Anda mengintegrasikan data di kampus Anda, tanpa biaya pembangunan infrastruktur yang mahal, alias dapat langsung digunakan.

Mengenal SEVIMA

SEVIMA merupakan perusahaan Edutech (education technology) yang telah berkomitmen selama 18 tahun dalam menyelesaikan kendala kerumitan administrasi akademik di pendidikan tinggi (Universitas, Sekolah Tinggi, Institut, Politeknik, Akademi, dll.) dengan 99% keberhasilan implementasi melalui sistem informasi siAkadCloud

TAGS :

Komentar