Berita | Dunia Kampus | Siaran Pers

Politeknik Negeri Fakfak Raih Penghargaan Taat Lapor PDDikti 100%, Dengan siAkad Cloud

SEVIMA.COM – FAKFAK, PAPUA BARAT (02/12), Politeknik Negeri Fakfak mendobrak stigma bahwa pendidikan tinggi terbaik di Indonesia umumnya berada di Pulau Jawa. Pada penghujung tahun 2021 ini, Politeknik Negeri Fakfak memperoleh anugerah PDDIKTI Awards dari Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi. Penghargaan ini diberikan kepada kampus yang pelaporan datanya di Pangkalan Data Pendidikan Tinggi tuntas 100%.

Penghargaan ini, menurut Muhammad Subhan M.T. selaku Direktur Politeknik Negeri Fakfak, dalam Talkshow Komunitas SEVIMA, Kamis (02/12), menjadi bukti bahwa pelayanan akademik Politeknik Negeri Fakfak adalah salah satu yang terbaik di Indonesia. Karena pelaporan yang baik berarti aktivitas kuliah terlaksana dengan baik dan tepat waktu. Pelaporan data pendidikan tinggi yang baik juga berperan dalam kelancaran mahasiswa dalam memperoleh ijazah dan aktivitas lainnya yang membutuhkan administrasi dari kampus, seperti mendaftar CPNS dan meraih beasiswa.

Penghargaan PDDIKTI Awards 2021 juga menjadi spesial untuk Politeknik Negeri Fakfak, karena dari 4.500an perguruan tinggi se-Indonesia, hanya 16 universitas dan 23 politeknik yang memperoleh penghargaan ini. Seperti Institut Teknologi Bandung dan Politeknik Negeri Jakarta.

“Dalam memimpin Politeknik Negeri Fakfak, saya ingin mendobrak stigma yang ada di publik bahwa pendidikan di Indonesia Timur itu identik dengan kekerasan dan kurang berprestasi. Politeknik Negeri Fakfak dapat menjadi percontohan, dan sekaligus ini menjadi tantangan ke depan agar kita terus tingkatkan. Harapannya, kampus ini dapat terus memajukan masyarakat Fakfak dan civitas akademikanya,” ujarnya dalam wawancara dengan SEVIMA, Kamis (02/12).

Baca juga : IAI Al-Qodiri Jember Raih Penghargaan Kampus Swasta Pengelola PDDikti yang Lengkap

Tantangan & Strategi Kampus di Wilayah Timur Untuk Meraih Prestasi

Menurut Direktur POLINEF, sebagai kampus di wilayah Indonesia Timur, POLINEF mempunyai tantangan tersendiri, seperti konektivitas yang kurang bagus dan kondisi geografis yang memungkinkan pengkoleksian data akademik dari para dosen harus lebih dioptimalkan.

Namun, tantangan itu bisa hadapi POLINEF dengan adanya usaha dan komitmen dari semua komponen di perguruan tinggi. Subhan juga membeberkan beberapa strategi dan tips yang dilakukan POLINEF untuk meraih prestasi Perguruan Tinggi Taat Lapor 100%.

“Inilah yang ingin kami suarakan kepada masyarakat Papua dan Indonesia, bahwa ada politeknik negeri di Papua, yang baru berdiri sembilan tahun, tapi kualitasnya bisa diadu,” lanjut Subhan.

Menurutnya, ada 3 cara yang membuat Politeknik Negeri Fakfak bisa mencapai prestasi itu. 

Pertama, Komitmen dari semua komponen. Semua unsur civitas akademika harus mempunyai komitmen bersama dalam memberikan pelayanan yang lebih baik.

“Seperti, komitmen dari masing-masing dosen, bagaimana melaksanakan pengajaran dan pembelajaran berjalan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan, serta melaporkan data akademik secara tepat waktu.” jelas Subhan

Kedua, memberikan reward dan punishment. Perguruan tinggi harus mempunyai aturan dan memberikan reward bagi dosen atau unsur yang berprestasi, serta memberikan punishment bagi yang tidak sesuai dengan ketentuan.

“Kita di POLINEF menerapkan aturan dan memberikan reward bagi dosen atau komponen kampus yang melaporkan data tepat waktu dan pelaporan 100 %, sebagai motivasi. Serta, tidak segan-segan memberi punishment.

Ketiga, gunakan teknologi terkini dan mumpuni. Dengan adanya update teknologi menurut Subhan, dapat membantu kampus untuk berkembang dan memudahkan civitas kampus.

“Jadi, jangan ragu-ragu menggunakan teknologi yang mumpuni, dalam melakukan pengelolaan akademik dan pelaporan data ke PDDikti,” terangnya

Direktur POLINEF juga mengungkapkan, dalam pengembangan teknologi di Politeknik Negeri Fakfak Ini tidak lepas dari kerjasama dengan SEVIMA, yang dapat membantu POLINEF selangkah lebih maju dalam hal pelaporan data ke PDDikti

“Penggunaan teknologi yang mumpuni ini tidak lepas dari kerjasama POLINEF dengan SEVIMA yang telah mengembangan sistem informasi akademik siAkad Cloud, yang memiliki fitur sinkronisasi otomatis ke Feeder PDDikti, ini sangat membantu sekali,” tambahnya

Baca juga : Berhasil Mengantarkan Mahasiswa Lulus Ukom, Mahasiswa Baru STIKes Alifah Padang Melonjak 50%

Teknologi Sebagai Kunci Utama Pada Era Industri 4.0

Subhan juga mengungkapkan, bahwa sekarang perguruan tinggi sudah saatnya untuk beralih ke teknologi atau industri 4.0 yang menjadi tren untuk berkembang menuju otomasi dan pertukaran data dalam teknologi dan proses.

“Untuk itu, sebagai perguruan tinggi harus pandai-pandai menemukan dan memanfaatkan teknologi yang tepat guna untuk mendukung pembelajaran di kampus,” ujarnya

Direktur muda perguruan tinggi dari Papua ini berharap, bahwa prestasi yang di dapat oleh Politeknik Negeri Fakfak (POLINEF) semoga bisa menjadi contoh, yang dapat dibilang selama ini di Indonesia timur tertinggal dari sisi prestasi dan sebagainya. 

“Kita, Politeknik Negeri Fakfak (POLINEF) bisa membuktikan, dengan modal komitmen yang kuat serta menggunakan teknologi yang mumpuni bisa mendapatkan prestasi seperti itu.” Pungkasnya

Mengenal SEVIMA

SEVIMA merupakan perusahaan Edutech (education technology) yang telah berkomitmen selama 18 tahun dalam menyelesaikan kendala kerumitan administrasi akademik di pendidikan tinggi (Universitas, Sekolah Tinggi, Institut, Politeknik, Akademi, dll.) dengan 99% keberhasilan implementasi melalui sistem informasi siAkadCloud

TAGS :

Komentar