Waspada Penipuan Oknum Menelpon (Spam Call) Mengaku Kenal dan Miliki Data Pribadi
15 Jan 2026
15 Jan 2026

SEVIMA.COM – Selain modus spam call, penipuan yang mengatasnamakan pembayaran kuliah juga semakin sering terjadi dan perlu diwaspadai. Modus ini umumnya menyasar mahasiswa maupun orang tua dengan cara mengaku sebagai petugas kampus, bagian keuangan, atau mitra pembayaran resmi dari institusi pendidikan tertentu.
Dalam menjalankan aksinya, pelaku biasanya menyampaikan informasi palsu, seperti adanya tunggakan biaya kuliah, perubahan rekening pembayaran, atau kewajiban melakukan pembayaran ulang dalam waktu singkat. Tidak jarang, pelaku juga menyertakan ancaman sanksi akademik, seperti pemblokiran akses akademik atau penundaan proses administrasi, apabila pembayaran tidak segera dilakukan.
Seiring meningkatnya transaksi digital di lingkungan pendidikan, berbagai modus penipuan pembayaran kuliah terus berkembang dan semakin beragam. Pelaku memanfaatkan minimnya informasi serta kepanikan korban untuk melancarkan aksinya. Oleh karena itu, mahasiswa dan orang tua perlu mengenali ciri-ciri modus penipuan pembayaran kuliah berikut agar tidak mudah tertipu. Modus yang perlu diwaspadai:
Pihak institusi pendidikan menegaskan bahwa seluruh informasi terkait pembayaran kuliah hanya disampaikan melalui kanal resmi, seperti portal akademik, email institusi, atau pengumuman tertulis yang dapat diverifikasi kebenarannya. Kampus juga tidak pernah meminta mahasiswa atau orang tua untuk melakukan pembayaran melalui rekening pribadi, nomor rekening baru yang dikirim secara mendadak, maupun tautan yang tidak berasal dari sistem resmi.
Oleh karena itu, setiap informasi pembayaran yang diterima di luar kanal resmi perlu dicurigai dan dikonfirmasi terlebih dahulu.

Foto: Dok. SEVIMA
Mahasiswa dan orang tua diimbau untuk tetap tenang dan tidak mudah panik apabila menerima informasi pembayaran kuliah yang mencurigakan. Selalu lakukan pengecekan ulang ke bagian administrasi atau keuangan kampus melalui kontak resmi sebelum melakukan transaksi apa pun. Langkah pencegahan yang perlu diperhatikan:
Kewaspadaan, ketelitian, dan kebiasaan melakukan verifikasi menjadi langkah penting untuk mencegah kerugian finansial serta menghindari penipuan yang mengatasnamakan institusi pendidikan, terutama di tengah meningkatnya aktivitas digital dan transaksi daring.
Diposting Oleh:

Erna SEVIMA
Tags:
SEVIMA merupakan perusahaan Edutech (education technology) yang telah berkomitmen sejak tahun 2004 dalam menyelesaikan kendala kerumitan administrasi akademik di pendidikan tinggi (Universitas, Sekolah Tinggi, Institut, Politeknik, Akademi, dll.) dengan 99% keberhasilan implementasi melalui SEVIMA Platform, segera jadwalkan konsultasi di: Kontak Kami