3 Faktor Utama Yang Mempengaruhi Keberhasilan Implementasi SIAKAD di Perguruan Tinggi

Dunia KampussiAkad CloudTips & Trik
 

adminweb

 

24 September 2019

SEVIMA.COM – SIAKAD (Sistem Informasi Akademik) adalah Suatu sistem Informasi Akademik yang dibangun untuk memberikan kemudahan kepada pengguna dalam kegiatan administrasi akademik kampus secara online, seperti proses Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB), pembuatan kurikulum, pembuatan jadwal kuliah, pengisian Kartu Rencana Studi (KRS), pengisian nilai, pengelolaan data dosen & mahasiswa. Sistem ini juga dapat berfungsi sebagai pendukung untuk analisis data dalam menentukan keputusan Kampus.

Siakad mengelola seluruh data secara terintegrasi sehingga data akan selalu uptodate / realtime dan selalu siap untuk digunakan, serta mengurangi kemungkinan duplikasi data karena siakad menggunakan sistem basis data terpusat.

Nah, apa aja sih yang membuat implementasi sistem akademik di perguruan tinggi bisa berhasil? Kalau berdasarkan pengalaman SEVIMA, ada 3 faktor utama yang mempengaruhi keberhasilan implementasi Sistem Informasi Akademik, yaitu:

1. Dukungan pimpinan
2. Pelatihan
3. PIC yang memiliki komitmen tinggi

Agar lebih jelas, berikut penjelasan dari beberapa faktor tersebut;

1. Dukungan Pimpinan

DUKUNGAN PIMPINAN, ternyata ini penting banget untuk kesuksesan sistem. Pimpinan harus tegas dan juga siap mengambil keputusan. Tentunya keputusan yang mungkin saja beresiko. Kalau masih abu-abu mau ganti sistem atau tidak dan tidak ada keputusan untuk keputusan menggunakan sistem baru dengan kondisi user sudah terbiasa dengan pola manual atau dengan sistem lama maka ujung-ujungnya sistem baru pasti akan tidak dipakai. Salut untuk pimpinan-pimpinan yang siap mengambil keputusan meskipun kadang banyak yang kontra.

2. Pelatihan

PELATIHAN, yang dimaksud adalah pelatihan offline ya. Jadi ya harus ketemu langsung. perlu gak sih? kan teknologi sudah maju, bisa video conference bisa koordinasi by phone atau chat, apalagi manual book sistemnya sudah ada. Jawabannya adalah penting. Berdasarkan pengalaman SEVIMA, setelah pelatihan offline kendala implementasi makin terungkap dan dapat langsung dapat teratasi. Setelahnya pun user jadi makin terbuka dan makin aktif untuk menggunakan. Karena sudah pernah bertemu mungkin ya, jadi rasa malu bertanya sebelumnya sudah hilang. Salut juga untuk user-user, dosen, admin prodi dan lainnya yang selalu semangat berkembang untuk perguruan tinggi yang makin baik.

3. PIC yang memiliki komitmen tinggi

PIC YANG KOMITMEN, apa itu? Jadi selain pimpinan dan user, PIC atau penanggung jawab implementasi sistem juga punya point penting tersendiri untuk suksesnya implementasi sistem. Menampung kebutuhan-kebutuhan user lalu menerjemahkan dan memandu untuk prosesnya di sistem adalah tugas dari penanggung jawab sistem ini. Nah ini yang kadang suka disalahartikan di perguruan tinggi. PIC ya harus bisa semuanya, input semuanya? Akhirnya? Karena semua dibebankan ke PIC akhirnya prosesnya lambat. Bayangkan kalau tiba-tiba PIC dinas keluar? Wah bisa terhenti nanti implementasi sistemnya. PIC harus didukung user untuk pengumpulan data dan PIC perlu mendapatkan dukungan dari pimpinan.

Apa PIC itu harus atau wajib mengerti bahasa pemprograman, atau harus lulusan IT? Kalau untuk implementasi SIAKAD yang product base seperti siAkad Cloud tidak perlu dari IT juga bisa. Yang penting mau belajar, terbuka dan komitmen. Selain itu juga harus tahu dan memahami pola dan kebutuhan-kebutuhan dari user yang ada di perguruan tingginya.

Bagaimana kampus Anda siap implementasi Sistem Informasi Akademik yang siap dipakai, lengkap, terintegrasi Feeder Dikti, dilengkapi dengan Mobile Apps. Memudahkan pelaporan ke Feeder Dikti dan telah diimplementasikan di 200+ perguruan tinggi, cek disini: http://siakadcloud.com/

Download Best WordPress Themes Free DownloadPremium WordPress Themes DownloadDownload Best WordPress Themes Free DownloadPremium WordPress Themes Downloadfree online coursedownload xiomi firmwareDownload Premium WordPress Themes Freefree online course

Komentar :