Info Sentra Vidya Utama | Pelaporan PDDikti | Webinar

Bedah Feeder 4.0 dengan Fitur Kampus Merdeka, Ada Apa Saja?

SEVIMA.COM – Setelah rilis beberapa waktu lalu, PDDikti Feeder 4.0 memang memunculkan fitur baru yang ada di dalamnya. Penggunaan Feeder 4.0 ini disesuaikan dengan kampus merdeka. Ini ditujukan, agar seluruh perguruan tinggi di Indonesia bisa mengimplementasikan serta melaporkan rangkaian kampus merdeka sesuai dengan anjuran Kemendikbud. 

Apa saja yang ada di dalam Feeder 4.0 tersebut? Adakah perubahan yang sangat signifikan di dalamnya? Nah, untuk lebih jelas dengan penggunaan Feeder 4.0, Tim SEVIMA Gigih Hadi Prakoso telah menjelaskan secara terperinci tentang Feeder 4.0 melalui Webinar Bimbingan Teknis Profeeder Kampus versi Kampus Merdeka . Mau tahu apa saja yang ada di dalamnya? Simak ulasan berikut. 

Baca juga : [Lengkap] Cara Instalasi Feeder PDDikti Dari Awal Hingga Bisa Digunakan

Penyesuaian Feeder 4.0 dengan Kampus Merdeka

Feeder versi ini akan dibagi menjadi sesuai dengan kegiatan yang dilakukan dalam Kampus Merdeka. Adapun kegiatan yang ada dalam Kampus Merdeka tersebut adalah pertukaran pelajar, magang/praktik kerja, asistensi mengajar di satuan pendidikan, penelitian/riset, proyek kemanusiaan, kegiatan wirausaha, studi/proyek independen, dan KKN tematik. 

Dalam Feeder 4.0 ini, kegiatan tersebut akan dibedakan menjadi dua kategori, yaitu kegiatan berbasis kelas dan non kelas. Pada kegiatan kelas, kategori yang masuk hanyalah kegiatan pertukaran pelajar. Sedangkan di dalam non kelas terdiri dari magang/praktik kerja, asistensi mengajar di satuan pendidikan, penelitian/riset, proyek kemanusiaan, kegiatan wirausaha, studi/proyek independen, dan KKN tematik.

1. Kegiatan berbasis kelas (pertukaran pelajar)

Gambar 1. Kegiatan Berbasis Pertukaran Pelajar

Seperti yang terlihat dalam pembagiannya, kegiatan berbasis kelas hanya menyertakan kegiatan pertukaran pelajar saja. Kegiatan pertukaran pelajar merupakan rangkaian kegiatan di mana mahasiswa mengikuti kegiatan belajar mengajar di kampus lain. 

Terdapat dua kriteria yang harus dipenuhi dalam menyelenggarakan kegiatan pertukaran pelajar ini. Pada kampus penyelenggara pertukaran pelajar harus sudah terdaftar dalam penyelenggara kelas kampus merdeka. Sementara bagi kampus asal, wajib melakukan kerjasama terlebih dahulu dengan perguruan tinggi penyelenggara. 

“Perguruan tinggi penyelenggara harus terdaftar dalam penyelenggara kelas kampus merdeka. Sedangkan perguruan tinggi asal peserta program kampus merdeka, mereka wajib melakukan kerjasama dengan Perguruan Tinggi penyelenggara Pertukaran Pelajar,” ungkap Gigih.  

Sementara itu, untuk mendaftarkan diri mengikuti kegiatan pertukaran pelajar, mahasiswa wajib mendapatkan persetujuan dari kampus melalui dosen pembimbing masing-masing.

“Dalam program ini,  untuk mengikuti kegiatan tersebut mahasiswa wajib mendaftarkan diri dan mendapatkan persetujuan kepada Dosen Pembimbing untuk mengikuti kegiatan pertukaran tersebut,” tambah Gigih. 

Sebagai tambahan, dalam melaksanakan kegiatan ini perguruan tinggi peserta diharapkan melakukan pendataan Asesmen Kompetensi Minimum (AKM). Sehingga kampus bisa menentukan standar penilaian yang dilakukan saat mahasiswa mengikuti kegiatan tersebut. 

“Dengan melakukan pendataan AKM ini, mahasiswa bisa mengetahui standar yang diterapkan oleh kampus. Sehingga mahasiswa bisa mengikuti kegiatan dengan baik dan mahasiswa bisa mendapatkan nilai konversi dari kegiatan yang sudah diikuti,” imbuhnya. 

Baca juga: Tampilan yang Lebih Kece, Berikut Beberapa Tutorial Baru SEVIMA GoFeeder

2. Kegiatan berbasis Non Kelas (Non Pertukaran Pelajar)


Gambar 2. Kegiatan Berbasis Non Pertukaran Pelajar

Terdapat 7 kegiatan yang masuk dalam kategori ini, yaitu magang/ praktik kerja, asistensi mengajar di satuan pendidikan, penelitian/riset, proyek kemanusiaan, kegiatan wirausaha, studi/proyek independen, dan KKN tematik.

Pada kegiatan non kelas ini, mahasiswa akan mendapatkan nilai yang didapat dari kegiatan tersebut. Sehingga nilai tersebut bisa dimasukkan pada hasil nilai mahasiswa. 

Dalam Feeder 4.0 ini sudah tertera lengkap mengenai kolom yang menjelaskan jenis kegiatan yang diikuti. Tujuannya yaitu agar nilai yang didapat oleh mahasiswa dalam kegiatan tersebut lebih mudah untuk dikonversikan. 

Baca juga: Sistem Informasi Akademik yang Sudah Support Feeder PDDikti 4.0 Kampus Merdeka

Pengisian Pendaftaran Kegiatan di Feeder 4.0

Untuk mengisi kegiatan di dalam Feeder 4.0 memang sedikit berbeda dengan versi sebelumnya. Dalam versi ini, perguruan tinggi penyelenggara wajib mengisi kolom pernyataan. Pihak perguruan tinggi wajib mengisi apakah perguruan tinggi tersebut mengikuti program kampus merdeka atau tidak. 

“Perguruan tinggi wajib mengisi data tersebut dengan tujuan untuk mempermudah proses pendataan pada kampus. Jika kampus tersebut merupakan pelaksana kampus merdeka, maka data mahasiswa dan kegiatan sudah bisa dilihat melalui website Kampus Merdeka,” ujarnya. 

Baca juga : Update Patch PDDikti Feeder 4.0, Apa Saja yang Baru?

Menu konversi kampus merdeka

Beberapa kegiatan di Kampus Merdeka adalah kegiatan yang dilakukan di luar kelas. Maka, di Feeder 4.0 ini menyertakan menu yang berfungsi untuk mengkonversikan nilai. Dengan demikian, dosen akan lebih mudah untuk menentukan standar yang diberikan. 

“Fungsi dari menu konversi ini sebenarnya adalah untuk memudahkan pihak kampus dalam menentukan standar dan nilai yang diberikan kepada mahasiswa saat melakukan kegiatan di luar kelas. Misalnya, ketika mahasiswa mengikuti kegiatan magang, maka pihak kampus dapat dengan mudah melakukan konversi nilai dari kegiatan magang ke dalam nilai,” jelas Gigih saat Webinar (12/01/2021).  

Sementara itu, di dalam Feeder 4.0 juga terdapat menu baru, yaitu rencana pembelajaran dan rencana evaluasi. Menu ini memang sedikit berbeda dari versi sebelumnya. Menu rencana pembelajaran berfungsi untuk mengatur rencana dan materi yang akan diajarkan kepada mahasiswa selama beberapa bulan ke depan. Sehingga kegiatan belajar mengajar dapat terlaksana dengan sangat baik. 

Sedangkan pada menu rencana evaluasi digunakan untuk melakukan evaluasi dalam kegiatan belajar mengajar mahasiswa. Sehingga pihak kampus dan mahasiswa bisa berkaca dan mengilhami dengan hasil yang sudah didapat. 

Fitur-fitur lain PDDikti Feeder 4.0

 Terdapat beberapa fitur yang tersedia di dalam Feeder 4.0 ini. Adapun fitur-fitur tersebut antara lain: 

1. Relasi prestasi dengan aktivitas mahasiswa

Fitur ini digunakan untuk memasukkan jenis prestasi mahasiswa yang ada di lingkup kampus. Sehingga bisa memudahkan pihak kampus untuk mengetahui jenis perlombaan dan aktivitas yang diikuti oleh mahasiswa. 

Dalam kegiatan ini, selain bisa meningkatkan kualitas dari kampus, namun juga bisa digunakan sebagai media pendukung untuk sertifikasi dosen yang sudah membimbing mahasiswa tersebut. 

2. Penambahan lingkup kelas dan mode kuliah di kelas 

Dalam fitur ini, bisa dimanfaatkan untuk mengetahui kegiatan kelas merdeka yang pernah diikuti oleh mahasiswa. Maka, pihak kampus bisa mengetahui mahasiswa tersebut sudah mengikuti kegiatan kelas atau non kelas. 

3. Validasi periode lulus hanya Ganjil dan Genap pada menu kelulusan

Pada menu kelulusan, di fitur ini hanya menyertakan periode lulus ganjil dan genap saja. Padahal, pada menu sebelumnya terdapat pilihan ganjil, genap dan antara untuk menentukan periode kelulusan mahasiswa.  

4. Penambahan perguruan tinggi pada menu nilai transfer

Selain itu, terdapat pula fitur penambahan perguruan tinggi pada menu nilai transfer. Di menu ini bisa digunakan untuk melakukan proses transfer nilai. 

Periode sebelumnya 3.4, mahasiswa tidak bisa menginputkan AKM di periode sebelumnya. Namun, pada versi ini mengikutsertakan menu aktivitas mahasiswa sebelum periode masuk. 

Nah, itu tadi bedah fitur pada Feeder 4.0. Beberapa fitur tersebut sangat membantu pihak perguruan tinggi dalam melaksanakan kegiatan kampus merdeka. 

Semua kegiatan tersebut akan jauh lebih mudah bila Anda menggunakan SEVIMA ProFeeder. Semua kemudahan akan tersedia dengan mudah di dalamnya. Anda tertarik? Langsung saja kunjungi http://profeeder.sevima.com/ untuk mendapatkan info lebih lanjut.

Bagikan artikel ini

Komentar