Perguruan Tinggi | Regulasi & Kepatuhan
Batas Pelaporan PDDikti 2025-2 Kian Dekat, Ini Urutan Kerja agar Data Kampus Tidak Tertahan
27 Oct 2026
SEVIMA.COM – Pelaporan perguruan tinggi ke PDDikti Feeder ini sudah berlaku mulai sejak tahun 2014, seluruh Perguruan Tinggi di Indonesia diwajibkan untuk melakukan pelaporan secara berkala kepada pemerintah melalui sistem pelaporan PDDIKTI Feeder. Dengan adanya sistem tersebut pemerintah dapat mengontrol Perguruan Tinggi guna menjaga kualitas pendidikan tinggi yang ada di Indonesia.
Sejak dimulainya program pelaporan secara berkala melalui aplikasi ini, masih banyak yang mengalami kesulitan dalam melakukan pelaporan ke Aplikasi Forlap dan menggunakan sistem DPDIKTI Feeder, oleh karena itu penting bagi pihak perguruan tinggi untuk mengetahui soluisnya, agar proses singkronisasi dapat berjalan dengan lancar.
Baca juga : [Lengkap] Cara Instalasi Feeder PDDikti Dari Awal Hingga Bisa Digunakan
Aplikasi feeder dikti merupakan aplikasi yang digunakan untuk mengelola data siswa dan perkuliahan. Aplikasi feeder Dikti harus bisa terintegrasi dengan siakad kampus dimana data-data yang ada kedepannya nanti akan dimungkinkan mengambil data dari feeder untuk diexport ke Siakad. Dengan bantuan aplikasi seperti ini tidak lagi menyulitkan para administrasi untuk mengelola data – data mahasiswa dan perkuliahan yang begitu banyak, mereka hanya perlu bekerja pada sistem ini dan langsung terekspor ke siakad kampus.
Pelaporan data yang harus dilaporkan tiap semesternya antara lain, data mahasiswa, data dosen, data kelas kuliah, data nilai, dan lain – lain. Pada feeder dikti aplikasi ini menyediakan impor data ke feeder. Dimana operator harus menginputkannya satu persatu. Dimana data yang harus diimpor begitu banyak, tentu akan menghabiskan waktu yang lama. Namun PDDIKTI telah menyediakan API Webservice yang dpat digunakan oleh programmer supaya bisa diinputkan melalui webservice. Menggunakan feeder dikti untuk pelaporan, para administrasi atau pelapor data juga harus menyesuaikan cara pelaporan data yang aslinya menggunakan EPSBED dengan pelaporan yang menggunakan web service.
Apabila suatu perguruan tinggi sudah memiliki sistem informasinya sendiri maka akan merepotkan ketika harus diinputkan lagi ke PDDIKTI Feeder padahal mereka memiliki data yang diperlukan untuk pelaporan sistem akademik mereka sendiri. Maka dari itu saat ini telah banyak hadir operator yang membuat tools untuk memperudah input data pelaporan agar operator tidak lagi harus mengulang input data pelaporan satu persatu ke PDDIKTI Feeder.
Solusinya adalah Pro-Feeder dengan adanya PDDikti yang terintegrasi akan memudahkan para operator perguruan tinggi dalam melakukan pelaporan akademik ke PDDikti.
Karena akan melakukan penyesuaian data dengan SIAKAD perguruan tinggi dan hanya sekali KLIK bisa memindahkan data akademik dari sistem informasi akademik perguruan tinggi ke aplikasi PDDIKTI Feeder.
Jadi kampus anda tidak perlu pusing lagi soal pelaporan ke PDDIKTI, para pegawai tidak lagi disibukan dengan penginputan data yang berulang kali sehingga para pegawai kampus akan semakin produktif dan dapat fokus untuk meningkatkan kualitas pendidikan.
Sudah banyak sekali kampus yang telah terbantu dengan integrator PDDIKTI ini, bagaimana dengan kampus anda?
SEVIMA: Santai Saja
Diposting Oleh:
Fadhol SEVIMA
SEVIMA merupakan perusahaan Edutech (education technology) yang telah berkomitmen sejak tahun 2004 dalam menyelesaikan kendala kerumitan administrasi akademik di pendidikan tinggi (Universitas, Sekolah Tinggi, Institut, Politeknik, Akademi, dll.) dengan 99% keberhasilan implementasi melalui SEVIMA Platform.
Jadwalkan Diskusi