Kompetisi Menulis

Penerapan Aplikasi SEVIMA pada STEI Al-Furqon Selama Pandemi Covid-19

Penulis: Juniar Candra
Dosen STEI Al-furqon Prabumulih
Artikel ini Masuk dalam 15 Besar “Kompetisi Menulis SEVIMA #revolutionizeEducation” 

Sekolah Tinggi Ekonomi Islam (STEI) Al-Furqon Prabumulih berdiri pada Agustus tahun 2016 dan mulai melaksanakan perkuliahan pada tahun 2017. Sebagai kampus baru, STEI Al-Furqon masih mengalami banyak keterbatasan terutama dalam sistem pengelolaan dan pelaksanaan perkuliahan, hal ini disebabkan minimnya SDM, dan informasi-informasi mengenai pengelolaan dan manajemen lembaga. Sekitar tiga tahun sudah kegiatan perkuliahan dilaksanakan dengan berbagai macam kendala, namun civitas akademik tetap bisa mengatasi setiap kendala yang dihadapi. 

Namun ketika pademi Covid-19 mulai terjadi terutama di kota Prabumulih tempat kampus STEI Al-Furqon berada. Maka diambil kebijakan secara cepat, dan semua kebijakan kampus disesuaikan dengan pemerintah yaitu bekerja, belajar, dan ibadah di rumah. Hal ini menjadi masalah baru di tengah kendala-kendala yang ada. 

Apa saja kebijakan yang diterapkan selama pandemi Covid-19? 

Ketika kebijakan diambil dan diterapkan, yaitu pertama, kebijakan perkuliahan via WA, muncul masalah kejenuhan mahasiswa, dosen tidak dapat maksimal menyampaikan materi, dan mahasiswa merasa tidak mendapatkan ilmu. Kedua, Kebijakan  melarang mahasiswa melakukan pembayaran perkuliahan ke kampus dan diarahkan melalui bank dan fasilitasnya, hal ini berdampak pendapatan kampus merosot turun disebabkan mahasiswa khawatir untuk datang ke bank. Ketiga, Kebijakan perencanaan persiapan akreditasi dilakukan melalui rapat dari rumah, kendala yang muncul adalah sistem pengorganisasian tugas dan manajemen dokumen akreditasi menjadi sulit.

Dengan adanya kendala dan masalah yang muncul dampak dari kampus baru ditambah efek pandemi corona di bidang pendidikan. Maka Kepengurusan lembaga STEI Al-Furqon Prabumulih mengambil kebijakan Revolutionize Education, yaitu penerapan aplikasi/ fitur-fitur layanan SEVIMA dalam peningkatan mutu manajemen kampus dan sistem akademik.

STEI Al-Furqon Prabumulih sendiri telah melakukan kerjasama dengan SEVIMA sebelum meluasnya pandemi ini, yaitu di awal maret 2020 pihak kampus telah datang ke kantor SEVIMA untuk melakukan pelatihan. Tujuan awalnya adalah untuk menyelesaikan kendala-kendala sebagai kampus baru dengan cara Revolutionize Education pada sistem layanan akademik, pelaporan PDDIKTI, dan keuangan.

Dengan Penerapan aplikasi/ fitur-fitur layanan SEVIMA, yaitu Gofeeder untuk rencana dan hasil perkuliahan, Edlink untuk perkuliahan, Financial Cloud untuk manajemen keuangan, dan Akreditasi Cloud untuk perencanaan dan persiapan akreditasi. Namun, Penerapannya baru dapat dilakukan di bulan Juni, disebabkan kendala-kendala teknis.

Keputusan kerjasama ini bagaikan anugrah dari Allah bagi STEI Al-Furqon, dimana STEI Al-Furqon dapat segera beradaptasi dengan keadaan sehingga masalah-masalah yang muncul saat pandemi yang dialami STEI Al-Furqon diatas dapat diatasi. Kemudian STEI Al-Furqon juga mendapat respon positif karena telah berhasil melaksanakan kegiatan akademik dengan baik, dan juga telah menambah kepercayaan dan kebanggaan bagi semua civitas akademik bahwa kampus STEI Al-Furqon akan mampu menjaga kualitas perkuliahan dan kedepan akan mampu bersaing di era industri 4.0.

Bagikan artikel ini

Komentar