Lomba Artikel

Pengembangan Media Pembelajaran Kreatif Berupa Microsoft Powerpoint Untuk Meningkatkan Keterampilan Berbahasa Mahasiswa

Penulis: Tias Pornawasari MPD
Kampus: Universitas Kaltara (UNIKALTAR)

Bahasa merupakan sesuatu yang tak terpisahkan dalam kehidupan manusia, sebagai sarana komunikasi dalam segala aktivitas antar manusia dan antar masyarakat untuk memenuhi segala keperluan. Kompleksitas kehidupan manusia, perkembangan ilmu dan teknologi serta perkembangan budaya dapat memberikan pengaruh dan pemahaman yang berbeda-beda terkait tentang kebahasaan.

Kajian kebahasaan yang dimaksud seperti psikolinguistik, sosiolinguistik, filsafat, fonologi, morfologi, sintaksis, leksikografi, budaya dan lain sebagainya. Oleh karena itu, peran penting untuk tenaga pendidik dan orangtua mengetahui, memahami, mengajarkan, menjaga dan mengontrol perilaku-perilaku anak didik terkait dengan penggunaan bahasa yang baik secara lisan dan tulis kepada orang lain dengan memperhatikan lawan tutur, usia tutur, tempat dan situasi ketika komunikasi berlangsung. Tujuannya untuk meminimalisir pengaruh-pengaruh yang kurang baik terhadap anak didik kita dari orang lain maupun media sosial.

Setiap manusia bisa menggunakan bahasa secara lisan maupun tulis. Namun, tidak semua manusia bisa menggunakan bahasanya dengan baik dan terampil kepada orang lain.  Saya sebagai tenaga pendidik yang mengampu mata kuliah bahasa Indonesia di Universitas Kaltara, banyak hal yang saya rasakan dan alami selama proses perkuliahan tatap muka sebelum masa pandemi covid-19.

Dalam setiap semester ada 16 tatap muka sudah terhitung ujian tengah semester (UTS) dan ujian akhir semester (UAS). Pada pertemuan pertama perkuliahan saya menjelaskan secara detail kontrak perkuliahan serta memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk bertanya, jika ada hal-hal yang kurang dipahami dan dapat didiskusikan bersama-sama. Kontrak perkuliahan sangat penting saya sampaikan di pertemuan awal kepada mahasiswa di semua kelas yang saya ajarkan, diharapkan mahasiswa dapat memahami dan mengikutinya dengan baik sesuai dengan ketentuan yang disepakati.

Dalam proses belajar-mengajar di kelas saya berusaha menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan sekiranya dapat dipahami mahasiswa. Namun, ada beberapa hal yang terjadi terhadap perilaku-perilaku mahasiswa pada saat di kelas dan diluar kelas yaitu sebagai berikut

(1)  kebiasaan perilaku mahasiswa yang bertanya langsung memotong pembicaraan pada saat saya sedang menjelaskan materi didalam kelas, tanpa mengucapkan izin atau permisi pada saat akan bertanya, (2) kebiasaan perilaku mahasiswa ketika mau ke toilet juga tanpa mengucapkan izin atau permisi kepada dosen pengampu dan langsung keluar kelas, (3) kebiasaan perilaku mahasiswa mengaktifkan mode berdering telepon genggam, sehingga pada saat berbunyi dapat menganggu proses pembelajaran didalam kelas, (4) kebiasaan perilaku mahasiswa ketika tidak dapat mengikuti perkuliahan dikarenakan sakit, dinas luar, keperluan keluarga dan lain sebagainya menggunakan kata-kata singkatan atau bahasa gaul pada saat komunikasi dengan dosen melalui aplikasi whatsapp atau sms, (5) mengerjakan tugas tidak sesuai dengan arahan dosen pengampu yaitu banyak yang copy paste dan tidak memperhatikan sistematika penulisan yang diberikan oleh dosen pengampu, (6) kebiasaan perilaku mahasiswa pada proses pembelajaran didalam kelas hanya sebagian yang merespon untuk bertanya atau memberikan gagasan terkait dengan materi yang dijelaskan dan sebagian mahasiswa sibuk dengan aktivitas yang tidak ada kaitannya dengan materi seperti menggunakan telepon genggam, mengetik dilaptop serta berbicara dengan teman disebelahnya, (7) kebiasaan perilaku mahasiswa pada saat diluar kampus ketika dengan dosen pengampu kurang komunikatif.

 Menghadapi berbagai kebiasaan perilaku mahasiswa yang berbeda-beda saya berusaha untuk tenang dan tidak marah. Menyadari, mungkin materi dan metode yang saya terapkan kurang tepat saat proses pembelajaran didalam kelas. Berusaha untuk memahami latar belakang keluarga, lingkungan sekitar, pergaulan dan media sosial sangat mempengaruhi etika berbicara dan etika berperilaku mahasiswa kepada orang lain.

Tidak semua mahasiswa melakukan hal seperti itu, akan tetapi ini menjadi perhatian sangat penting untuk saya dapat memperbaiki situasi tersebut. Berbagai pendekatan, upaya, metode, dan referensi saya terapkan di kelas untuk mengurangi kebiasaan perilaku mahasiswa yang kurang baik tersebut. 

Keterampilan berbahasa mahasiswa dapat dibina melalui kegiatan aspek menyimak, membaca, menulis dan berbicara. Penting untuk mahasiswa memahami dan menerapkan keterampilan berbahasa dengan baik, karena dapat diterapkan disemua mata kuliah dan memudahkan mahasiswa pada saat mengerjakan karya tulis ilmiah seperti menulis makalah, menulis artikel, menulis tugas lapangan, menulis skripsi dan lain sebagainya.

Saya berusaha memberi wadah dan arahan kepada mahasiswa untuk dapat mengekspresikan diri dan mengembangkan keterampilan berbahasa yang dikuasai dalam tugas. Tugas yang saya berikan merupakan tugas pengembangan dari empat aspek keterampilan berbahasa tersebut. Secara individu mahasiswa membuat video kreatif yang memuat materi aspek keterampilan berbahasa menyimak, membaca, menulis, berbicara dan disampaikan dengan tampilan berupa video powerpoint disertai dengan gambar, backsounds, tempat pengambilan video sesuai dengan tema Bahasa Indonesia Kreatif.

Alhamdulillah, tugas dan beberapa metode yang saya terapkan memberikan hasil yang cukup baik untuk mahasiswa. Mahasiswa cukup mampu mengerjakan tugas dan mengekspresikan dirinya pada saat didepan kamera. Secara bertahap beberapa mahasiswa yang cenderung kurang atau tidak komunikatif pada saat pembelajaran dikelas, sekarang sudah mulai berbaur dengan situasi kelas dan lingkungan sekitar.

Perlahan-lahan, mahasiswa sudah dapat menempatkan diri pada saat berkomunikasi atau presentasi didalam kelas serta menunjukan peningkatan. Berbagai situasi dalam mengajar menjadi tantangan besar untuk saya hadapi, terkadang materi dan metode yang sudah dipersiapkan dengan baik tidak bisa saya terapkan di kelas dikarenakan karakter mahasiswa di setiap kelas berbeda-beda dalam menerima materi. Oleh karena itu, peralihan metode sering saya terapkan di kelas dengan menyesuaikan keadaan mahasiswa. 

Dari hasil tugas video mahasiswa, saya membuat youtube channel yaitu Pojok Linguistik tujuannya untuk menampung semua tugas mahasiswa dan dapat dijadikan referensi untuk mahasiswa lain maupun lembaga pendidikan. Semoga mahasiswa tambah bersemangat dan terus meningkatkan kualitas diri. Youtube channel ini baru saya buat sekitar satu bulan dan setiap harinya saya mengupload satu video.

Untuk orangtua dan tenaga pendidik dimanapun berada, teruslah mengoptimalkan perkembangan peserta didik dengan menerapkan metode-metode kreatif untuk menumbuhkan minat dan bakat mereka. Dibawah ini akan saya lampirkan beberapa foto-foto tugas mahasiswa, semoga bermanfaat dan bermakna. Setiap orang bisa berbicara, melalui lisan dan tulis. Tetapi, tidak semua orang bisa berbicara dengan seni. Mari sama-sama kita jaga lisan dan tulis kepada orang lain.

Mengenal SEVIMA

SEVIMA merupakan perusahaan Edutech (education technology) yang telah berkomitmen selama 18 tahun dalam menyelesaikan kendala kerumitan administrasi akademik di pendidikan tinggi (Universitas, Sekolah Tinggi, Institut, Politeknik, Akademi, dll.) dengan 99% keberhasilan implementasi melalui sistem informasi siAkadCloud

TAGS :

Komentar