Kontak Kami

Perguruan Tinggi

Optimalkan MBKM, UNAIR Tempati Posisi Pertama Indikator Kinerja Utama Kampus PTN-BH

18 Oct 2021

Surabaya, 15 Oktober 2021 – Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang dicanangkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi direspon dengan baik oleh beberapa perguruan tinggi. Salah satunya Universitas Airlangga. Pada kesempatan jumpa pers (15/10), Rektor UNAIR Prof. Moh Nasih dihadapan awak media menjelaskan:

Berkaitan dengan MBKM ada sembilan aktivitas yang bisa diikuti oleh siswa sebagai bagian dari implementasi MBKM. UNAIR sesungguhnya sudah sangat lama mengimplementasikan beberapa hal yang berkaitan dengan MBKM.

Dulu jika ada mahasiswa yang menjuarai beberapa bidang tertentu sudah kami hitung dengan SKS. Mahasiswa yang mengikuti konferensi atau pertukaran pelajar tidak perlu lagi KKN. Hal hal ini sejatinya sudah termasuk bagian dari implementasi dari MBKM. Demikian juga dengan magang dan praktik industri. UNAIR sangat mendorong dalam hal ini. Kami sudah memberangkatkan ratusan pelajar untuk melakukan magang industri. Kemarin kami sudah berkomunikasi dengan Menteri BUMN untuk ke depan bisa mendukung program-program magang industri lebih masif lagi. Tidak hanya itu, mahasiswa yang mengikuti penelitian dengan dosen dan mahasiswa yang wirausaha kami masukkan dalam SKS tertentu. Mereka yang sudah menjalankan start up dengan baik, kami memberikan penghargaan pada saat wisuda pula.

Selanjutnya, pembelajaran lintas studi dan rumpun ilmu, kami sudah aplikasikan sejak mahasiswa semester satu. Artinya semua sudah kami dukung penuh dengan sarana yang sangat maksimal. Hal-hal tersebut sebagai bukti bahwa UNAIR telah menjalankan MBKM dengan sebaik-baiknya dengan indikator penilaian dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi menunjukkan UNAIR telah melampaui batas penilaian.

UNAIR mencapai poin pencapaian 74, dengan poin pertumbuhan 673, dengan posisi tinggi 10 persen, dan hal ini jika dari kelompok PTNBH, UNAIR menduduki posisi pertama. Karena pencapaian itu UNAIR mendapatkan insentif 24 miliar dari menteri.

Sementara itu, Wakil Rektor Akademik, Mahasiswa, dan Alumni Prof. Bambang Sektiari mengatakan bahwa MBKM yang digalakkan oleh para jurnalis sejati sudah diterapkan UNAIR. Misalnya kompetisi yang diikuti siswa diikutsertakan dalam SKS. Salah satunya program studi kesehatan yang melakukan studi terpadu di RS UNAIR atau Rumah Sakit Pangkalan.

Dari data yang kami himpun, setidaknya ada 15.591 mahasiswa telah mengikuti program magang, kewirausahaan, pertukaran lintas studi, magang bersertifikat, dan beberapa program kegiatan sosial. (*)

Diposting Oleh:

Seprila Mayang SEVIMA

Tags:

mahasiswa baru mbkm UNAIR

Mengenal SEVIMA

SEVIMA merupakan perusahaan Edutech (education technology) yang telah berkomitmen sejak tahun 2004 dalam menyelesaikan kendala kerumitan administrasi akademik di pendidikan tinggi (Universitas, Sekolah Tinggi, Institut, Politeknik, Akademi, dll.) dengan 99% keberhasilan implementasi melalui SEVIMA Platform.

Jadwalkan Diskusi
SEVIMA Platform

Regulasi

Lihat Semua

    Video Terbaru

    Membangun Kampus Bermutu dan Mendunia tanpa Meninggalkan Budaya | Rektor Unmas Denpasar