Dunia Kampus

Apa Itu Pedagogik? Pengertian, Kompetensi, Tujuan, Aspek, Manfaat & Fungsi

SEVIMA.COM – Pedagogi merupakan sebuah istilah yang kerap kali digunakan di dunia pendidikan. Menurut KBBI, istilah pedagogi memiliki arti ilmu pendidikan atau ilmu pengetahuan. 

Istilah pedagogi sering juga disebut pedagogik atau pedagogi merupakan pengetahuan dan kemampuan untuk mendidik dan menyelenggarakan pembelajaran. Lalu, seperti apa pedagogik sebagai ilmu pengetahuan dan sebagai kompetensi yang harus dimiliki oleh pendidik? Berikut penjelasanya

Pengertian Pedagogik

Pedagogi merupakan sebuah keterampilan mengajar yang harus dimiliki oleh setiap pengajar. Seperti yang tertuang dalam UU No.14 tahun 2005 Pasal 10, pedagogi merupakan sebuah kemampuan mengelola pembelajaran peserta didik. 

Proses pembelajaran ini tak hanya sebuah formalitas di dalam kelas saja, namun pengajar juga melakukan pendalaman karakter sebagai pengajar yang profesional. Yuk kita pahami lebih detail apa tujuan, kompetensi, tujuan, aspek-aspek, manfaat dan fungsi pedagogi itu.

Kompetensi Pedagogik

Dalam pedagogi, terdapat istilah kompetensi pedagogik, apa itu? kompetensi pedagogik merupakan sebuah kompetensi yang mengarah pada keterampilan tenaga pendidik dalam mendidik para muridnya. Bisa diartikan, bahwa kompetensi pedagogi merupakan konsep dan cara yang dilakukan oleh dosen untuk mengajar para peserta didiknya. 

Sementara itu, pedagogi dalam istilah yang lebih umum memiliki arti keterampilan atau kemampuan tenaga pendidik untuk bisa mengatur dan mengelola proses pembelajaran. Tak hanya itu saja, dosen juga dituntut untuk menguasai kemampuan dalam melakukan interaksi belajar mengajar di dalam kelas. 

Jika dosen memiliki bekal kemampuan penguasaan keterampilan pedagogi yang baik, maka bisa dipastikan dosen bisa mengajar secara maksimal. Sehingga dosen pun akan jauh lebih mudah menyampaikan materi dan melakukan interaksi dengan mahasiswa di dalam kelas. 

Tujuan Kompetensi Pedagogik

Dalam setiap ilmu pengetahuan, pasti ada tujuan tersendiri yang harus dicapai. Nah, kompetensi pedagogik ini juga memiliki tujuan. Tujuannya antara lain:

1. Memanusiakan manusia

Pengajar diharapkan mampu menjadi rekan belajar mahasiswa yang baik. Oleh karena itu memanusiakan manusia di sini sangat berarti untuk membantu mereka belajar lebih mudah. Apalagi proses belajar ini sangat penting untuk melanjutkan masa depan mereka. 

2. Memahami jati diri

Ketika peserta didik sudah mampu memahami jati diri mereka, maka mereka akan lebih bisa menjalani kehidupan di masa mendatang.  Sehingga harapannya mereka akan jauh lebih kompeten dan ahli di bidang masing-masing. 

3. Dapat melatih keberanian

Jika pengajar sering mengajak berdialog dan diskusi dengan peserta didiknya, pasti mereka akan jauh lebih mudah berani untuk mengambil suatu tindakan. Ke depannya keberanian mereka dalam mencari sebuah pertanyaan akan terjawab. 

4. Mengembangkan kepribadian

Ketika mahasiswa ditempa dengan berbagai ilmu yang didapatkan selama perkuliahan, maka mereka akan lebih siap mengembangkan diri di kehidupan kelak. 

Baca juga: 5 Pengembangan Karir Dosen di Indonesia

Aspek Kompetensi Pedagogi

Dalam kompetensi pedagogi, ada beberapa aspek yang bisa dikuasai oleh calon pengajar. Aspek-aspek tersebut antara lain:

1. Memahami setiap karakter peserta didik

Dilihat dari pengertiannya, pedagogik merupakan kemampuan untuk memahami karakter serta melakukan kegiatan pembelajaran yang menarik kepada peserta didik. Yang mana proses ini bertujuan untuk memberikan ilmu serta metode pembelajaran yang tepat kepada para peserta didik. 

Jadi bisa disimpulkan, jika pengajar sangat memahami konsep pedagogik dengan baik, maka  peserta didik akan lebih terbantu. Salah satunya dalam meningkatkan prestasi akademik mereka. 

2. Menguasai teori belajar dengan baik

Dosen selaku pengajar juga harus memahami teori dalam belajar. Teori tersebut bisa disampaikan dengan teknik atau metode pembelajaran yang sesuai. Jika kemampuan ini bisa dilakukan secara kondusif di dalam kelas, maka peserta didik akan lebih fokus dengan apa yang disampaikan oleh dosen. 

3. Bisa mengembangkan kurikulum

Agar kompetensi pedagogik bisa berjalan dengan lancar, pengajar perlu sebuah kemampuan dalam mengembankan kurikulum. Kemampuan tersebut mencakup menyusun silabus atau rencana pembelajaran selama satu semester. Tak hanya itu, dosen juga diwajibkan bisa menyusun berbagai jenis tes atau ujian untuk menentukan penilaian, metode pembelajaran, dan lainnya. 

4. Mudah menciptakan pembelajaran yang mendidik

Mudah menciptakan pembelajaran yang mendidik dapat diartikan bahwa dosen atau pengajar tidak hanya melakukan penyampaian materi saja. Namun, dosen juga memberikan pendampingan kepada mahasiswa saat belajar. Misalnya dengan memberikan buku tambahan sebagai media pembelajaran mahasiswa. 

5. Mampu mengembangkan potensi peserta didik

Aspek kelima, dosen atau pengajar mampu mengetahui potensi dari peserta didik di bawah bimbingannya. Kemampuan tersebut bisa membantu dosen dalam mengasah potensi maasiswa untuk bisa terus berkembang. 

6. Mampu berkomunikasi dengan peserta didik

Tak berhenti dari situ, dosen juga diharuskan mampu berkomunikasi dengan peserta didik. Komunikasi tersebut bisa dijalin mulai dari penggunaan kata-kata yang baik dan santun dalam menyampaikan materi. Sehingga saat mahasiswa melakukan sebuah kesalahan atau teledor bisa diingatkan dengan baik. 

7. Memiliki kemampuan melakukan evaluasi pembelajaran

Setelah dosen berhasil melakukan pendekatan dan mengajar materi dengan baik, dosen wajib melakukan evaluasi pembelajaran dengan tepat. Kemampuan ini pastinya memiliki peran untuk mengukur efektivitas dari kegiatan belajar mengajar yang telah dijalankan. 

Baca juga: SEVIMA EdLink Mengubah Pandangan Dosen Tentang Kuliah Daring

Manfaat Kompetensi Pedagogik

Ketika menjalankan sebuah kompetensi pedagogik, pengajar (dosen) bisa mendapatkan manfaat yang luar biasa. Manfaat yang bisa dirasakan antara lain:

  1. Mendekatkan diri dengan mahasiswa
  2. Membantu mahasiswa lebih memahami materi perkuliahan
  3. Mengembangkan tingkat kreativitas mahasiswa
  4. Mendidik mahasiswa dengan baik
  5. Lebih memahami kondisi mahasiswa

Fungsi Kompetensi Pedagogik

Selain itu, ada pula fungsi kompetensi pedagogi yang sangat penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan di tanah air, antara lain:

  1. Lebih memahami fenomena pendidikan (situasi dan kondisi pendidikan) secara sistematis.
  2. Memberikan petunjuk mengenai apa yang harus dilakukan oleh pendidik.
  3. Menghindari terjadinya kesalahan dalam praktik mendidik anak, yaitu kesalahan konseptual, teknis dan kekeliruan yang bersumber dari kepribadian pendidik
  4. Membantu mengenal diri sendiri dan melakukan koreksi. 

Itulah pemahaman pedagogik yang bisa Anda telaah dengan baik. Nah, perlu Anda pahami jika proses kompetensi pedagogik bisa menjadi lebih mudah diterapkan dengan disertai media pembelajaran yang tepat. Salah satu media pembelajaran yang tepat adalah EdLink. 

Platform pembelajaran dengan konsep yang mengasyikkan ini sangat membantu dosen dan mahasiswa saat melakukan proses belajar mengajar. Makanya proses belajar mengajar akan lebih mudah dipahami oleh mahasiswa. 

Beberapa fitur menarik bisa Anda nikmati, antara lain ruang diskusi online, quiz online, hingga ujian dengan fasilitas proctoring yang sangat membantu dosen. Jadi kapan Anda mencoba merasakan kemudahan ini bersamaan dengan penerapan pedagogi? Mari bergabung seperti rekan SEVIMA lainnya. 

Mengenal SEVIMA

SEVIMA merupakan perusahaan Edutech (education technology) yang telah berkomitmen selama 18 tahun dalam menyelesaikan kendala kerumitan administrasi akademik di pendidikan tinggi (Universitas, Sekolah Tinggi, Institut, Politeknik, Akademi, dll.) dengan 99% keberhasilan implementasi melalui sistem informasi siAkadCloud

TAGS :

Komentar