Perguruan Tinggi | Regulasi & Kepatuhan
Batas Pelaporan PDDikti 2025-2 Kian Dekat, Ini Urutan Kerja agar Data Kampus Tidak Tertahan
27 Oct 2026
Penulis: Nita Linuria
Dosen Akper Bunda Delima Bandar Lampung
Artikel ini Masuk dalam 15 Besar “Kompetisi Menulis SEVIMA #revolutionizeEducation”
SEVIMA.COM – Sebelum terjadinya pandemi, Revolusi Industri 4.0 menuntut Perguruan Tinggi melakukan penyesuaian dalam menerapkan Pendidikan Era Revolusi 4.0. Peserta didik, pendidik, serta tenaga pendidik dituntut untuk menyesuaikan diri dan memanfaatkan Pendidikan Era Revolusi 4.0 dengan memanfaatkan informasi teknologi serta dapat mengimplementasikannya.
Tentunya banyak kendala pada saat mengimplementasikannya dari sarana dan prasarana yang kurang memadai. Kurangnya pengetahuan dan keterampilan dunia digital, serta sebagian peserta didik mungkin berada di daerah terpencil atau bahkan tidak memiliki laptop/ smartphone sebagai salah satu media pembelajaran.
Pandemi yang mewabah memaksa Perguruan Tinggi menerapkan Pendidikan Era Revolusi 4.0, khususnya Perguruan Tinggi kami. Akademi Keperawatan Bunda Delima merupakan salah satu Perguruan Tinggi Swasta di Wilayah Lampung, tentunya karena merupakan PTS bidang kesehatan, di masa pandemi harus menjadi role model setidaknya untuk lingkungan sekitar.
Pada masa pandemi mahasiwa tetap aktif bersosialisasi Gerakan 3M (memakai masker,mencuci tangan, dan menjaga jarak). Tidak hanya dengan bersosialisasi bahkan mahasiswa kami pun menghasilkan produk seperti masker, hand sanitizer yang dibagikan pada warga sekitar, mahasiswa memanfaatkan media sosial untuk melakukan sosialisasi. Secara tidak langsung pandemi mendorong mahasiwa untuk berpikir kreatif dan inovatif, pada tahap ini sebenarnya pelajar sudah melakukan revolusi edukasi #revolutionizeEducation terhadap masyarakat baik secara luar jaringan (luring) maupun dalam jaringan (daring).
Bagaimana dengan revolusi edukasi di kampus? Mahasiswa dan dosen mempunyai tantangan untuk melakukan perkuliahan secara online , dan mengapa saya menyebutnya tantangan? Sebelumnya kampus kami belum pernah melakukan perkuliahan secara online, pandemi yang mewajibkan pembatasan fisik tidak ada pilihan lain, perkuliahan harus tetap berlangsung. Pada saat itu dosen memanfaatkan platform pembelajaran online, jadi tidak ada ketentuan aplikasi yang dipakai oleh dosen.
Seperti kita ketahui Perguruan Tinggi wajib melakukan pelaporan melalui Pangkalan Data Pendidikan Tinggi, ketidakseragaman aplikasi yang dipakai oleh dosen, tentunya akan sulit pada saat pelaporan, maupun pengarsapan akademik.
Perguruan Tinggi pun dituntut melakukan revolusi teknologi kampus, kampus kami memilih satu platform pembelajaran yang wajib digunakan untuk perkuliahan online, dimana platform pembelajaran ini dirasakan paling tepat dan lengkap yaitu Sevima Edlink. Sevima Edlink merupakan aplikasi yang dikhususkan untuk dunia pendidikan dalam membantu dosen menghemat waktu, menjaga kelas tetap teratur, dan meningkatkan komunikasi dengan siswa.
Dengan aplikasi Edlink mahasiswa dan dosen dapat melakukan perkuliahan online dimanapun dan kapanpun. Fitur yang terdapat pada Edlink tersebut sangat lengkap dimana aktivitas pembelajaran, laporan perkuliahan (presensi, nilai perkuliahan) langsung terintegrasi dengan sistem informasi akademik. Dengan tampilan kekinian siswa pun sangat nyaman dalam penggunaan aplikasi Edlink. Bagaimana tidak, presensi siswa pun cukup dilakukan melalui smartphone. Bisa juga melakukan video conference , kuis interaktif, jadwal perkuliahan yang diingatkan dengan notifikasi, sharing, dan diskusi online.
Pada masa pandemi kampus kami benar-benar melakukan revolusi edukasi, beralih dari sistem luring menjadi berani. Hal ini merupakan perubahan besar pada sistem akademik, tentunya perubahan ini berdampak sangat positif bagi kemajuan kampus kami kedepannya. Habis pandemi terbitlah revolusi edukasi #revolutionizeEducation2020.
Diposting Oleh:
ahmaddimas
SEVIMA merupakan perusahaan Edutech (education technology) yang telah berkomitmen sejak tahun 2004 dalam menyelesaikan kendala kerumitan administrasi akademik di pendidikan tinggi (Universitas, Sekolah Tinggi, Institut, Politeknik, Akademi, dll.) dengan 99% keberhasilan implementasi melalui SEVIMA Platform.
Jadwalkan Diskusi