Liputan Media

Pandemi, Pendaftar UIN Sunan Ampel Surabaya (UINSA) Meroket

Penerimaan mahasiswa baru (PMB) memang sudah menjadi rutinitas setiap tahun bagi seluruh kampus di Indonesia. Berbagai persiapan harus dilakukan agar penerimaan mahasiswa baru bisa sukses dan lancar. Ini juga yang dilakukan oleh Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA). Kampus yang terletak di Kota Pahlawan ini menyiapkan secara detail penerimaan mahasiswa baru pada tahun 2020.

Berbagai cara dilakukan agar penerimaan mahasiswa baru tersebut sukses sesuai rencana. Untuk menyukseskan kegiatan penerimaan mahasiswa baru tersebut, akhirnya pihak kampus melakukan rombakan di seluruh sistem. Ini diharapkan agar bisa mempermudah saat proses pelaksanaannya.

Persiapan selama penerimaan mahasiswa baru

Proses PMB pada tahun 2020 memang sangat berbeda dari biasanya. Wabah pandemi di awal tahun 2020 terpaksa membuat para perguruan tinggi harus menyediakan plan lain agar proses seleksi tetap terlaksana dengan baik.

Kepala PUSTIPD UINSA, Dr. Imas Maesaroh, Dip,IM-Lib., M.Lib.,Ph.D., mengatakan bahwa seluruh proses penerimaan mahasiswa baru pada tahun 2020 dilakukan secara online. Mengingat wabah pandemi yang mulai mewabah di Indonesia, pihak kampus tidak berani mengadakan proses PMB seperti biasanya.

“Karena wabah pandemi di awal tahun, akhirnya kami memutuskan untuk mengadakan PMB secara online. Ini kami lakukan untuk meminimalisir kontak di masa pandemi ini,” ungkapnya.

Pada PMB online tahun 2020 ini, pihak UINSA dibantu oleh SEVIMA untuk menyukseskan kegiatan tersebut. Tim SEVIMA membantu pihak UINSA dalam menyiapkan sistem untuk PMB online. Meskipun tidak dilakukan sosialisasi dan koordinasi secara online, namun pihak SEVIMA dan UINSA tetap melakukan komunikasi secara berkala agar kegiatan bisa sesuai dengan harapan.

Tak disangka, meskipun berada di masa pandemi seperti ini peserta PMB online UINSA membludak. Banyak peserta yang antusias hingga mengirim email dan melakukan kontak kepada tim PMB UINSA.

Diakui oleh Imas, jika pihak UINSA tidak melakukan persiapan yang matang, maka tim PMB akan kewalahan saat proses kegiatan tersebut. Beruntungnya, tim PMB UINSA sudah siap dan sigap.
“Kami tidak bisa membayangkan, jika tanpa bantuan dari tim SEVIMA. Kami tidak akan bisa mengadakan PMB online seperti ini. Terlebih ada di masa pandemi seperti ini,” imbuh Imas.

Sukses melaksanakan PMB Online. Inilah yang akhirnya sangat menentukan kesuksesan pelaksanaan PMB online di kampus UINSA.

Bagikan artikel ini
TAGS :

Komentar