Dunia Dosen | Dunia Kampus | Tips & Trik

Cara Mendapatkan Gelar Guru Besar, Begini Syarat dan Tipsnya

SEVIMA.COM – Akhir-akhir ini, istilah Guru Besar sedang banyak diperbincangkan oleh khalayak ramai. Bahasan Guru Besar ini menjadi salah satu trending topic yang tak pernah bosan untuk dibahas. Lalu, siapa saja sih yang berhak untuk mendapatkan gelar Guru Besar? Lantas, apa saja syarat dan kewajibannya?

Apa pengertian dari Guru Besar?

Istilah guru besar sendiri sebenarnya sudah diatur dalam undang-undang nomor 20 tahun 2003 mengenai sistem pendidikan nasional dan juga diatur dalam undang-undang nomor 14 tahun 2005 mengenai guru dan dosen, serta guru besar. Guru besar sebenarnya memiliki istilah yang sama dengan profesor di sebuah perguruan tinggi. 

Profesor memiliki jabatan fungsional tertinggi di kalangan dosen yang mana masih mengajar di sebuah lingkungan pendidikan tinggi. Untuk bisa mendapatkan gelar guru besar ini, pengajar harus memiliki kualifikasi akademik doktor. Proses pengangkatan guru besar ini pun juga harus disesuaikan dengan undang-undang yang berlaku.

Baca juga: Strategi Sukses Perguruan Tinggi Dalam Penilaian Akreditasi dan Pengisian IPEPA

Bagaimana dengan syarat menjadi guru besar di perguruan tinggi?

Secara umum, syarat menjadi seorang guru besar di sebuah perguruan tinggi adalah yang bersangkutan masih aktif sebagai pendidik di perguruan tinggi. 

Berdasarkan Permenpan-RB Nomor 46 tahun 2013, syarat untuk menjadi profesor antara lain: 

  • Memiliki ijazah Doktor (S3) atau sederajat
  • Bisa didapatkan paling singkat tiga tahun setelah mendapatkan ijazah Doktor (S3)
  • Memiliki karya ilmiah yang dipublikasi pada jurnal internasional bereputasi
  • Memiliki pengalaman kerja sebagai seorang dosen paling singkat selama 10 tahun. 

Apa saja kewajiban seorang guru besar?

Untuk menjadi seorang guru besar di sebuah perguruan tinggi, rupanya harus memenuhi beberapa kewajiban yang harus dilakukan, antara lain:

  • Mempunyai kewenangan untuk membimbing calon doktor
  • Wajib menulis buku dan karya ilmiah serta menyebarluaskan gagasan untuk masyarakat

Sementara itu, para guru besar ini bisa mendapatkan kesempatan untuk mengajar di perguruan tinggi hingga batas usia pensiun mencapai 70 tahun. 

Apa saja sih tips untuk bisa menjadi seorang profesor?

Agar seorang dosen bisa mendapatkan gelar guru besar, maka dosen harus siap mengejar karir dengan menjalankan semua tugas dan kewajiban sebagai dosen. Beberapa hal yang bisa dilakukan antara lain:

1. Publikasi karya ilmiah

Terlebih dalam hal publikasi karya ilmiah. Dosen harus siap melakukan penerbitan jurnal internasional bereputasi. Semakin banyak jurnal yang dibuat maka semakin banyak pula kesempatan yang didapatkan

2. Memiliki masa jabatan yang panjang

Bagi Anda yang ingin mengajukan diri untuk mendapatkan gelar profesor, Anda harus menjadi dosen dengan tulus dan ikhlas. Paling cepat diberlakukan selama minimal 10 tahun. Namun jika Anda berasal dari sebuah perusahaan atau instansi, Anda bisa menempati jabatan tinggi paling singkat selama tiga tahun. 

3. Mencintai profesi dari hati

Untuk mengajukan diri sebagai guru besar, maka Anda harus mencintai profesi dengan senang hati. Untuk menjadi dosen bukan sebuah alasan belaka. Namun Anda harus pastikan jika Anda benar-benar mencintai apa yang sudah Anda kerjakan. 

Baca juga: 8 Indikator Kinerja Utama Perguruan Tinggi

Jika menjadi seorang Guru Besar adalah mimpi Anda, maka buatlah mimpi itu menjadi nyata. Menjadi seorang Guru Besar tidaklah mudah. Butuh perjuangan dan proses yang panjang. Terlebih dalam mencintai ilmu yang sudah Anda tekuni. Rasa cinta terhadap ilmu itulah yang menjadi bekal sebagai seorang Guru Besar yang tangguh dan inspiratif.  

Bagikan artikel ini

Komentar