Akademik & Mutu | Perguruan Tinggi
Ekuivalensi Kurikulum: yang Disetarakan Progres Studi Mahasiswa, Bukan Mata Kuliahnya
13 Oct 2026
28 Jan 2021

SEVIMA.COM – Di masa pandemi yang panjang seperti sekarang ini, kita harus beradaptasi dengan keadaan. Salah satu inovasi yang dilakukan Institut Bisnis Nusantara (IBN) adalah menerapkan model pembelajaran blended learning.
Blended learning ini memberikan dua metode yang sesuai dengan gagasan sistem pendidikan oleh Kemendikbud Nadiem Makarim di tengah pandemi ini. Di samping dosen melakukan pembelajaran tatap muka di kampus, dosen dapat memanfaatkan kecanggihan teknologi seperti aplikasi untuk pengumpulan tugas atau mendukung media pembelajaran.
Baca juga: Implementasi Blended Learning di Kampus LSPR Jakarta
Situasi sebelum pandemi, saat ini sangat berbeda sekali, hampir semua perguruan tinggi terdampak, salah satunya kampus IBN. Institut Bisnis Nusantara awalnya tidak siap dengan situasi ini, apalagi juga belum mempersiapkan alternatif perkuliahan. Seperti yang diungkapkan oleh Rektor Institut Bisnis Nusantara ibu Dr. MF Christiningrum, Ak, CA.
“Bagaimana situasi sebelum pandemi itu berbeda sekali, kami selalu berkumpul, kuliah dengan tatap muka, kegiatan UKM, HIMA dan sebagainya, lalu kemudian pandemi itu masuk, dan akibatnya di kampus, harus Study From Home. ”
“Saya dan tim termasuk yang tidak siap sama sekali, karena IBN tidak punya e-learning . Kondisi yang dulu nyaman lalu tiba-tiba tidak memungkinkan untuk kuliah, lalu apa? Tidak ada pilihan lain, IBN harus kuliah online dan mengandalkan teknologi.” Kata Ibu Rektor ketika Wawancara Virtual dengan tim SEVIMA.
Meski tidak siap dan tidak punya pengalaman, Institut Bisnis Nusantara tetap berusaha agar perkuliahan bisa dilakukan dengan harapan dan bagaimana supaya mahasiswa terselamatkan.
“Kami dan tim kecil mempelajari bagaimana cara melakukan kuliah online dengan aplikasi yang disediakan oleh SEVIMA, pada waktu itu platform SEVIMA EdLink . Kami tidak punya pengalaman sama sekali, tapi kami dibimbing oleh tim SEVIMA, kemudian kami mengumpulkan dosen tetap untuk dibimbing langsung. Apakah kami bisa memodifikasinya dimana-mana? Tidak sama sekali, kami hanya fokus bagaimana supaya mahasiswa terselamatkan.” Lanjut Christin
Baca juga: Bisa Ditiru, Penerapan Pembelajaran Blended Learning di STFK Ledalero NTT
Kunci sukses implementasi kuliah online di Institut Bisnis Nusantara itu adalah kerjasama seluruh civitas kampus dan dukungan dari pimpinan hingga yayasan dalam memfasilitasi kebutuhan kuliah online ini. Seperti menyediakan platform pembelajaran online dan ikut serta melihat proses dan kemajuan perkuliahannya secara langsung.
Itulah kisah proses perjuangan pelaksanaan blended learning di Institut Bisnis Nusantara (IBN). Kerjasama, kerja keras dan dukungan pimpinan kampus menjadi kunci utama keberhasilan pelaksanaan ini. Mungkin kampus Anda bisa mengambil pelajaran agar proses blended learning di kampus Anda berjalan dengan lancar.
Diposting Oleh:

Fadhol SEVIMA
SEVIMA merupakan perusahaan Edutech (education technology) yang telah berkomitmen sejak tahun 2004 dalam menyelesaikan kendala kerumitan administrasi akademik di pendidikan tinggi (Universitas, Sekolah Tinggi, Institut, Politeknik, Akademi, dll.) dengan 99% keberhasilan implementasi melalui SEVIMA Platform.
Jadwalkan Diskusi