Perguruan Tinggi | Regulasi & Kepatuhan
Batas Pelaporan PDDikti 2025-2 Kian Dekat, Ini Urutan Kerja agar Data Kampus Tidak Tertahan
27 Oct 2026
Perguruan Tinggi | Regulasi & Kepatuhan
23 Nov 2020

Cerita: Ardiansyah – Sekolah Tinggi Hukum IBMAM
Cerita ini Terpilih Menjadi 15 Finalis dalam Lomba Sharing Operator SEVIMA
SEVIMA.COM – Penutupan Laporan Aktivitas Mahasiswa dan Dosen, pernah terjadi di kampus kami, kampus kami terletak di wilayah DKI Jakarta tepatnya di wilayah Jakarta Pusat, selama 8 semester atau 3 tahun kampus kami tercinta tidak bisa melaporkan aktivitasnya, masalah ini terjadi 8 tahun yang lalu tepatnya di tahun 2012. Kenapa masalah ini terjadi di kampus kami? dan mengapa masalah ini terjadi cukup lama?.
Awal dari permasalahan yang muncul yaitu ketidaktertiban dalam mengelola aktivitas mahasiswa dan minimnya Sumber Daya Dosen yang ada di kampus kami. Dari pihak Kopertis (yang sekarang berubah menjadi LLDIKTI), tidak lagi memberikan surat teguran tetapi melayangkan surat penutupan laporan. Tentu hal ini membuat pimpinan dan civitas kampus merasa “khawatir” apalagi Mahasiswa mengetahui kondisi ini, mahasiswa protes, mahasiswa menuntut akan hak nya. Karena selama penutupan laporan, Aktivitas Mahasiswa Baru tidak dilaporkan di Forlap Dikti, begitu juga Aktivitas Mahasiswa yang masih berjalan tidak dilaporkan juga aktivitas tiap semesternya. Namun beruntungnya kampus kami masih bisa menerima Mahasiswa Baru tetapi dengan masalah yang tidak “tayang” di Dikti.
Pimpinan kampus kami dengan segera menindak lanjuti dan bertanggung jawab dalam kondisi ini. Pimpinan, tim akademik, tim operator, mendatangi Kopertis (nama Lembaga LLDikti saat itu). Pimpinan dan pihak kampus Kami diminta untuk bertanggung jawab, dengan beberapa persyaratan yang harus di ikuti. Pimpinan kampus kami pun “menyanggupi” dengan menanggung risiko dan tanggung jawab.
Dengan Arah dari Kopertis, dan didampingi pimpinan kampus kami, mulai Tim operator membantu tim akademik membenahi data mahasiswa dengan mengikuti segala persyaratan yang harus kami penuhi. Salah satu persyaratan yang cukup berat pada saat itu menurut kami, pemberkasan data siswa mulai dari Formulir siswa sampai data ijazah penerimaan siswa. Jumlah mahasiswa di kampus kami pun ada 1.200 Mahasiswa, ini yang membuat tim Operator dan Tim Akademik harus bekerja keras untuk memenuhi persyaratannya. Tentu kalau ditanya bagaimana pasti tetap dipetik pelajaran dan pengalaman ini.
Lagi-lagi persoalan pun berlarut-larut cukup lama, dengan kondisi tidak ditayangkannya aktivitas siswa. Ditambah lagi dengan adanya pergerakan mahasiswa yang protes karena “hak” mereka sebagai mahasiswa aktif dan lulus tidak tayang di Dikti.
Kondisi ini pun diperparah dengan mundurnya kepala operator kami, yang semula tim operator gunung berjumlah 2 orang, berkurang hanya tinggal 1 orang.
Yang harus saya ceritakan secara pribadi disini sisa 1 orang nya itu hanya saya, yang harus input pelaporan yang tertinggal ini, semula saya asisten operator yang hanya bekerja menyiapkan data secara fisik untuk keperluan Kepala operator kampus. Kali ini saya diminta untuk bisa meng-input data sekaligus menyiapkan dokumen yang diperlukan.
Yang akhirnya harus disikapi dengan kondisi logistik justru memotivasi diri sendiri untuk belajar aplikasi epsbed Layar Biru DOS (nama aplikasi saat itu), mulai dari belajar dengan pegawai puskom kopertis langsung selama 3 hari, gak cuma belajar input, saya pun juga mendapat dukungan semangat dari pimpinan, semangat bantuan dari tim akademik kampus, dan akhirnya saya pribadi bersama tim bisa menyelesaikan tugas dengan baik. Segala persyaratan yang diminta Kopertis pun akhirnya bisa terpenuhi dengan baik dan mendapat nilai 100% sampai Periode ini. Benar menurut istilah, musuh terbesar adalah diri kita sendiri, sekali lagi kalau ditanya bagaimana pasti tetap di petik pelajaran dan pengalaman yang berharga ini.
#pejuangPDDikti
#BerbagiBerhadiahSEVIMA
Diposting Oleh:

Fadhol SEVIMA
SEVIMA merupakan perusahaan Edutech (education technology) yang telah berkomitmen sejak tahun 2004 dalam menyelesaikan kendala kerumitan administrasi akademik di pendidikan tinggi (Universitas, Sekolah Tinggi, Institut, Politeknik, Akademi, dll.) dengan 99% keberhasilan implementasi melalui SEVIMA Platform.
Jadwalkan Diskusi