Info Sentra Vidya Utama | Pelaporan PDDikti

Contoh Cara Inisiasi Data Push Prefill di Neo Feeder 2022

SEVIMA.COM – Aplikasi PDDIKTI NEO Feeder 2022 sudah resmi dirilis pada 25 Februari 2022 kemarin.  Aplikasi Neo Feeder ini merupakan versi terbaru dari aplikasi PDDikti Feeder. PDDikti Neo Feeder sendiri adalah aplikasi yang digunakan untuk melaporkan dan mengelola data penyelenggaraan pendidikan tinggi di perguruan tinggi.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan perguruan dengan adanya Neo Feeder 2022 ini. Salah satunya adalah inisiasi data awal pada Aplikasi PDDikti Neo Feeder. Inisiasi data awal pada Neo Feder sendiri ada dua jenis; migrasi data dan push prefill

Untuk cara melakukan migrasi data pada aplikasi PDDikti Neo Feeder, sudah dibahas di artikel ini: Cara Migrasi Data pada Aplikasi PDDikti Neo Feeder 2022

Cara Push Prefill pada Aplikasi PDDikti Neo Feeder 2022

Selain migrasi data dari aplikasi PDDikti Feeder versi 4.1 ke aplikasi PDDikti Neo Feeder ini, Anda juga bisa melakukan inisiasi data (push prefill)

Proses ini merupakan sebuah cara untuk memasukkan data awal dari file prefill yang dapat diunduh pada laman PDDIKTI admin. File ini akan diisi dengan data dasar yang dibutuhkan perguruan tinggi untuk bisa masuk ke dalam aplikasi. Misalnya saja seperti identitas dasar perguruan tinggi serta data pengguna. 

Contoh inisiasi data (push prefill) ini dikutip dari panduan Panduan Instalasi PDDikti Neo Feeder yang diriliskan resmi oleh Ditjen Diktiristek, berikut contohnya:

Proses inisiasi data (push prefill) pada Windows

Buat Anda yang menggunakan Windows, Anda bisa melakukan langkah-langkah berikut ini. 

1. Masukkan data prefill yang bisa Anda dapatkan pada laman PDDIKTI Admin ke folder C:\prefill_pddikti sebelum Anda melakukan proses inisiasi data. 

2. Setelah itu, Anda bisa menjalankan aplikasi PDDIKTI Neo Feeder setelah proses instalasi selesai dengan melakukan klik Aplikasi Neofeeder. 

3. Pada halaman login, Anda bisa klik Inisiasi Data untuk memasukkan prefill perguruan tinggi yang berisi identitas awal Perguruan Tinggi (identitas Perguruan Tinggi, dosen, mahasiswa, data awal perkuliahan, dan akun PDDIKTI perguruan tinggi). 

4. Apabila file prefill sudah ada pada folder C:\prefill_pddikti, Anda bisa masukkan kode registrasi perguruan tinggi yang diperoleh dari laman PDDikti Admin. 

5. Klik Execute lalu lakukan proses inisiasi hingga selesai. Jangan pernah hentikan proses inisiasi secara paksa atau menutup browser sebelum proses generate data tersebut selesai atau berhasil. 

6. Jika proses inisiasi data selesai, Anda bisa langsung menggunakan aplikasi PDDIKTI Neo Feeder. Untuk bisa melakukan log in, Anda bisa menggunakan username dan password yang ada. 

Proses inisiasi data pada Multi Platform Operating System 

1. Masukkan file prefill ke dalam folder predill_pddikti

2. Anda bisa memasukkan ke command prompt pada folder fresh installer yang diekstrak

3. Jalankan perintah docker-compose build && docker-compose up

4. Pada browser buka http://localhost:8100

5. Tekan tombol INISIASI DATA

6. Masukkan kode registrasi

7. Anda bisa menekan tombol Execute dan tunggu hingga selesai. Kemudian tekan tombol close. 

8. Apabila proses inisiasi data selesai, Anda bisa langsung menggunakan aplikasi tersebut dan login menggunakan username dan password. 

Nah, itulah cara melakukan prefill pada PDDIKTI Neo Feeder. Anda bisa mengikuti langkah tersebut untuk menggunakan PDDIKTI Neo Feeder. Kira-kira kapan sih waktu yang tepat untuk menggunakan prefill atau migrasi data? Anda bisa berdiskusi dan menemukan jawabannya di sini

Oh iya, Untuk menginstall Neo feeder sendiri, DIKTI telah membekali installer untuk versi Windows dan Multiplatform. Untuk cara tutorial instalasi Neo Feeder di Windows bisa cek disini : Tutorial Instalasi Neo Feeder 2022 Di Windows. Untuk versi multiplatform disini: Cara Menginstal PDDIKTI Neo Feeder Multi platform.

Mengenal SEVIMA

SEVIMA merupakan perusahaan Edutech (education technology) yang telah berkomitmen selama 18 tahun dalam menyelesaikan kendala kerumitan administrasi akademik di pendidikan tinggi (Universitas, Sekolah Tinggi, Institut, Politeknik, Akademi, dll.) dengan 99% keberhasilan implementasi melalui sistem informasi siAkadCloud

TAGS :

Komentar