Aplikasi Online | Teknologi

Perbedaan Zoom Meeting dan Zoom Webinar, User Aktif Wajib Tahu!

SEVIMA.COM – Perbedaan Zoom Meeting Dan Zoom Webinar. Pandemi Covid-19 memaksa kita beradaptasi dengan kebiasaan baru, salah satunya bagaimana cara belajar atau bekerja dari rumah menggunakan platform video konferensi. Dengan video konferensi, memberi para pendidik dan bisnis peluang untuk belajar, berbagi, dan berinteraksi lintas jarak.

Walaupun ada beberapa masih gagap ketika menggunakan fasilitas ini namun seiiring waktu menjadi terbiasa. Aplikasi paling populer yang digunakan untuk video konferensi saat ini yaitu Zoom. Sebenarnya ada banyak platform video konfrensi seperti Google Meet, Microsoft Teams dll. Namun dari data pengguna Zoom meting juaranya.

Mengenal Aplikasi Zoom

Aplikasi Zoom merupakan aplikasi komunikasi dengan menggunakan video. Aplikasi tersebut dapat digunakan dalam berbagai perangkat seluler, desktop, hingga telepon dengan sistem ruang.

Penggunaan video konferensi (vicon) ini secara umum dapat dibagi dua, yaitu Meeting Online dan Webminar. Walau sama – sama merupakan kegiatan video conference dan menggunakan aplikasi yang sama namun ada beberapa perbedaan dari kedua kegiatan ini.

Perbedaan Meeting Online dan Webinar Secara Umum

Meeting Online

Meeting obline adalah untuk melakukan diskusi dan kolaborasi melalui web menggunakan audio, video, dan berbagi layar. Acara ini diselenggarakan oleh host, dan dihadiri oleh peserta yang diundang oleh host.

Setiap orang dalam rapat dapat mendengarkan dan berbicara satu sama lain dan dapat melakukan interupsi suara/gambar. Posisi penyelenggara sangat penting untuk mengatur lalu lintas suara dan gambar yang akan muncul.

Webinar

Webinar atau seminar web adalah sesi informatif yang disiarkan melalui web untuk mengedukasi individu yang tertarik untuk mempelajari subjek tertentu. Selama webinar, penyelenggara menyampaikan presentasi kepada audiens. Peserta tetap dalam mode hanya mendengarkan.

Mereka dapat mengetik dan mengajukan pertanyaan kepada penyelenggara menggunakan opsi Tanya Jawab di jendela webinar. Sementara peserta meeting online dapat aktif berkomunikasi satu sama lain, peserta webinar tidak berkomunikasi di antara mereka sama sekali.

Baca juga : SEVIMA EdLink, Aplikasi LMS Terbaik Karya Anak Bangsa

Perbedaan Zoom Meetings dengan Zoom Webinar

Nah, pengertian ini juga di adopsi oleh aplikasi Zoom, mereka membedaka antara Zoom Meetings dengan Zoom Webinar. Untuk lebih detailnya berikut tabel komparasi Pperbedaan Zoom Meetings dan Zoom Webinar.

No Zoom Meeting Zoom Webinar
1 Fungsi – Dirancang untuk kolaboratif Fungsi – Menyampaikan presentasi kepada audiens
2 Waiting Rooms – Selain membutuhkan password, penyelenggara dapat mengaktifkan Ruang Tunggu (Waiting Rooms) untuk menyaring peserta dan memastikan hanya mereka yang diundang acara yang dapat bergabung. Registration – Saat menjadwalkan webinar Anda, Anda dapat meminta pendaftaran. Seperti rapat, Anda dapat menyesuaikan halaman pendaftaran Anda untuk menangkap bidang yang Anda inginkan.
3 Registration – Untuk pengguna Zoom Meetings berlisensi, Anda memiliki opsi untuk menjadwalkan pertemuan Anda dan memerlukan pendaftaran peserta. Sesuaikan halaman pendaftaran Anda untuk menangkap bidang yang Anda inginkan. Branding – Sesuaikan halaman pendaftaran webinar Anda dengan skema warna, judul, spanduk, logo, dan informasi pembicara
4 Screen sharing – Host rapat dapat berbagi konten dan mengizinkan peserta untuk juga berbagi layar mereka. Saat berbagi layar, Anda juga dapat memutar musik dan video. Source tracking URLs – Dalam produk webinar Zoom, Anda dapat membuat link tautan unik yang memungkinkan Anda melihat dari mana pendaftar Anda berasal jika Anda membagikan halaman pendaftaran webinar di beberapa lokasi. Misalnya, Anda dapat membagikan satu tautan pelacakan sumber di Facebook dan lainnya di Twitter untuk melihat mana yang berkinerja terbaik.
5 Whiteboarding – Saat berbagi layar, Anda memiliki opsi untuk berbagi whiteboard. Layaknya papan tulis di ruang kelas, Anda dapat menggambar, mengetik, dan menempelkan stiker di atasnya. Host rapat dapat mengizinkan peserta untuk membuat anotasi bersama, artinya mereka juga dapat menggunakan konten yang dibagikan. Q&A – Fitur Q&A memungkinkan peserta untuk mengirimkan pertanyaan selama webinar. Host, Co-Host, dan panelis dapat menjawab pertanyaan yang diajukan. Selain itu, jika Host mengaktifkannya, peserta dapat menjawab dan mendukung pertanyaan peserta lain. Setelah webinar, Anda dapat mendownload laporan Q&A dan meninjau pertanyaan yang telah dikirimkan. Misalnya, untuk memberikan pengalaman tindak lanjut pasca-webinar, Anda dapat meninjau pertanyaan dan topik yang ditanyakan peserta.
6 Breakout Rooms – Fitur Breakout Rooms memungkinkan Anda membagi pertemuan menjadi 100 sesi terpisah, menciptakan ruang individu untuk kolaborasi erat dan diskusi kelompok kecil. PayPal and EventBrite integrations – Integrasi PayPal memungkinkan Anda untuk membebankan biaya pendaftaran untuk webinar Anda, dan integrasi Eventbrite memungkinkan Anda untuk menjual tiket dan mengelola pendaftaran webinar Anda dan informasi peserta secara otomatis tersinkronisasi. Lihat Zoom App Marketplace untuk melihat integrasi Zoom untuk webinar
7 Reactions – Peserta rapat dapat bereaksi selama rapat dengan emoji untuk berkomunikasi tanpa mengganggu rapat. Emoji akan muncul di pojok video peserta.
  • Post-webinar survey – Saat menjadwalkan webinar, Anda dapat menyiapkan survei yang akan muncul setelah acara. Anda bisa membuat survei sendiri atau peserta dialihkan ke survei pihak ketiga. Fitur ini bagus untuk mendapatkan feedback tentang bagaimana manfaat acara, apakah konten sudah sesuai, dan sebagainya.
8 Chat dalam rapat mendukung obrolan pribadi 1-ke-1 serta obrolan grup. Penyelenggara rapat dapat memilih dengan siapa peserta dapat mengobrol atau menonaktifkan obrolan sepenuhnya Attendee view management – Dengan webinar, Anda memiliki dukungan tiga layar untuk menampilkan panelis, pembicara aktif, dan presentasi secara bersamaan. Terlebih lagi, host dapat menyoroti video beberapa pengguna, memungkinkan peserta di desktop untuk melihat ini. Host webinar dan panelis juga dapat mengatur ulang urutan Tampilan Galeri (Gallery View).
9 Polling –  Untuk pengguna Zoom Meetings berlisensi, Anda dapat mengatur dan meluncurkan hingga 25 polling dalam satu pertemuan. Menampilkan jajak pendapat pilihan tunggal atau pilihan ganda agar peserta rapat dapat ikut terlibat. Streaming – Dengan Zoom untuk webinar, Anda juga memiliki kemampuan untuk menjangkau audiens yang lebih luas dengan streaming ke YouTube Live, Facebook Live, atau ke platform streaming lainnya.
10 Streaming – Pengguna Zoom Berlisensi memiliki kemampuan untuk melakukan streaming ke YouTube Live, Facebook Live, atau layanan streaming khusus untuk memperluas jangkauan audiens.
11 View management  Host atau Co-Host dapat menyoroti hingga sembilan peserta video sebagai pembicara utama aktif, dan peserta hanya akan melihat pembicara ini. Fitur ini sering digunakan untuk menampilkan pembicara utama. Host atau Co-Host juga dapat mengatur ulang urutan tampilan galeri peserta.

Pengunaan Zoom Meetings dengan Zoom Webinar

Penggunaan Zomm Meeting dan Zooom Webinar ini tentu saja terdapat plus minusnya, tergantung tujuan meeting itu sendiri. Seperti contoh sebuah kampus menyelenggarakan seminar online, tentu saja menggunakan Webinar akan jauh lebih mudah apabila menggunakan layanan Zoom Webinar.

Namun untuk perkuliahanm Zoom Webinar tentu saja kurang cocok, karena dalam perkuliahan atau bimbingan teknis (Bimtek) atau presentasi butuh berkolaborasi, berdikusi, berbicara satu sama lain dan dapat melakukan interupsi suara/gambar.

Itulah, perbedaan Zoom Meeting dan Webinar, dengan memahami perbedaan keduanya pengguna video konferensi dapat melakukan kegiatan tele konferensi lebih terarah dan penggunaannya untuk tujuan yang tepat sehingga dapat lebih produktif saat melakukan kegiatan dari dari rumah apakah itu untuk belajar atau bekerja. Selamat mencoba!

Bagikan artikel ini

Komentar