Akademik & Mutu | Perguruan Tinggi
Ekuivalensi Kurikulum: yang Disetarakan Progres Studi Mahasiswa, Bukan Mata Kuliahnya
13 Oct 2026
Info SEVIMA | Perguruan Tinggi
17 Dec 2020
SEVIMA.COM – STIE Jambatan Bulan (STIE JB) merupakan salah satu perguruan tinggi yang terletak di Kabupaten Mimika, Papua. Kampus ini memiliki visi untuk membentuk generasi baru berkualitas di tanah Papua. Berada di ujung timur Indonesia, STIE JB berusaha sekuat tenaga untuk membentuk lulusan yang bisa berkontribusi aktif dalam proses pembangunan dan menumbuhkan kembang sosial ekonomi di wilayah Papua dan Indonesia. Selain itu, Kampus ini juga memegang teguh kearifan lokal berbasis ekonomi kerakyatan.
Tujuan dan upaya yang sudah disusun sayangnya bertolak belakang dengan kondisi wilayah di Papua. Kampus harus berusaha ekstra untuk mewujudkannya. Kondisi wilayah di Mimika yang tidak memadai, membuat kampus ini kesulitan untuk membangun sistem informasi akademik. Terlebih lagi dengan membangun server sendiri.
Berdasarkan data PDDikti, saat ini terdapat 1.199 mahasiswa aktif. Sementara tenaga pendidik dan manajemen di kampus tersebut masih sangat terbatas. Tidak hanya itu, kampus tersebut juga belum mempunyai tenaga IT yang mumpuni untuk mengembangkan sistem informasi akademik sendiri.
Melihat keadaan ini, membuat STIE JB mencari solusi untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Hingga pada tahun 2017, pihak kampus melakukan studi banding ke Universitas Merdeka Malang (Unmer). Dari situ, STIE JB akhirnya menemukan jalan terang dari masalah tersebut.
Awalnya STIE JB ingin membuat aplikasi Cloud sendiri, namun biaya yang dibutuhkan sangat banyak. Oleh karena itu, pihak Unmer tidak menyarankan untuk membuat sistem layanan akademik sendiri.
“Pada mulanya, STIE JB ingin membuat Cloud sendiri. Namun, pihak Unmer menyarankan opsi lain karena hal itu dinilai tidak efektif. Jika membuat Cloud sendiri, kampus harus menyediakan langganan internet yang berbasis satelit dan tentunya disertai tenaga IT yang memadai. Ini bisa membuat pengeluaran kampus semakin meningkat sebesar 12 juta per-bulan. Belum lagi kondisi geografis Mimika yang belum memadai. Maka dari itu, pihak Unmer tidak menyarankan untuk membuat Cloud sendiri”, pungkas Abu Bakar.
Kami berencana untuk menggunakan layanan siAkad Cloud SEVIMA. Dengan menggunakan siAkad Cloud, permasalahan tersebut dapat diatasi. STIE JB tidak perlu khawatir lagi dengan sistem informasi akademik yang akan dibangun. Semua bisa dengan mudah ditemukan dalam fitur siAkad Cloud ini.
Setelah melakukan review produk, akhirnya memutuskan untuk menggunakan siAkad Cloud. Ternyata layanan inilah yang selama ini dicari oleh pihak kampus.
“Setelah mendapat respon dan demo dari pihak SEVIMA, kami merasa produk ini adalah produk yang dibutuhkan oleh STIE JB. Untuk itu, ketika diserahkan kepada pimpinan, beliau langsung menyetujuinya”, ungkap Abu Bakar.
Setelah mendapatkan pencerahan tersebut, pada akhir tahun 2017 pihak kampus langsung menghubungi tim SEVIMA. Nah, dari versi STIE JB akhirnya memutuskan untuk menggunakan layanan Siakad Cloud Silver pada tahun 2018.
Menurut Abu Bakar, Kaprodi Ekonomi Pembangunan STIE Jambatan Bulan Timika, setelah berhasil menerapkan layanan siAkad Cloud STIE JB membuat heboh masyarakat di Papua. Beberapa media menjadi headline atas keberhasilannya mengadakan Pendaftaran Mahasiswa Baru (PMB) berbasis online pertama di wilayah Mimika, Papua.
“Tak tanggung-tanggung, pada PMB 2018 ini pendaftar membludak hingga 3x lipat. Pendaftaran ini murni karena masyarakat Mimika dan sekitarnya penasaran dengan proses pendaftaran kuliah yang hanya memakai smartphone ”, tutur Abu Bakar.
Selama ini, proses PMB di kampus ini dilakukan secara offline . Tak jarang, setiap tahun PMB ini pun mengundang masa karena saling desak. Dengan menggunakan siAkad Cloud ini, pendaftaran tidak perlu lagi mengantri untuk melakukan proses pendaftaran.
Di tahun 2020 ini, pemanfaatan teknologi di STIE JB semakin berkembang. Layanan siAkad Cloud yang sudah terintegrasi dengan Edlink ini berhasil mengadakan tes masuk berbasis online. Calon siswa dapat melakukan tes CBT secara online di rumah masing-masing dan langsung bersantai melalui aplikasi Zoom. Menariknya lagi, hasil yang didapat langsung muncul pasca calon siswa menyelesaikan soal ujian.
Abu Bakar juga menuturkan bahwa mereka sangat berharap jika SEVIMA selalu melakukan update fitur terbaru dari semua perubahan program DIKTI. Ini akan mempermudah kampus STIE JB dalam melakukan pelayanan kepada mahasiswa di masa mendatang. Atas usaha dan kerja keras dari kampus ini, SEVIMA akhirnya memberikan penghargaan Best Self Learner pada tahun 2019.
Merasakan manfaat yang sangat luar biasa dari produk-produk SEVIMA, Abu Bakar berharap jika SEVIMA perlu melakukan canvassing di wilayah Indonesia Timur. Mengingat semakin banyaknya mahasiswa yang membludak, namun belum ada sistem informasi akademik yang memadai. Untuk itu, pemanfaatan layanan Cloud ini sangat membantu kampus dalam proses pendaftaran, PMB, hingga perkuliahan.
Sistem informasi berbasis akademik IT sangat dibutuhkan oleh setiap kampus. Kemudahan tersebut akan membantu kampus dalam melakukan proses kegiatan sistem informasi akademik. Nah, jika Anda ingin merasakan kemudahan seperti STIE Jambatan Bulan Timika, langsung saja kunjungi siakadcloud.com .
Diposting Oleh:
Seprila Mayang SEVIMA
SEVIMA merupakan perusahaan Edutech (education technology) yang telah berkomitmen sejak tahun 2004 dalam menyelesaikan kendala kerumitan administrasi akademik di pendidikan tinggi (Universitas, Sekolah Tinggi, Institut, Politeknik, Akademi, dll.) dengan 99% keberhasilan implementasi melalui SEVIMA Platform.
Jadwalkan Diskusi