Berita & Artikel


SEVIMA.COM – Sepakat gak, kalau kuliah daring ternyata membutuhkan lebih banyak energi dan kreativitas. Selama masa social distancing seperti ini, seluruh kegiatan perkuliahan akan dilakukan dari rumah. Namun, ternyata perkuliahan yang dilakukan secara online dirasa menjenuhkan. Nah untuk menghindari mahasiswa stres, dosen harus memberikan pembelajaran online yang sedikit berbeda agar perkuliahan menjadi lebih efektif dan menyenangkan. Langsung saja cus kita bahas tips kuliah daring agar gak garing. 4 Tips Kuliah Daring Agar tidak Garing 1. Pilih Desain Sederhana Guna Menghindari Stres Mahasiswa Gunakan desain penyampaian materi yang sederhana, kan prinsip pembelajaran daring harus mencapai tujuan pembelajaran. Anda bisa gunakan slide power point, video, podcast, maupun mencari referensi dan sumber belajar relevan di internet. Baca juga: 5 Tips Kuliah Online Agar Lebih Efektif 2. Pilih Mode Pembelajaran yang Sederhana Pilih mode pembelajaran yang sederhana dan sebisa mungkin variatif, bergantian atau gabungan mode belajar yang sifatnya synchronous atau satu waktu dan beda tempat serta asynchronous atau beda waktu dan beda tempat. 3. Padukan Tool Pembelajaran Online dengan Sosial Media Manfaatkan LMS seperti SEVIMA EdLink padukan dengan media sosial populer yang banyak digunakan mahasiswa seperti Youtube, Instagram, dan Spotify. 4. Berikan Tugas yang Sederhana tapi Berimpek Karena situasi seperti tugas kuliah bisa diubah dengan format yang lebih sederhana dan memiliki manfaat yang luas. Contoh mahasiswa diberikan tugas untuk merancang dan mengeksekusi social campaign melalui media sosial. Itulah 4 tips yang bisa Anda lakukan agar perkuliahan online menjadi lebih hidup. Bagi rekan-rekan dosen yang belum punya platform untuk kuliah online, coba deh aplikasi EdLink untuk memulai kuliah online di kampus Anda. Semangat berkuliah online ya!

Baca Selengkapnya »

SEVIMA.COM – Setelah munculnya wabah Covid-19 di belahan bumi, sistem pendidikan pun mulai mencari suatu inovasi untuk proses kegiatan belajar mengajar. Terlebih adanya Surat Edaran no. 4 tahun 2020 dari Menteri Pendidikan dan kebudayaan yang menganjurkan seluruh kegiatan di institusi pendidikan harus jaga jarak dan seluruh penyampaian materi akan disampaikan di rumah masing-masing. Setiap institusi pun dituntut untuk memberikan inovasi terbaru untuk membentuk proses pembelajaran yang sangat efektif ini. Sayangnya, tak semua institusi pendidikan rupanya paham betul mengenai inovasi terbaru yang harus dipakai untuk melakukan pembelajaran selama pandemi. Kebanyakan dari mereka masih belum bisa menyesuaikannya karena terkendala sarana dan prasarana. Jangan khawatir dulu, bagi anda yang masih bingung menemukan model pembelajaran terbaru yang pas untuk peserta didik anda. Beberapa ahli sudah menggodok tentang metode pembelajaran yang cocok selama pandemi ini. Apa saja sih metode pembelajaran tersebut? Berikut ulasannya. 1. Project Based Learning Metode project based learning ini diprakarsai oleh hasil implikasi dari Surat Edaran Mendikbud no.4 tahun 2020. Project based learning ini memiliki tujuan utama untuk memberikan pelatihan kepada pelajar untuk lebih bisa berkolaborasi, gotong royong, dan empati dengan sesama. Menurut Mendikbud, metode project based learning ini sangat efektif diterapkan untuk para pelajar dengan membentuk kelompok belajar kecil dalam mengerjakan projek, eksperimen, dan inovasi. Metode pembelajaran ini sangatlah cocok bagi pelajar yang berada pada zona kuning atau hijau. Dengan menjalankan metode pembelajaran yang satu ini, tentunya juga harus memerhatikan protokol kesehatan yang berlaku. Baca juga: Cegah Corona, Beberapa Kampus Ternama Gunakan EdLink Untuk Kuliah Online 2. Daring Method Untuk menyiasati ketidak kondusifan di situasi seperti ini, metode daring bisa dijadikan salah satu hal yang cukup efektif untuk mengatasinya. Dilansir dari Kumparan, Kemendikbud mengungkapkan bahwa metode daring bisa mengantasi permasalahan yang terjadi selama pandemi ini berlangsung. Metode ini rupanya bisa membuat para siswa untuk memanfaatkan fasilitas yang ada di rumah dengan baik. Seperti halnya membuat konten dengan memanfaatkan barang-barang di sekitar rumah maupun mengerjakan seluruh kegiatan belajar melalui sistem online. Nah, metode daring ini sangatlah cocok diterapkan bagi pelajar yang berada pada kawasan zona merah. Dengan menggunakan metode full daring seperti ini, sistem pembelajaran yang disampaikan akan tetap berlangsung dan seluruh pelajar tetap berada di rumah masing-masing dalam keadaan aman. Baca juga: Tetap Bisa Kuliah dengan Pembelajaran Online via EdLink 3. Luring Method Luring yang dimaksud pada model pembelajaran yang dilakukan di luar jaringan. Dalam artian, pembelajaran yang satu ini dilakukan secara tatap muka dengan memperhatikan zonasi dan protokol kesehatan yang berlaku. Metode ini sangat pas buat pelajar yang ada di wilayah zona kuning atau hijau terutama dengan protocol ketat new normal. Dalam metode yang satu ini, siswa akan diajar secara bergiliran (shift model) agar menghindari kerumunan. Dikutip dari Kumparan, model pembelajaran Luring ini disarankan oleh Mendikbud untuk memenuhi penyederhanaan kurikulum selama masa darurat pendemi ini. Metode ini dirancang untuk menyiasati penyampaian kurikulum agar tidak berbelit saat disampaikan kepada siswa. Selain itu, pembelajaran yang satu ini juga dinilai cukup baik bagi mereka yang kurang memiliki sarana dan prasarana mendukung untuk sistem daring. 4. Home Visit Method Seperti halnya metode yang lain, home visit […]

Baca Selengkapnya »

SEVIMA.COM – Memasuki tahun ajaran baru di tengah pandemi tentunya membawa perubahan dalam pelayanan pendidikan. Kali ini Politeknik Negeri Nusa Utara (POLNUSTAR) terus berupaya memperbaiki administrasi dan pelayanan kepada para civitas akademika khususnya mahasiswa dengan implementasi siAkad Cloud. Implementasi siAkad Cloud merupakan aksi nyata POLNUSTAR untuk memberikan pelayanan akademik terbaik bagi mahasiswanya apalagi di situasi pandemi yang belum jelas kapan akan berakhir. Untuk mensukseskan implementasi sistem informasi akademik berbasis cloud ini TIM SEVIMA memberikan pelatihan khusus untuk kampus POLNUSTAR dalam penggunaan siAkad Cloud. Pelatihan dilaksanakan selama 3 hari secara online dengan mempelajari beberapa modul penting yang ada di siAkad Cloud. Pelatihan Online siAkad Cloud untuk POLNUSTAR Hal terpenting dan yang segera dipakai oleh POLNUSTAR adalah modul penerimaan mahasiswa baru. Pelatihan modul penerimaan mahasiswa baru untuk memudahkan pendaftaran di masa pandemi. Tujuannya tak lain adalah untuk memberikan kemudahan kepada pihak perguruan tinggi agar bisa melakukan pendaftaran mahasiswa baru di tengah pandemi. Baca juga: Pelatihan SiAkad Cloud Di Kampus Politeknik Pariwisata Makassar Seperti yang kita ketahui, memang pendaftaran yang dilakukan di tahun pelajaran baru ini memang sedikit berbeda dengan tahun lalu. Sehingga mau tidak mau, seluruh kegiatan pendaftaran harus dilakukan secara online. Nah, disinilah seluruh pegawai dari perguruan tinggi tersebut dibekali pelatihan modul agar seluruh kegiatan pendaftaran bisa berjalan sesuai rencana. Salah satu modul yang harus segera diterapkan juga dan masih berkaitan dengan PMB online adalah modul pembayaran dengan Sevimapay. Pengenalan proses pembayaran dengan Sevimapay ini diharapkan akan mempermudah para mahasiswa dan kampus untuk melakukan transaksi pembayaran. Terlebih di tengah situasi pandemi yang tidak menentu seperti ini melakukan transaksi melalui Sevimapay bisa dijadikan sebagai solusi terbaik dalam proses pembayaran kuliah. Selain pelatihan dua modul itu masih banyak lagi beberapa modul di siAkad Cloud. Nah, di tengah situasi pandemi sperti ini, POLUNSTAR sudah berusaha untuk melakukan salah satu hal terbaik untuk memperbaiki pelayanan pendidikannya. Lalu bagaimana dengan perguruan tinggi anda? Siapkah anda melakukan perubahan terbaik untuk kampus anda? siakadcloud.com

Baca Selengkapnya »

SEVIMA.COM – Munculnya virus Corona di Indonesia selama beberapa pekan ini membuat beberapa kegiatan harus diupayakan untuk dilakukan di dalam rumah saja. Pemerintah pun sudah menganjurkan seluruh masyarakat untuk melakukan social distancing agar virus yang sedang melanda di seluruh Negara ini bisa berkurang di Indonesia. Selain itu, pemerintah juga sudah mulai mengambil keputusan agar para pelajar melakukan seluruh aktivitas di dalam rumah. Hal ini juga berimbas kepada sistem perkuliahan di Indonesia. Seluruh kegiatan belajar mengajar serta ujian yang biasa dilakukan dengan sistem tatap muka pun harus dilakukan dengan sistem perkuliahan daring. Seluruh kegiatan tersebut diberikan melalui sistem online. Sehingga seluruh mahasiswanya dapat mengakses kegiatan tersebut di rumah masing-masing. Anda sebagai dosen akan kesulitan untuk melakukan perkuliahan online tanpa adanya tool yang digunakan. Nah Anda bisa memanfaatkan SEVIMA EdLink. SEVIMA EdLink adalah aplikasi yang membatu pembelajaran daring menjadi lebih mudah dan efektif. Kira-kira apa saja aktivitas yang bisa dilakukan seorang dosen di SEVIMA EdLink: 1. Sinkronisasi kelas di SIAKAD dengan mudah Dengan EdLink Anda sebagai dosen bisa memanfaatkan fitur sinkronisasi kelas dengan sistem SIAKAD di perguruan tinggi Anda. Jadi Anda tidak perlu khawatir lagi tentang data Akademik, kurikulum dll karena sistem e-learning SEVIMA EdLink bisa tersinkron dengan siAkad kampus. 2. Bagikan materi gak pake ribet Anda tidak perlu lagi takut tidak bisa memberikan materi kuliah, dengan SEVIMA EdLink aktivitas membagikan materi menjadi lebih mudah, bahkan tidak hanya sekedar share, Anda juga bisa membagikan materi dengan melakukan presentasi melalui video conference. 3. Bagikan tugas, koreksi dan beri nilai langsung ke mahasiswa Hal yang tak kalah penting lagi adalah aktivitas membagikan tugas, mengoreksi dan memberi nilai kepada mahasiswa, jadi dengan EdLink semua bisa dilakukan otomatis. Jadi tambah seru kan perkuliahan dengan EdLink? 4. Bagikan kuis, ketahui peluang curang mahasiswa saat mengerjakan Ingin tambah seru lagi? Agar mahasiswa tidak bosan dengan pemberian materi dan tugas, coba praktekkan aktivitas kuis di SEVIMA EdLink, dijamin makin seru perkuliahan online Anda, apa lagi ada pendeteksi kecurangan di modul kuis ini. 5. Lihat laporan aktivitas mahasiswa dengan mudah Ingin menilai mahasiswa berdasarkan aktivitas perkuliahan online-nya. Wah bisa banget, di EdLink Anda bisa lihat laporan aktivitas mahasiswa dengan mudah. Jadi tidak perlu khawatir aktivitas mahasiswa tidak makasimal. 6. Lihat progress mahasiswa dalam mengerjakan tugas dan kuis Masih khawatir mahasiswa tidak aktif mengerjakan tugas dari Anda. “Mahasiswa ini kirim tugas gak ya, mahasiswa ini beneran ngerjain tugas gak ya”. Nah, dengan tampilan Progress mahasiswa anda bisa tenang sambil ngemil melihat Progress mahasiswa Anda. 7. Lakukan video conference tanpa batas waktu Tidak melulu membagikan materi dan tugas, mahasiswa juga butuh bertatap muka walaupun melalui daring. Nah bapak ibu dosen bisa menggunakan aktivitas pembelajaran dengan video conference di SEVIMA EdLink, tanpa batas waktu. Itulah 7 aktivitas yang bisa Anda lakukan role dosen di SEVIMA EdLink. Apakah hanya 7 aktivitas itu, tentu saja tidak masih banyak lagi aktivitas-aktivitas yang bisa Anda lakukan untuk membuat perkuliahan menjadi lebih efektif. Selamat mencoba! edlink.id

Baca Selengkapnya »

SEVIMA.COM – Memanfaatkan teknologi dalam dunia pendidikan merupakan salah satu hal yang sangat efektif dilakukan akhir-akhir ini. Seperti halnya pada pembelajaran dengan metode blended learning. Metode Blended learning ini dinilai sangat fleksibel dan mudah diaplikasikan oleh pelajar dan pengajar. Dilansir dari kanal Youtube New EdTech Channel, terdapat lima tips yang bisa anda siapkan untuk menerapkan metode blended learning. Mau tahu apa saja tips yang bisa anda terapkan? Simak ulasan berikut ini. 1. Siapkan sistem manajemen pembelajaran agar terorganisir dengan baik Sistem manajemen pembelajaran atau biasa dikenal dengan Learning Management System (LMS) merupakan salah satu hal yang penting dan krusial dalam pembelajaran blended learning. Anda bisa menggunakan EdLink untuk mengelola kelas. Saat menyiapkan LMS, pengajar diharapkan agar lebih memerhatikan manajemen tugas, ujian dan materi pembelajaran dengan tepat. Tujuannya tak lain adalah untuk lebih mengenalkan metode blended learning kepada pelajar dengan matang. Sehingga pembelajaran tersebut bisa diterima oleh mereka. Harapannya, dengan melakukan persiapan sistem manajemen pembelajaran dengan baik, pelajar dapat terbantu saat menghadapi pembelajaran yang sedikit berbeda dari sebelumnya. Selain itu, pengajar juga sangat disarankan agar lebih proaktif kepada para pelajaran dan orangtua dalam pengenalan metode blended learning ini. Baca juga: Sangat Mudah, Begini Cara Daftar SEVIMA EdLink 2. Bersiaplah untuk melakukan flipping classroom dengan baik Yang dimaksud dengan flipping classroom disini adalah pelajar bisa menerima penyampaian materi yang disampaikan oleh pengajar di luar pembelajaran di dalam kelas. Hal penting lain yang harus disiapkan adalah melakukan rekaman video pembelajaran, membuat konten menarik untuk proses belajar mengajar, dan membuka sesi belajar tambahan dan diskusi untuk para pelajar di luar jam pelajaran yang sudah ada. Jika penerapan flipping classroom ini dilakukan dengan baik, seluruh kegiatan belajar mengajar akan lebih efektfif. Sebagai pengajar yang kompeten, jangan lupa untuk memberikan feedback kepada pelajar 3. Buatlah pembelajaran yang sinkron dan interaktif Sangatlah menarik bila penyampaian materi lebih dilakukan dengan hal baru dan dinilai cukup fresh. Seperti pembuatan video pembelajaran interaktif dengan memanfaatkan program dari beberapa aplikasi terbaik. Peljar dan pengajar akan lebih mudah untuk melakukan interaksi dengan baik apabila melakukan pembelajaran ini dengan baik. Terutama dalam hal penyampaian materi yang akan disampaikan dalam suatu pembelajaran. 4. Fokus pada design pembelajaran Inilah hal yang paling penting dalam pembelajaran blended learning. Pengajar diharapkan mampu fokus terhadap design pembelajaran yang akan disampaikan untuk para pelajar. Pertama, anda harus lebih memerhatikan urutan strategi pembelajaran kepada pelajar. Yang kedua adalah anda harus sangat berhati-hati ketika memilih program teknologi yang cocok dan pas untuk diterapkan dalam pembelajaran pelajar. Selanjutnya, anda perlu mengikutsertakan pelajar dalam melakukan proses pembelajaran selama studi. Meskipun blended learning ini dinilai baru, namun bisa dipastikan bahwa sistem pembelajarannya wajib berpacu pada kurikulum yang berlaku. Dengan demikian, materi yang disampaikan kepada pelajar pasti akan bisa terstruktur dan tersampaikan dengan baik. Baca juga: Terbukti! SEVIMA EdLink Tingkatkan Minat Belajar di Tengah Pandemi Covid-19 5. Ajarkan keterampilan teknologi dasar Namanya juga blended learning, pastinya pelajar juga harus diajarkan tentang ketrampilan teknologi. Selama melakukan proses pembelajaran ini pengajar harus mampu membekali para pelajar untuk memiliki keahlian teknologi. Pentingnya penggunaan teknologi ini juga berkaitan proses belajar mengajar […]

Baca Selengkapnya »

SEVIMA.COM – Salah satu kegiatan penting dalam sebuah perguruan tinggi adalah Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB). SPMB ini tujuan untuk menyaring dan menemukan bibit unggulan yang memungkinkan untuk mencetak lulusan yang terbaik nantinya. Namun penerimaan mahasiswa baru di perguruan tinggi saat ini sedang mendapat ujian, karena adanya pandemi Covid-19. Untuk mengatasi hal tersebut, saat ini sudah ada sistem untuk melakukan seleksi penerimaan mahasiswa baru secara online. Dengan adanya SPMB Online calon mahasiswa hanya mendtafarkan diri lewat sistem yang nantinya langsung terintegrasi. Calon mahasiswa juga tidak perlu antri lama – lama dan pihak administrasi tidak capek lagi harus layani satu – satu. Berikut 10 Keunggulan proses PMB Online dengan siAkad Cloud: 1. Proses pendaftaran yang simple dan mudah bagi calon mahasiswa 2. Terintegrasi dengan sistem pembayaran online 3. Terintegrasi dengan Computer Based Test (CBT) 4. Proses penilaian dan ranking otomatis 5. Terintegrasi dengan modul keuangan mahasiswa, biaya daftar ulang mahasiswa baru. 6. Pembuatan Nomor Induk Mahasiswa (NIM) secara otomatis 7. Dapat melayani ribuan calon mahasiswa tanpa crowded tanpa antri 8. Tidak merepotkan panitia PMB 9. Calon mahasiswa bisa daftar dan ujian, anytime anywhere, tergantung regulasi kampus 10. Pendaftaran dilakukan secara online dan kampus akan terlihat profesional Itulah beberapa kelebihan atau manfaat penerimaan mahasiswa baru secara online, jadi tunggu apalagi ayo saatnya kampus Anda go digital untuk proses pendaftaran mahasiswa baru yang lebih efektif dan efisien. Mahasiswa senang pihak kampus pun tenang. Tunggu apalagi yuk coba gratis disini: siakadcloud.com

Baca Selengkapnya »

SEVIMA.COM – Untuk memudahkan pengguna dalam melakukan pencarian perguruan tinggi dan jurusan di platform Maukuliah.id SEVIMA jalin kerjasama dengan AltoShift. AltoShift merupakan pengembang Smart Search Technology untuk meningkatkan kemampuan fitur pencarian di sebuah aplikasi/platform. Sedangkan Maukuliah.id sendiri adalah platform yang membantu siswa dalam mencari dan membandingkan informasi perguruan tinggi dan program studi di seluruh Indonesia. Maukuliah.id juga memberikan informasi mengenai dunia perkuliahan, memberikan ulasan yang sangat jelas dan lengkap buat para calon mahasiswa yang ingin memasuki dunia perkuliahan. Smart Search Permudah Pencarian Kampus & Prodi Dengan adanya fitur Smart Search dari AltoShift ini akan memberikan kemudahan lebih bagi para pengguna Maukuliah.id ketika mencari perguruan tinggi atau jurusan yang ingin di cari oleh calon mahasiswa. Secara teknis Smart Search ini akan menampilkan hasil pencarian ketika pengguna membubuhkan kata kunci (kampus atau prodi) tertentu, sehingga pengguna Maukuliah.id lebih cepat dan akurat dalam menemukan kampus atau jurusan. Semoga pengembangan Smart Search dari AltoShift ini memberikan dampak yang baik untuk pengguna dan perkembangan platform Maukuliah.id. Nah, untuk teman-teman yang ingin cari perguruan tinggi atau program studi, yuk coba kehandalan Smart Search dari AltoShift yang sudah diterapkan di: Maukuliah.id

Baca Selengkapnya »

SEVIMA.COM – Sadar atau tidak, saat ini teknologi menjadi kunci bagi manusia untuk tetap mempertahankan aktivitas kehidupan maupun bisnis selama masa pandemi COVID-19. Kemudahan yang ditawarkan teknologi memang sangat membantu aktivitas masyarakat dalam kondisi physical distancing. Selain membantu dalam sektor bisnis, teknologi seperti telekonferensi pun dimanfaatkan di dunia akademis seperti perguruan tinggi. Platform e-learning seperti EdLink kebanjiran pengguna sejak kebijakan pembelajaran dari rumah di berlakukan. Lambat laun, perilaku ini akan menjadi hal yang biasa. Mereka yang sebelumnya tak mengenal platform e-learning EdLink, kini menjadi pengguna harian demi melangsungkan studi di tengah pandemi. Penggunaan Teknologi Edukasi selama Pandemi Penerapan teknologi dalam dunia edukasi akan semakin masif mengingat masyarakat yang sudah terbiasa dengan aktivitas selama masa pandemi. Hal ini senada dengan prediksi masa depan setelah pandemic berakhir menurut Forbes. Salah satu prediksi yang disebut Forbes adalah maraknya kegiatan yang dilakukan secara digital termasuk kegiatan akademis. Konsep pemanfaatan teknologi di tengah pandemi saat ini menjadi cerminan penerapan digitalisasi kampus atau sering disebut smart campus di perguruan tinggi. Smart campus adalah konsep kampus atau perguruan tinggi yang memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk mengintegrasikan berbagai aktivitas sivitas akademika. Manfaat smart campus adalah untuk mempermudah aktivitas hingga memangkas proses menjadi lebih praktis. Baca juga: Sudahkah Kampus Anda Menjadi Smart Campus? Siakad Cloud membantu 100 perguruan tinggi lebih dalam memberikan pelayanan prima untuk civitas kampus, bahkan di musim pandemi ini siAkad Cloud juga memudahkan kampus dalam melakukan pendaftaran mahasiswa baru secara online (siakadcloud.com/mitra-siakadcloud). Kami Berkomitmen untuk Membantu Perguruan Tinggi Di tengah pandemi, kami terus beradaptasi. Kami berinovasi untuk membantu perguruan tinggi dalam menjalankan kegiatan akademik yang sesuai dengan pedoman new normal, seperti; 1. PMB Online Memastikan perguruan tinggi Anda tetap bisa sukses penerimaan mahasiswa baru 2. CBT Online Memudahkan tes penerimaan mahasiswa baru yang lebih cepat dan akurat 3. Pembayaran Online Memastikan pembayaran yang lebih mudah agar calon mahasiswa terbantu 4. Kuliah Online Memastikan pembelajaran di kampus Anda tetap berjalan dengan baik 5. Bimbingan Online Memudahkan mahasiswa tetap bisa bimbingan online 6. Absensi Online Memastikan pegawai/dosen kampus tetap bisa bekerja dari rumah Kemudahan ini hanya beberapa contoh manfaat siAkad Cloud yang sudah dirasakan sivitas akademika di Indonesia. Secara lebih luas, siAkad Cloud dapat mengakomodir beragam aktivitas sivitas akademika melalui sistem yang terintegrasi. Baca juga: 10 Digitalisasi yang Harus Dilakukan Perguruan Tinggi di Era Disruptif Kami tahu meski tidak sepenuhnya terganti oleh kegiatan digital, diprediksi penyelenggara kegiatan akan mengombinasikan kegiatan online dan offline. Dengan demikian, penerapan konsep smart campus dengan siAkad Cloud di Indonesia dapat menjadi solusi tepat untuk menyambut masa depan perguruan tinggi pascapandemi. siAkad Cloud bisa digunakan mahasiswa dan dosen untuk mengetahui jadwal kuliah, absensi, pembayaran kuliah, nilai, Kartu Rencana Studi (KRS) hingga kalender akademik. Fitur dalam aplikasi ini dibedakan bagi mahasiswa dan dosen sehingga lebih relevan dalam menunjang aktivitas pendidikan. Dan masih banyak manfaat lainnya yang bisa di dapat perguruan tinggi, Anda bisa cek disini: siakadcloud.com

Baca Selengkapnya »

SEVIMA.COM – Pandemi Covid-19 melanda diberbagai Negara tak terkecuali di Indonesia. Untuk memutus rantai persebaran Covid –19 pada pemerintah memberikan intruksi semua lembaga pendidikan diminta untuk belajar dari rumah. Hal ini tentu akan berpengaruh pada kegiatan belajar mengajar yang biasanya dilakukan secara tatap muka tetapi sekarang diharuskan kegiatan belajar mengajar dilakukan secara daring berbasis internet. Agar proses pembelajaran tetap berlangsung serta materi kuliah tetap tersampaikan meskipun mahasiswa belajar dari rumah maka sarana pembelajaran berbasis internet yang sesuai adalah penggunaan aplikasi SEVIMA EdLink. EdLink merupakan platform pembelajaran berbasis jejaring sosial yang diperuntukan untuk perguruan tinggi dan membantu dosen, mahasiswa untuk berkolaborasi dalam belajar mengajar. Baca juga: Cegah Corona, Beberapa Kampus Ternama Gunakan EdLink Untuk Kuliah Online Beberapa hari lalu kami dapat testimoni dari salah satu mahasiswa bernama Silfester Hulu dari STP Dian Mandala Sumatra Utara, begini menurutnya: “Saya berterima kasih banyak pada EdLink, karena dengan EdLink saya bisa mengikuti perkuliahan online dengan baik, seperti mengirim tugas dan belajar di rumah dengan baik. Saya juga semakin rajin belajar berkat EdLink. Pokoknya EdLink luar biasa. Terima kasih EdLink karena jasamu sangat bermanfaat.” Lanjut dia Selain manfaat yang didapat oleh mahasiswa juga bermanfaat bagi dosen dan perguruan tinggi. Pembelajaran dengan teknologi atau biasa disebut e-learning merupakan solusi yang tepat karena terbatasnya kegiatan tatap muka di tengah wabah pandemi covid-19 pada saat ini. Dengan pembelajaran e-learning dosen dan mahasiswa bisa belajar di mana saja dan kapan saja. Dalam pelaksanaan pembelajaran e-learning harus menggunakan media yang menghubungkan antara dosen dan mahasiswa dan SEVIMA EdLink adalah salah satu media yang dapat membantu kegiatan belajar secara daring. edlink.id

Baca Selengkapnya »

SEVIMA.COM – Akreditasi merupakan kegiatan penilaian sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan berdasarkan Standar Nasional Pendidikan Tinggi (Pasal 55 ayat (1) Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012). Akreditasi adalah kegiatan penilaian untuk menentukan kelayakan Program Studi dan Perguruan Tinggi. Akreditasi dilakukan dengan tujuan untuk: 1. menentukan kelayakan Program Studi dan Perguruan Tinggi berdasarkan kriteria yang mengacu pada Standar Nasional Pendidikan Tinggi; 2. menjamin mutu Program Studi dan Perguruan Tinggi secara eksternal baik di bidang akademik maupun non-akademik untuk melindungi kepentingan mahasiswa dan masyarakat. Dalam keadaan normal, kegiatan asesmen lapangan dilakukan oleh asesor dengan mengunjungi lokasi Perguruan Tinggi (face to face mode) dengan jadwal dan agenda kegiatan sesuai dengan ketentuan instrumen akreditasi yang digunakan. Namun demikian, terhitung sejak Maret 2019 kunjungan ke Perguruan Tinggi tidak dapat dilakukan karena adanya pandemi COVID – 19. Selama masa darurat COVID-19 Pemerintah menetapkan kebijakan physical distancing dan pengendalian transportasi dalam rangka pencegahan penyebaran COVID – 19. Baca juga: Mau Akreditasi, Ini Persiapan yang Harus Anda Lakukan Sampai dengan akhir Mei 2020, belum ada kejelasan kapan pandemi COVID – 19 akan berakhir dan kapan kebijakan physical distancing serta pengendalian transportasi akan dicabut. Sementara, Perguruan Tinggi sangat menantikan proses dan hasil asesmen akreditasi sebagai bentuk pertanggungjawaban publik dan melindungi kepentingan mahasiswa dan masyarakat. Melihat kondisi di atas, merujuk pada ketentuan dalam Pasal 1 angka 1 Peraturan BAN-PT Nomor 5 Tahun 2020, maka DE BAN-PT mengambil langkah untuk melaksanakan Asesmen Lapangan secara Daring. Terkait dengan hal tersebut, DE perlu menyusun Panduan Asesmen Lapangan secara Daring sesuai dengan kebutuhan dan kriteria penilaian sebagaimana diatur dalam instrumen akreditasi yang digunakan. Panduan ini dimaksudkan sebagai acuan dan panduan bagi panel asesor untuk melaksanakan Asesmen Lapangan Daring. Panduan lengkapnya bisa download disini Untuk bapak ibu yang ingin menyiapkan Asesmen lapangan dengan mudah dan sesuai dengan regulasi dengan BAN-PT bisa dengan sistem Akreditasi Cloud; akreditasicloud.com 

Baca Selengkapnya »