Berita & Artikel

Sep

22

2020

...
Featured | Success story
Tim SEVIMA Hadiri Peresmian Virtual Universitas Siber Asia oleh Wapres Ma’ruf Amin

SEVIMA.COM – Hari ini, Selasa (22/9) Tim SEVIMA diundang secara resmi oleh Universitas Siber Asia dalam acara peresmian Universitas Siber Asia (UNSIA) secara virtual oleh Wakil Presiden Ma’ruf Amin. UNSIA merupakan universitas siber pertama di Indonesia yang berada di bawah naungan Yayasan Memajukan Ilmu dan Kebudayaan (YMIK) dan telah mendapat izin Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Tim SEVIMA hadir yang diwakili oleh Pak Adit. SEVIMA sendiri selaku patrner dalam implementasi teknologi sistem informasi turut mendukung penuh UNSIA kedepan. Peresmian dilakukan Wapres dengan menandatangani prasasti UNSIA yang turut disaksikan oleh Duta Besar Republik Korea untuk ASEAN Country, Mr Lim Sungnam dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Anwar Makarim. Dalam pidatonya, Ma’ruf mendorong agar seluruh universitas negeri maupun swasta di Indonesia dapat menyediakan sistem pembelajaran berbasis daring. Selain efisien, sistem tersebut, kata Ma’ruf, terbilang terjangkau bagi seluruh masyarakat sehingga makin banyak orang yang bisa masuk universitas. “Saya berharap dengan makin banyaknya lembaga pendidikan yang membuka sistem pembelajaran daring atau e-learning, semakin banyak kesempatan masyarakat untuk melanjutkan pendidikan tinggi,” ujar Ma’ruf dalam sambutannya secara virtual.

Sep

22

2020

...
Featured | Teknologi
Daftar Laman & Aplikasi yang Bisa Menggunakan ‘Kuota Belajar’, Ada SEVIMA EdLink

SEVIMA.COM – Mulai hari ini, Selasa (22/9/2020) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan menyalurkan kuota internet gratis kepada Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), siswa, guru, mahasiswa, dan dosen. Kemendikbud membagikan kuota internet gratis ini menjadi dua, yaitu untuk kuota umum dan kuota belajar. Kuota umum adalah kuota yang digunakan mengakses seluruh laman dan aplikasi dan aplikasi, sedangkan kuota belajar hanya dapat dipakai mengakses laman dan aplikasi pembelajaran. Nah, khusus untuk yang terakhir. Kemendikbud telah menyusun daftar-daftar aplikasi mana saja yang bisa diakses. Hal ini juga berlaku untuk layanan video conference, website, dan website kampus. Baca juga: Asik! SEVIMA EdLink Masuk di Daftar Aplikasi Pembelajaran ‘Kuota Belajar’ Kemendikbud Besaran kuota internet gratis untuk PAUD sebesar 20 GB per bulan, di mana bila dirinci 5 GB untuk kuota umum dan kuota belajar 15 GB. Untuk pelajar dari jenjang pendidikan dasar dan menengah mendapatkan kuota internet gratis 35 GB per bulan dengan rincian 5 GB untuk kuota umum dan kuota belajar 30 GB. Sementara untuk kuota internet gratis bagi pendidik PAUD dan jenjang pendidikan dasar dan menengah akan memperoleh 42 GB per bulannya. Secara detail, 5 GB kuota umum dan 37 GB kuota belajar. Sedangkan, kuota internet gratis mahasiswa dan dosen sama-sama mendapatkan 50 GB per bulan yang mana rinciannya 5 GB untuk umum dan 45 GB kuota belajar. Baca juga: Cara Cek Nama di PDDikti Kemendikbud untuk Dapat Kuota Gratis Berikut daftar aplikasi dan layanan yang bisa diakses kuota internet gratis dari pemerintah, yakni sebagai berikut: Aplikasi – Aplikasi dan website Aminin – Aplikasi dan website Ayoblajar – Aplikasi dan website Bahaso – Aplikasi dan website Birru – Aplikasi dan website Cakap – Aplikasi dan website Duolingo – Aplikasi dan website Edmodo – Aplikasi dan website Eduka system – Aplikasi dan website Ganeca digital – Aplikasi dan website Google Classroom – Aplikasi dan website Kipin School 4.0 – Aplikasi dan website Microsoft Education – Aplikasi dan website Quipper – Aplikasi dan website Ruangguru – Aplikasi dan website Rumah Belajar – Aplikasi dan website Sekolah.Mu – Aplikasi dan website Udemy – Aplikasi dan website Zenius – Aplikasi WhatsApp Baca juga: Cara Dosen Daftar Kuota Gratis Kemendikbud, Pengisian Data di PDDikti Video Conference – Cisco Webex – Google Meet – Microsoft Teams – U Meet Me – Zoom Website – aksi.puspendik.kemdikbud.go.id/membacadigital – bersamahadapikorona.kemdikbud.go.id – bse.kemdikbud.go.id – buku.kemdikbud.go.id – cambridgeenglish.org – elearning.gurudaringmilenial.id – guruberbagi.kemdikbud.go.id – icando.co.id – indihomestudy.com – infomedia.co.id – kelaspintar.id – lms.seamolec.org – mejakita.com – melajah.id – pijarmahir.id – pijarsekolah.id – rumahbelajar.id – setara.kemdikbud.go.id – suaraedukasi.kemdikbud.go.id – tve.kemdikbud.go.id – www.indonesiax.co.id – www.wekiddo.com Website Kampus – Akademi Keperawatan Aisyiyah Padang – Akademi Manajemen Informatika Dan Komputer Serang – Akademi Telkom – Asosiasi Pendidikan Tinggi Informatika dan Komputer – BIna Sarana Informatika Jakarta Timur – Disdik Kalteng – Edlink Sevima – Edlink Sevima – IAIN BUKITTINGGI – Institut Agama Islam Negeri Jember Setidaknya tercatat sebanyak 401 website kampus yang bisa diakses oleh kuota belajar ini. Untuk melihat kampus mana saja yang terdaftar, bisa dilihat disini: http://kuota-belajar.kemdikbud.go.id/

Sep

22

2020

...
Featured
Cara Cek Nama di PDDikti Kemendikbud untuk Dapat Kuota Gratis

SEVIMA.COM – Beberapa waktu lalu Kemendibud mengatakan bahwa akan memberikan kouta internet gratis hingga 35 GB bagi siswa dan 42 GB bagi guru ini memberikan angin yang seger selama pembelajaran Jarak Jauh. Bahkan kouta ini diberikan juga kepada mahasiswa dan dosen sebesar 50 GB hal ini di karenakan harus menjalani Pembelajaran Jarak Jauh selama pandemi COVID-19. Diketahui juga bahwa pemberian kouta gratis ini sudah di atur dalam Surat Edaran Nomor 8202/C/PD/2020 tentang Program Pemberian Kuota Internet bagi Peserta Didik. Surat tersebut meminta pihak sekolah melengkapi data siswa, sehingga pemberian kuota internet untuk proses belajar bisa berjalan dengan baik. Baca juga: Asik! SEVIMA EdLink Masuk di Daftar Aplikasi Pembelajaran ‘Kuota Belajar’ Kemendikbud Sedangkan untuk mahasiswa, aturan pemberian kuota gratis tercantum dalam surat edaran nomor 821/E.E1/SP/2020. Kuota sebesar 50 GB diberikan berdasarkan data dalam Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PD Dikti). Cara mengecek nama dalam Dapodik dan PD Dikti untuk dapat kouta gratis selama PJJ: Cek nama dalam Dapodik untuk kuota gratis Aplikasi Dapodik tidak bisa diakses guru, siswa, atau wali murid. Dapodik hanya bisa diakses kepala satuan pendidikan. Data pokok peserta didik bisa diakses di https://dapo.dikdasmen.kemdikbud.go.id/pd. Untuk data sekolah dalam aplikasi Dapodik bisa diketahui lewat link https://dapo.dikdasmen.kemdikbud.go.id/sp. Cek nama dalam PD Dikti untuk kuota gratis 1. Klik link https://pddikti.kemdikbud.go.id/ 2. Pilih Data Mahasiswa dalam kolom Kategori 3. Lengkapi Nomor Induk Mahasiswa (NIM), nama, nama perguruan tinggi, nama program studi 4. Klik cari dan temukan profil mahasiswa dalam PD Dikti.

Sep

22

2020

...
Kampus Merdeka
Aplikasi SEVIMA EdLink Support Realisasikan Merdeka Belajar – Kampus merdeka

SEVIMA.COM – Program merdeka belajar, merupakan salah satu program yang cukup dinanti dan disiapkan untuk menciptakan program terbaik di perguruan tinggi. Dalam mewujudkan program merdeka belajar ini, setiap perguruan tinggi pastinya akan mempersiapkannya dengan sebaik mungkin. Tidak hanya itu, pihak perguruan tinggi pun juga membuat perencanaan dan target-target tertentu agar semua kegiatan dalam program merdeka belajar bisa terencanakan dengan baik. Baca juga: Apa Itu Merdeka Belajar Kampus Merdeka? Seperti halnya dalam program merdeka belajar “pertukaran pelajar”. Program ini merupakan salah satu program yang memberikan wadah kepada mahasiswa untuk belajar di luar kampus selama tiga semester. Nah, dalam kesempatan ini mahasiswa akan lebih banyak belajar di luar kampus, seperti magang, kuliah kerja nyata, pengabdian, dan berbagai kegiatan lainnya. Ketika mahasiswa melakukan belajar lintas kampus, diharapkan agar mahasiswa lebih memahami kegiatan di luar lingkungan kampus. Sayangnya, kegiatan belajar di luar kampus tidak bisa berjalan mulus ketika pandemi ini mulai terjadi. Beberapa kegiatan akan ditunda atau bahkan terancam gagal. Nah jangan khawatir dulu, anda bisa memanfaatkan aplikasi SEVIMA EdLink  untuk melakukan program merdeka belajar seperti “pertukaran pelajar” sehingga mahasiswa bisa melakukan belajar lintas kampus dengan aplikasi LMS SEVIMA EdLink. SEVIMA EdLink juga bisa untuk support program “Asistensi mengajar di satuan pendidikan”. Program ini adalah rangkaian program yang terdapat dalam kelas merdeka belajar yang gunanya untuk memberi pengajaran lebih eksklusif terhadap peserta didik. Baca juga: Kelebihan dan Kekurangan Merdeka Belajar Kampus Merdeka Biasanya, asistensi mengajar di satuan pendidikan harus dilakukan di instansi pendidikan tertentu. Namun, selama wabah covid belum selesai ini pasti anda harus mencari alternatif lain. Salah satunya alternatifnya adalah dengan memanfaatkan media pembelajaran secara daring. Keberadaan platform daring sangat membantu agar kegiatan ini bisa berjalan dengan baik. Mengulas tentang program asistensi mengajar di satuan pendidikan, program ini pasti akan sangat bagus jika diterapkan dengan baik. Terlebih bila beberapa dosen menggunakan fitur daring terbaik dari Edlink. Anda bisa menggunakan fitur kelas yang tentunya punya fasilitas lengkap dan menarik, meskipun anda melakukannya melalui sistem daring. Tidak hanya fitur kelas saja, di dalam platform Edlink ini juga dilengkapi dengan banyak fasilitas yang sangat menarik untuk digunakan. Seperti quiz dan ujian online, presensi melalui smartphone, penyediaan jadwal perkuliahan,serta pengumpulan tugas bagi mahasiswa. Dengan merealisasikan program merdeka belajar, seluruh kegiatan perguruan tinggi diharapkan bisa berjalan lancar meskipun di tengah wabah Covid-19. Dengan adanya EdLink semoga bisa membatu pembelajaran dikampus Anda berjalan dengan baik dan juga pelaksanaan Merdeka Belajar. EdLink.id

Sep

21

2020

...
Dunia Kampus | Info Kuliah
Asik! SEVIMA EdLink Masuk di Daftar Aplikasi Pembelajaran ‘Kuota Belajar’ Kemendikbud

SEVIMA.COM – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) terbitkan Peraturan Sekretaris Jenderal Nomor 14 Tahun 2020, tentang Petunjuk Teknis Bantuan Kuota Data Internet Tahun 2020. Petunjuk teknis (juknis) ini menjadi pedoman dalam penyaluran bantuan kuota data internet bagi pendidik dan peserta didik sehingga dapat mendukung penerapan pembelajaran jarak jauh selama masa pandemi COVID-19. Diterangkan dalam petunjuk teknis tersebut bahwa bentuk bantuan yang diberikan Kemendikbud berupa kuota data internet dengan rincian dibagi atas kuota umum dan kuota belajar. Baca juga: Akses EdLink Sepuasnya, Telkomsel, XL dan Indosat Kompak Berikan Kuota Belajar Online Murah Kuota umum dimaksud adalah kuota yang dapat digunakan untuk mengakses seluruh laman dan aplikasi; dan Kuota Belajar adalah kuota yang hanya dapat digunakan untuk mengakses laman dan aplikasi pembelajaran, dengan daftar yang tercantum pada http://kuota-belajar.kemdikbud.go.id/. Nah, kabar baik untuk mahasiswa, dosen dan perguruan tinggi, karena aplikasi SEVIMA EdLink sudah masuk kuota belajar. Jadi bisa lebih leluasa lagi untuk digunakan dalam proses pembelajaran daring. Baca juga: Cegah Corona, Beberapa Kampus Ternama Gunakan EdLink Untuk Kuliah Online Untuk rinciannya sendiri, paket kuota internet untuk peserta didik PAUD mendapatkan 20 GB per bulan dengan rincian 5 GB untuk kuota umum dan kuota belajar 15 GB. Peserta didik jenjang pendidikan dasar dan menengah mendapatkan 35 GB per bulan dengan rincian 5 GB untuk kuota umum dan kuota belajar 30 GB. Sementara itu paket kuota internet untuk pendidik pada PAUD dan jenjang pendidikan dasar dan menengah mendapatkan 42 GB per bulan dengan rincian 5 GB kuota umum dan 37 GB kuota belajar. Paket kuota internet untuk mahasiswa dan dosen mendapatkan 50 GB per bulan dengan rincian 5 GB kuota umum dan 45 GB kuota belajar.

Sep

18

2020

...
Event SEVIMA | Info Sentra Vidya Utama
SEVIMA Selenggarakan Webinar Manajemen Keuangan Perguruan Tinggi

SEVIMA.COM – Banyaknya proses dan syarat akreditasi yang harus dipenuhi, membuat SEVIMA menyelengarakan webinar mengenai pentingnya manajemen keuangan di perguruan tinggi. Tanpa disadari, sistem manajemen keuangan di perguruan tinggi ini merupakan salah satu komponen utama untuk melakukan akreditasi. Dalam kegiatan Webinar ini, dibuka langsung oleh CEO SEVIMA Bapak Sugianto Halim S.Kom.,M.MT. Dalam sambutannya, Pak Halim menyampaikan bahwa webinar kali ini merupakan serangkaian Webinar yang dilakukan SEVIMA bertujuan untuk membantu perguruan tinggi dalam mengelola keuangan kampus yang lebih baik. Baca juga: Finance Cloud, Solusi Atasi Ribetnya Mengelola Keuangan Kampus “Webinar kali ini adalah serangkaian Webinar yang dilakukan SEVIMA, tujuannya untuk membantu perguruan tinggi bapak/ibu dalam mengelola keuangan kampus yang lebih baik, dan nantinya kita langsung belajar dari pengalaman Bapak Agus.”  Ujar pak Halim. Dalam Webinar ini, turut hadir pembicara berpengalaman, Bapak Agus Dwi Purwolastono, Kepala Bagian Akuntansi dan Pelaporan Biro Keuangan ITS. Pada kesempatan ini, beliau akan memberikan informasi mengenai relasi antara keuangan dan proses akreditasi universitas sesuai dengan pengalaman beliau di bidang akuntan. Baca juga: SEVIMA Gelar Pelatihan Online dan Launching Finance Cloud Beliau mengutarakan bahwa dukungan sistem informasi sangat dibutuhkan dalam penyelenggaraan, penganggaran dan akuntansi keuangan di perguruan tinggi. Sangat penting bagi suatu perguruan tinggi untuk menentukan sistem informasi pendapatan pada kampus.  Seluruh sistem ini diharuskan untuk tetap berkaitan satu sama lain agar semua kegiatan keuangan bisa terekam dengan baik. Semoga dengan adanya webinar ini para peserta bisa mendapat banyak ilmu mengenai akuntansi perguruan tinggi dengan baik. Dengan demikian, para peserta lebih bisa memahami seluruh seluk beluk keuangan kampus dengan menggunakan sistem informasi terstruktur. Bagi anda yang ingin menyimak kembali rekaman video webinar ini, anda bisa mengunjungi disini. Seluruh informasi terkait yang mungkin belum anda dapat, akan anda temukan di sepanjang ulasan video tersebut. Sementara itu, bagi anda yang ingin mendapatkan informasi terkait dengan sistem informasi keuangan, bisa anda kunjungi: financecloud.id

Sep

17

2020

...
Aplikasi Online | siAkad Cloud | Teknologi
Cara Agar Penerapan Sistem Informasi Akademik Mengalami Kesuksesan

SEVIMA.COM – Sistem informasi akademik saat ini banyak digunakan oleh perguruan tinggi untuk mengatur sistem manajemen, keuangan dan operasional lainnya. Namun perlu diketahui bahwasanya proses pengembangan sistem informasi manajemen dalam sebuah perguruan tinggi tidaklah mudah, tingkat keberhasilannya berbeda-beda tergantung bagaimana cara yang dipilih oleh sebuah perguruan tinggi tersebut. Dan terlepas dari itu, ada beberapa faktor pendukung yang mempengaruhi sebuah keberhasilan implementasi sistem informasi manajemen dalam perguruan tinggi. Sesuai dengan pengalaman SEVIMA sebagai konsultan IT pengembangan sistem informasi untuk Perguruan Tinggi. Baca juga: siAkad Cloud Bantu Digitalisasi Pelayanan & Kegiatan Akademik Kampus Di tengah Pandemi 5 Faktor yang Mempengaruhi Keberhasilan Penerapan Sistem Informasi Akademik (SIAKAD) 1. Memiliki Planning yang Matang Dalam sebuah proyek tentu harus ada yang namanya planning. Pengembangan sistem informasi tidak bisa dilakukan secara tiba-tiba, banyak hal yang harus dibicarakan dengan semua yang terlibat, seperti operator P T, dekan dan para pimpinan kampus. 2. Pemilihan Vendor Pengembang Sistem Informasi Akademik yang Tepat Pemilihan pengembang sistem informasi merupakan tahap yang sangat fital, jika kampus Anda salah memilih vendor pengembang, presentasi keberhasilan pengembangan sistem bisa jadi sangat kecil. 3. Mempunyai Roadmap Pengembangan Sistem yang Jelas Sebelum sistem informasi di kembangkan atau dibuat, Anda sebagai user harus menanyakan kepada vendor pengembang, bagaimana roadmap pengembangan sistem informasi akan dikembangkan, supaya arah sistem yang akan dikembangkan sesuai dengan tujuan dan keperluan kampus. Baca juga: Genjot Pelayanan Berkualitas Berbasis Digital, POLNUSTAR Pelatihan Online siAkad Cloud 4. Testing Sistem Informasi Sebelum sistem diluncurkan ada baiknya untuk melakukan sejumlah uji coba atau yang sering kita kenal dengan UAT (User Acceptance Testing) terhadap sistem tersebut. Uji coba ini dilakukan untuk menemukan hal-hal yang masih tidak sesuai dengan kebutuhan perguruan tinggi atau memeriksa error sebuah sistem. 5. Pemahaman Sumber Daya Manusia Setelah tahap uji coba selesai, dan sistem informasi sudah dapat bekerja secara maksimal. Selanjutnya dibutuhkan sosialisasi sistem informasi kepada seluruh sivitas akademik kampus yang terlibat. Keberhasilan implementasi sistem informasi manajemen di perguruan tinggi dipengaruhi oleh banyak hal. Mulai dari perencanaan hingga pengelolaan dari sistem informasi itu sendiri. Untuk menunjang keberhasilan dari implementasi sistem informasi manajemen, segala tahapan dalam implementasinya sebaiknya dilakukan dengan baik dan maksimal, tentunya untuk hasil yang maksimal pula. Berbicara tentang implementasi sistem Informasi Akademik, sistem yang handal dan pengalaman sebuah pengembang Sistem Informasi sangat penting. Untuk itu Perguruan tinggi jangan sampai salah memilih partner dalam mengembangkan sebuah sistem informasi. PT Sentra Vidya Utama (SEVIMA) sudah berpengalaman lebih dari 13 tahun di dunia pengembangan sistem informasi untuk Perguruan Tinggi, sehinga mampu menemukan masalah klasik di kampus beserta SOLUSI-nya sevima.com/produk-layanan

Sep

17

2020

...
Dunia Kampus | Event SEVIMA | Featured
Dukung Manajemen Keuangan Kampus yang Akuntabel, SEVIMA Gelar Pelatihan Online dan Launching Finance Cloud

SEVIMA.COM – Pengelolaan keuangan dalam suatu organisasi merupakan aspek penting untuk membangun tata kelola organisasi yang sehat dan kredible, tak terkecuali perguruan tinggi. Untuk mendukung semua itu, SEVIMA telah menyelenggarakan web seminar (Webinar) nasional dengan tema: Pentingnya Manajemen Keuangan Perguruan Tinggi untuk Akreditasi pada Selasa, 15/9/2020. Webinar ini mengundang dua orang Narasumber yang luar biasa yaitu Pak Agus Dwi Purwolastono, SE, M.Acc, Ak. beliau merupakan seorang Kepala Bagian Akuntansi dan Pelaporan (Biro Keuangan ITS) yang sangat berpengalaman dibidang manajemen keuangan perguruan tinggi, serta Pak Muhamad Ismuaji Prajitno yang merupakan Produk Manajer SEVIMA Finance Cloud. Dan acara dipandu oleh Ibu Aprilia dan Pak Dicky selaku moderator. Pak Agus Dwi Purwolastono selaku narasumber dalam seminar ini bercerita banyak terkait pengalamanya dalam pengelolaan keuangan di ITS. Menurut dia, pengelolaan keuangan mulai dari perencanaan, penganggaran, perbendaharaan, akuntansi dan pelaporan semua harus didukung oleh sistem informasi. “Kami Di ITS dalam hal pengelolaan keuangan mulai dari perencanaan, penganggaran, perbendaharaan, akuntansi dan pelaporan, kami semua sudah didukung oleh sistem informasi. Terus terang kalau perguruan tinggi seperti kami tidak didukung sistem informasi pasti gak akan bisa, pasti akan kewalahan.” Baca juga: Finance Cloud, Solusi Atasi Ribetnya Mengelola Keuangan Kampus Pak Agus juga menyampaikan terkait manajemen keuangan untuk akreditasi antara lain; Pembiayaan, sarana dan prasarana, serta Sistem informasi yang ada di “Kriteria Penilaian Standar 6 Ban-PT” yang merupakan acuan mutu pengadaan dan pengelolaan dari sarana prasarana untuk menyelenggarakan dan mendukung perwujudan visi dan misi dari perguruan tinggi. Berikut beberapa penjelasan Kriteria Penilaian Standar 6: Pembiayaan, Sarana dan prasarana, serta Sistem Informasi: Untuk lebih lengkap pembahasan materi bisa cek disini: Materi Webinar Manajemen Keuangan Peluncuran Produk Finance Cloud Pada kegiatan ini juga diperkenalkan Produk Finance Cloud versi terbaru kepada para peserta webinar yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Finance Cloud menjadi sistem keuangan pertama di Indonesia yang mengkoordinir pengelolaan keuangan perguruan tinggi. Baca juga: 7 Kelebihan Finance Cloud dalam Membantu Mengelola Keuangan Kampus Webinar ini cukup menyita perhatian publik karena tema dan narasumber yang luar biasa. Berdasarkan data, ada 106 peserta di Live Zoom dan Live Youtube SEVIMA sebanyak 260 kali pemutaran. Antusiasme peserta webinar melahirkan ratusan keingintahuan mendalam dari peserta berupa pertanyaan-pertanyaan kritis pada saat webinar berlangsung. Untuk dapat mengakomodasi pertanyaan-pertanyaan tersebut moderator memilih 10 penanya yang dianggap dapat mewakili beberapa pertanyaan peserta webinar. Dengan terlaksananya web seminar ini, diharapkan melalui informasi yang telah disampaikan dapat memberikan informasi, pengalaman, dan pengetahuan baru kepada para peserta terkait pentingnya manajemen keuangan perguruan tinggi untuk akreditasi. Bagi kampus yang ingin lebih kenal dengan Finance Cloud bisa cek disini: financecloud.id

Sep

16

2020

...
Dunia Kampus | Kampus Merdeka
Tanggapan Para Rektor Terkait Merdeka Belajar – Kampus Merdeka

SEVIMA.COM – Pasca peluncuran kebijakan dan program mengenai kampus merdeka, pastinya membawa dampak yang dinilai cukup signifikan bagi dunia pendidikan, utamanya adalah pendidikan tinggi. Program ini dinilai mampu memberikan udara segar bagi perguruan tinggi di Indonesia. Adanya dampak yang baik bagi perguruan tinggi ini, sehingga membuat para pimpinan perguruan tinggi pun menyambutnya dengan hangat. Mau tahu kelanjutan tentang tanggapan para rektor mengenai program Merdeka Belajar ini? Berikut ulasannya. Sambutan positif Rektor Institut Pertania Bogor (IPB) Prof. Arif Satria Program yang bisa menghasilkan luaran yang mumpuni ini dinilai mampu membuat mahasiswa bisa lebih berkembang dan fleksibel dalam menjalani dunia perkuliahan mereka. Hal ini dituturkan oleh Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB) dalam Kompas.com bahwa program ini akan diselaraskan dengan rencana kurikulum baru di IPB mulai tahun 2020 tepatnya bulan Agustus. Baca juga: Apa Itu Merdeka Belajar Kampus Merdeka? Untuk mendukung program ini kampus akan menyiapkan program smart system untuk mendukung kebijakan dengan akademik baru tersebut. Seperti halnya dengan menyediakan program di luar kampus, yaitu mengikuti magang, PKL, atau pun KKN. Disamping itu, Prof. Arif Satria juga mengungkapkan bahwa dengan menjalankan program ini secara serius akan membantu mahasiswa dalam menentukan masa depan studinya. Sebagai contoh, mereka akan mampu membuat planning pada mata kuliah yang akan diampu dengan sebaik-baiknya. Sehingga mereka tidak akan merasa keberatan dengan adanya jumlah mata kuliah yang mereka ampu. Dorongan terbaik dari Rektor Universitas Negeri Gorontalo mengenai Merdeka Belajar Selain Rektor IPB, kini dukungan penuh juga didapatkan dari Rektor Universitas Negeri Gorontalo, Eduart Wolok. Beliau menuturkan melalui Ligo.id bahwa program Merdeka Belajar bisa memberikan dampak baik bagi mahasiswa di UNG. Hal ini diutarakan bahwa dengan menjalankan program ini dengan baik tentunya akan membantu mahasiswa dalam menyesuaikan diri serta beradaptasi dengan prodi dan perguruan tinggi. Bila program merdeka belajar ini diterapkan kesempatan terbaik bisa didapatkan ketika mahasiswa menempuh studi di luar program studi yang diambil. Mahasiswa akan lebih banyak mengeksplorasi kegiatan mereka dalam dunia luar perkuliahan dengan baik. Baca juga: 5 Payung Hukum Kebijakan Kampus Merdeka dan Program yang Ditawarkan Dengan demikian, Rektor UNG mengungkapkan bahwa kampusnya harus lebih menyiapkan program Merdeka Belajar ini dengan baik. Tujuannya adalah agar semua pihak yang tersangkut dalam program ini bisa mempersiapkan diri mereka dengan baik. Sambutan hangat dari beberapa Rektor di Provinsi Lampung Usai diluncurkan oleh Kementerian Pendidikan dan Budaya (Kemendikbud), program merdeka belajar ini disambut baik oleh para Rektor di Provinsi Lampung. Kebijakan program ini memberikan hak belajar untuk mahasiswa selama tiga semester untuk menempuh studi di luar program studi. Pada Kupastuntas.com, Rektor Universitas Tulang Bawang (UTB), Agus Mardihantoro mengungkapkan bahwa dengan adanya luncuran program baru ini dinilai akan meningkatkan tingkat kreativitas mahasiswa. Selain itu juga akan mendorong perguruan tinggi menjadi kampus yang mampu bersaing di dunia. Rangkaian program kampus merdeka memberikan ruang yang cukup baik kepada para mahasiswa. Utamanya program tiga semester di luar kelas.  Mahasiswa akan lebih mengenal lingkungan di luar lingkungan kampus dengan baik. Sehingga mahasiswa sendiri juga akan belajar menyesuaikan dengan lingkungan sekitar. Namun, program belajar selama tiga semester ini semata-mata tidak menjadi suatu hal yang wajib diambil oleh mahasiswa. Mereka […]

Sep

15

2020

...
Kampus Merdeka
5 Payung Hukum Kebijakan Kampus Merdeka dan Program yang Ditawarkan

SEVIMA.COM – Program kampus merdeka, merupakan suatu program yang dinilai mampu mengatasi polemik dan situasi terkini di dunia pendidikan. Program yang diprakarsai oleh Menteri Pendidikan Indonesia, Nadiem Makarim ini nyatanya juga sudah menyiapkan program unggulan yang sangat menarik. Program tersebut dirancang untuk menciptakan kultur belajar yang sangat inovatif, tidak mengekang dan memenuhi kebutuhan peserta didik. Disamping itu, pemerintah juga sudah menyiapkan payung hukum untuk mewadahi program ini. Nah, apa saja payung hukum dan program dari kebijakan kampus merdeka ini? Untuk lebih tahu tentang program merdeka belajar – kampus merdeka bisa dibaca disini: Apa Itu Merdeka Belajar Kampus Merdeka? Payung Hukum Kebijakan Kampus Merdeka Selain mempunyai program unggulan yang sangat menarik. Program kampus merdeka juga sudah memiliki payung hukum yang mewadahi, antara lain. 1. Permendikbud Nomor 3 Tahun 2020 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi Dalam Permendikbud Nomor 3 Tahun 2020, Pemerintah mencanangkan untuk mengatur tentang standar nasional pendidikan tinggi. Standar pendidikan tinggi tersebut terbagi menjadi tiga kelompok, yaitu : Standar Nasional Pendidikan Standar Penelitian Standar Pengabdian kepada Masyarakat. 2. Permendikbud Nomor 4 Tahun 2020 tentang Perubahan Perguruan Tinggi Negeri menjadi Perguruan Tinggi Badan Hukum Dalam perguruan tinggi, perubahan status dari Perguruan Tinggi Negeri menjadi Perguruan Tinggi Badan Hukum juga diulas secara lengkap di dalam Permendikbud Nomor 4 ini. Tujuannya tak lain adalah untuk  menyelenggarakan Tridharma Perguruan Tinggi yang lebih bermutu, menciptakan tata kelola PTN yang lebih baik, memenuhi standar minimum kelayakan finansial, menjalankan suatu tanggungjawab sosial, serta yang terakhir adalah berperan dalam pembangunan perekonomian. 3. Permendikbud Nomor 5 tahun 2020 tentang Akreditasi Program Studi dan Perguruan Tinggi Selain perubahan status perguruan tinggi, proses akreditasi program studi dan perguruan tinggi sangatlah diperlukan. Proses akreditasi ini sangat berguna untuk menentukan studi kelayakan dari Program Studi dan Program Studi tersebut. 4. Permendikbud Nomor 6 tahun 2020 tentang Penerimaan Mahasiswa Baru Program Sarjana pada Perguruan Tinggi Negeri Penerapan payung hukum juga ditujukan pada Permendikbud Nomor 6 tahun 2020. Peraturan ini tidak semata-mata hanya membahas tentang penerimaan mahasiswa baru saja, namun juga mengulas tentang ujian masuk perguruan tinggi UTBK (Ujian Tulis Berbasis Komputer), daya tampung mahasiswa baru, serta kesatuan kegiatan pendidikan dan pembelajaran pada program studi. Baca juga: Kelebihan dan Kekurangan Merdeka Belajar Kampus Merdeka 5. Permendikbud Nomor 7 tentang Pendirian, Perubahan , Pembubaran Perguruan Tinggi Negeri dan Pendirian, Perubahan dan Pencabutan Izin Perguruan Tinggi Swasta. Tak hanya itu, perubahan status dari perguruan tinggi negeri dan perubahan serta pencabutan izin perguruan tinggi swasta juga sangat diperlukan dalam perguruan tinggi. Tujuannya agar pihak kamus bisa menaati aturan serta menjalankan fungsinya menjadi lebih baik. Program yang Ditawarkan pada Kebijakan Kampus Merdeka Tak berhenti dari situ saja. Beberapa program menarik juga akan ditawarkan pada kebijakan kampus merdeka ini. Program tersebut antara lain. 1. Kemudahan izin Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta dalam membuka program studi baru Program ini ditujukan agar perguruan tinggi di Indonesia mampu menjalin relasi yang baik dan tentunya bersaing dengan deretan perguruan terbaik di dunia. Tentunya dengan syarat bahwa perguruan tinggi tersebut memiliki akreditasi A atau B yang sudah dikeluarkan oleh BAN-PT. 2. Sistem akreditasi untuk perguruan tinggi (re-akreditas) […]