Kontak Kami

Perguruan Tinggi | Teknologi, Data & AI

Apa Itu LMS (Learning Management System), Pengertian, Manfaat & Penerapannya

17 Oct 2023

SEVIMA.COM – Akhir-akhir ini Bapak dan Ibu Dosen pasti sering mendengar istilah LMS kan? Apalagi sejak adanya Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di masa pandemi COVID-19 ini. Lalu, apa sebenarnya itu LMS atau Learning Management System? Apa kelebihannya dan bagaimana penerapannya? Mari kita bahas lebih jauh di artikel ini.

Sebenarnya istilah LMS ini sudah lama ada, atau mungkin bapak-ibu dosen lebih sering mendengar istilah e-learning , yang sama-sama dirancang khusus untuk memudahkan para pengajar dan pelajar selama pembelajaran jarak jauh (PJJ).

Karena masih banyak para Dosen yang belum mengetahui istilah Learning Management System (LMS) ini, mari kita bahas secara detail agar lebih faham dan mudah dalam menjalankannya. Baca LMS open source terbaik .

Baca juga:  Apa Itu OBE, Penerapan dan Penilaiannya?

LMS Artinya Apa?

Apa maksudnya LMS? Learning Management System (LMS) sering juga disebut Learning Management Platform secara umum adalah perangkat lunak yang dirancang untuk membuat, mendistribusikan, dan mengatur materi pembelajaran.

Secara spesifik, Learning Management System merupakan program perangkat lunak berbasis web untuk dokumentasi, manajemen, pemantauan, pelaporan, administrasi dan distribusi konten pendidikan, program pelatihan, manual teknis, video instruksional atau bahan perpustakaan digital, dan proyek pembelajaran dan pengembangan.

Ide Sistem Manajemen Pembelajaran berasal dari e-learning. E-learning yang dikembangkan dari kebutuhan akan konten pendidikan dan alat pelatihan yang murah, mudah diakses, mudah digunakan, dinamis dan kolaboratif. Platform e-learning menyediakan infrastruktur – Internet – di mana pembelajaran terjadi melalui berbagai teknik partisipasi.

Learning Management System atau disebut juga LMS seperti yang juga dikenal, dapat dianggap sebagai jenis manajemen konten online atau platform pengiriman konten online. Ini digunakan untuk menyampaikan materi pelatihan dan pendidikan kepada tenaga kerja atau pengguna eksternal melalui Internet. Ini memberikan konten dalam format yang dapat diakses, diunduh, dan dikerjakan dari lokasi mana pun di mana koneksi Internet tersedia. Fleksibilitas dan penghematan biaya ini adalah dua elemen kunci dari LMS. Tetapi LMS ini juga berfungsi sebagai solusi perguruan tinggi yang kuat.

Baca juga:  Panduan Memilih LMS untuk Perkuliahan Online di Perguruan Tinggi

Apa Saja Fungsi LMS?

Sistem LMS ini dapat membantu para pengajar atau dosen untuk merencanakan dan membuat silabus, mengelola bahan pembelajaran, mengelola aktivitas perkuliahan siswa, mengelola nilai, merekapitulasi absensi, menampilkan transkrip nilai, berdiskusi dan melakukan kuis.

Biasanya LMS ini bisa berbasis aplikasi dan platform web , sehingga memudahkan para dosen dalam merencanakan proses belajar online, LMS juga memudahkan mahasiswa untuk mengakses konten atau materi perkuliahan dari mana saja dan kapan saja.

Apa Kelebihan LMS?

Learning Management System memiliki banyak manfaat atau kelebihan dalam proses pemebelajaran jarak jauh, berikut 10 manfaat atau kelebihan LMS:

1. Waktu pembelajaran jadi lebih efisien karena pembelajaran online dapat diakses di mana saja dan kapan saja.
2. Biaya untuk menggunakan LMS lebih murah dibandingkan proses pembelajaran tatap muka.
3. Memudahkan aktivitas kuliah seperti Quiz, tugas, upload materi, diskusi interaktif .
4. Alternatif pembelajaran online selama pandemi COVID-19.
5. Mempermudah dosen untuk mengumpulkan dan menganalisis data hasil perkuliahan mahasiswa dengan waktu yang lebih singkat.
6. Mempermudah dosen untuk mencari dan mengatur materi kuliah bagi mahasiswa
7. Metode pembelajaran LMS yang menggunakan beberapa informasi teknologi berupa gambar, suara, animasi, video, dan teks membuat materi pembelajaran lebih mudah dipahami dan tidak membosankan.
8. Mendorong siswa untuk melakukan pembelajaran mandiri.
9. Konten pembelajaran untuk siswa dapat terdokumentasi dengan baik.
10. Memudahkan interaksi antara dosen dan mahasiswa dengan adanya fitur dialog dan grup diskusi.

Baca juga:  5 Keuntungan Menggunakan LMS Berbasis Cloud

Apa kekurangan LMS?

Media belajar online LMS ini juga memiliki kekurangan, antara lain:

1. Diperlukan koneksi internet yang stabil dan bagus untuk mengakses LMS. Jika tidak, proses pembelajaran melalui LMS pun akan terhambat.
2. Kurang bisa menerapkan interaksi secara real-time antara dosen dan mahasiswa. Misalnya, jika ada mahasiswa yang bertanya kepada dosennya hari ini, sementara dosen tersebut baru online besok, maka jawaban dari dosen tersebut baru bisa diterima mahasiswa keesokan harinya.
3. Membutuhkan perangkat penunjang, seperti komputer, laptop, dan smartphone untuk bisa menggunakan LMS.

Contoh Sistem Manajemen Pembelajaran (LMS)

Penggunaan Learning Management System (LMS) menjadikan proses pembelajaran akan lebih menyenangkan. Untuk eberapa contoh LMS yang sering digunakan oleh perguruan tinggi dan bisa bapak ibu dosen gunakan ada: SEVIMA EdLink, Google Classroom, Moodle dan Schoology dsb.

Baca juga:  Kesempatan Emas Memanfaatkan LMS untuk Perkuliahan di Tahun 2021

Apa Fitur-Fitur LMS yang Mendukung Proses Belajar Online?

Dalam platform atau aplikasi LMS biasanya memiliki beberapa fitur-fitur unggulan, antara lain:

1. Tampilan /User Interface (UI) yang Mudah Digunakan

Menyajikan antarmuka (interface) yang menarik bagi LMS sangat penting agar mudah diakses, dan mudah dipahami oleh para penggunanya. Pengguna LMS tidak akan merasa kesulitan saat menggunakannya. Bagi penyedia LMS, fitur antarmuka yang menarik juga dapat menambah estetika laman web LMS sehingga bisa menarik banyak calon pengguna baru.

2. Pendaftaran Bisa dengan Online

LMS menggunakan pendaftaran online, atau dapat terhubung dengan sistem informasi akademik kampus, Fitur pendaftaran merupakan fitur yang wajib dimiliki sebuah LMS. Melalui fitur ini siswa dapat mendaftarkan dirinya secara online melalui laman LMS dan dapat melihat silabus yang telah dipersiapkan dosen.

3. Kelas Daring (online)

Fungsi LMS untuk membantu pembelajaran berani, untuk itu LMS tentu memiliki fitur kelas berani. Apa yang dimaksud dengan kelas online, adalah kelas yang menyajikan proses belajar-mengajar tanpa perlu kontak fisik.

Kelas online ini dapat menyajikan beragam materi pembelajaran digital, berupa video atau animasi pembelajaran, rekaman suara dosen mengenai materi pembelajaran, dan dokumen materi pembelajaran (artikel atau buku elektronik) untuk dipelajari secara mandiri oleh siswa.

Baca juga:  LMS yang Cocok untuk Blended Learning di Perguruan Tinggi

4. Fitur Forum Diskusi dan Kelas

LMS juga harus menyediakan forum diskusi sehingga dapat mengubugkan antara mahasiswa dan dosen untuk berdiskusi membahas materi atau berbagi informasi, data, acara, survei, media dll menjadi lebih mudah. Forum dapat dibuat publik dan swasta.

5. Fitur Konferensi Video

Fitur video conference untuk melakukan pembelajaran tatap muka secara virtual, bisa dikatakan untuk pembelajar sinkronus. Dan Fitur Video conference bisa langsung digunakan untuk menyampaikan materi secara langsung, dan berinteraksi antara mahasiswa dan dosen.

6. Kuis dan Ujian Online

LMS yang bagus juga menyediakan fitur kuis dan ujian online agar para dosen dapat melakukan evaluasi belajar untuk siswanya. fitur ini harus mendukung kebutuhan Bapak dan Ibu dosen dalam membuat soal hingga melakukan pendistribusian soal ujian kepada para siswa.

7. Laporan

Yang terakhir, LMS sudah selayaknya menyediakan fitur laporan yang dapat memudahkan dosen dalam melacak perkembangan siswanya. Fitur ini berguna juga untuk memeriksa absensi siswa, intensitas para siswa mengakses materi pembelajaran, menggabungkan pengerjaan tugas maha siswa, dan melakukan rekap jawaban kuis dan ujian siswa.

Cara Kerja LMS untuk Perguruan Tinggi

Untuk menjalankan sistem pembelajaran yang lebih baik, LMS bisa dikatakan sebagai salah satu gerbang untuk mengoptimalkan kegiatan belajar mengajar. Untuk itu, Anda harus mengetahui bagaimana cara kerja yang tepat untuk menerapkan LMS ini. Nah, berikut adalah cara kerja LMS untuk mendukung kegiatan pembelajaran di kampus Anda.

 1. Distribusi materi dengan cepat

Sistem LMS ini dapat memberikan kemudahan kepada para pelajar dan pengajar untuk berinteraksi satu sama lain melalui berbasis jarak jauh. Yang mana pendistribusian materi tersebut menggunakan teknologi internet yang mumpuni.

2. Dapat menyampaikan dan mengelola materi dengan baik

Penggunaan sistem website dan aplikasi, LMS ini dapat membantu Anda dalam merencanakan, mengelola, serta menyampaikan berbagai sistem pembelajaran dengan baik. Baik secara online maupun offline.

3. Cara pembelajaran yang lebih efektif dan efisien

Kepraktisan dalam menggunakan LMS ini rupanya dapat memudahkan para pelajar dalam memahami proses belajar mengajar dengan efektif dan efisien. Sehingga materi yang disediakan bisa didistribusikan dengan sangat baik.

4. Lebih memudahkan dalam berkomunikasi

Selama ini, komunikasi menjadi salah satu faktor utama dalam menyelesaikan permasalahan yang ada. Untuk itu, keberadaan LMS ini dapat dimanfaatkan sebagai salah satu alat komunikasi jitu agar mahasiswa dan dosen dapat berinteraksi dan berkomunikasi dengan baik.

5. Menyediakan fitur interaktif dalam pembelajaran

Dengan menggunakan LMS, dapat memudahkan para pengajar untuk menyediakan pembelajaran yang lebih menarik. Tentunya dengan fitur-fitur yang interaktif. Biasanya bisa dilakukan melalui diskusi, file sharing, dan forum yang disediakan.

6. Manajemen pengiriman dengan baik

Kemudahan yang diberikan ini dapat memudahkan para pengajar untuk melakukan pelacakan, pemeriksaan, perencanaan, serta perencanaan pembelajaran dengan baik.

7. Metode diskusi online dengan baik

LMS juga bisa dimanfaatkan sebagai sarana diskusi yang baik. Dosen dan siswa dapat melakukan interaksi menarik melalui video conference, diskusi online, bahkan fitur-fitur interaktif lainnya yang dapat diatur dengan sistem LMS.

8. Melacak berbagai informasi untuk meningkatkan kemajuan materi

Siapa bilang pembelajaran online tidak bisa terdeteksi? Dengan menggunakan LMS ini mahasiswa dapat berkumpul dan dilacak oleh dosen. Dosen dapat memantau secara berkala kepada siswa tentang pemahaman mereka terhadap materi yang telah disampaikan. Dengan demikian, dosen dapat meningkatkan kemajuan dan kinerja pelajar dengan baik.

Implementasi Learning Management System (LMS) Guna Mendukung Akreditasi Perguruan Tinggi

Banyak perguruan tinggi yang sudah memiliki keunggulan-keunggulan dalam implementasi pembelajarannya namun tidak teridentifikasi atau tidak terlihat oleh asesor. Hal ini dapat disebabkan karena data pendukung belum dimiliki, alhasil kemungkinan besar tidak akan diakui.

Sayangnya, jika permasalahan ini terus menerus dapat berdampak pada akreditasi program studi dan perguruan tinggi. Untuk itu, perguruan tinggi harus memastikan data yang dikumpulkan dan sudah sesuai dengan indikator penilaian akreditasi tersebut.

Dengan adanya kebijakan yang didukung sistem yang baik dapat memaksimalkan data perguruan tinggi untuk meningkatkan akreditasi. Salah satu sistem tersebut adalah E-learning dan Learning Management System (LMS).

Aplikasi Learning Management System (LMS) adalah platform yang dapat membantu proses pembelajaran melalui penyebaran bahan ajar secara online. Banyak persepsi yang menyatakan bahwa LMS hanya digunakan untuk kelas berani, padahal lebih dari itu aplikasi ini berpartisipasi pada akreditasi perguruan tinggi.

Baca juga:  SEVIMA EdLink, Aplikasi LMS Terbaik Karya Anak Bangsa

Poin E-learning dan Learning Management System (LMS) pada Matriks Akreditasi

Seringkali muncul pertanyaan menarik, “LMS terdapat pada poin mana?”. Faktanya tidak ada poin penilaian khusus e-learning dan LMS, namun secara tersirat terdapat dalam poin evaluasi dan proses pembelajaran. Jika ditilik lebih lanjut pada matriks dapat mencangkup pembelajaran yang mengacu pada e- learning dan LMS dalam bentuk interaksi dosen dan mahasiswa, sumber belajar, capaian dan monitoring.

Mari kita coba kupas salah satu Matriks Penilaian Laporan Program Studi dan Evaluasi Diri dari Lembaga Akreditasi Mandiri Sains Alam dan Ilmu Formal (LAMSAMA) untuk mengetahui pentingnya e-learning dan LMS. Contohnya, pada Elemen A.6.4.b.2) Pemenuhan Dokumen Rencana Pembelajaran Indikator A, untuk mendapatkan poin 4 RPS harus dapat diakses oleh siswa secara konsisten. Tentu saja ini sangat berkebalikan dengan yang terjadi di perkuliahan, dosen hanya menunjukkan RPS pada masa awal perkuliahan.

Elemen A.6.4.b.2) Pemenuhan Dokumen Rencana Pembelajaran Indikator A

Poin selanjutnya adalah interaksi perkuliahan yang dilakukan secara online dan offline, ini adalah suatu keharusan bila ingin mendapatkan poin 4 pada Elemen A.6.4.b.3) Implementasi Proses Belajar. Adapun turunan dari poin ini meliputi materi terbuka serta strategi belajar dan mengajar. Sehingga dapat diketahui sejauh mana pemahaman siswa atas bahan ajar yang telah disebarkan serta umpan balik yang diberikan.

A.6.4.b.3) Pelaksanaan Proses Belajar Indikator A

Lalu, Bagaimana Implementasi Learning Management System (LMS) Guna Mendukung Akreditasi?

1. Alat Rekam Aktivitas Pembelajaran

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, bahan terbuka menjadi salah satu yang harus diperhatikan untuk meningkatkan akreditasi. Dengan adanya LMS dapat memberikan kemudahan bagi dosen dalam menyampaikan materi kepada mahasiswa. Sementara itu, bagi siswa dapat mengakses materi dengan metode pembelajaran yang bervariasi.

Tidak melulu bentuk file dokumen atau presentasi, materi juga dapat diunggah melalui video, gambar dan lain sebagainya. Selain itu, aplikasi ini juga menyediakan fitur ujian dan kuis yang dapat dijawab langsung oleh siswa.

Menariknya lagi, LMS dapat “merekam jejak” siswa selama perkuliahan. Sehingga dapat diketahui apakah siswa sudah terlibat aktif dalam pembelajaran atau belum.

2. Fitur Interaksi Mahasiswa dan Dosen

Interaksi antara mahasiswa dan dosen sangat penting untuk menghasilkan perkuliahan yang efektif dan juga menjadi salah satu poin penilaian akreditasi. Dengan adanya interaksi, siswa diberikan kesempatan oleh dosen untuk memberikan umpan balik baik terhadap pertanyaan, sehingga dapat terbangun komunikasi dua arah.

3. Memantau Kemajuan Mahasiswa

Fitur di aplikasi LMS dapat membantu dosen untuk mengumpulkan data aktivitas siswa, seperti kehadiran, melihat materi, mengerjakan kuis dan mengumpulkan tugas. Sehingga dari hasil data tersebut dapat dijelaskan untuk mengetahui apakah kegiatan pembelajaran sudah efektif atau belum. Jika pembelajaran belum efektif, dosen dapat mencari tahu kendala yang dihadapi siswa secara cepat agar dapat diatasi.

4. Fasilitas Pembelajaran Jarak Jauh

Di Indonesia, sudah banyak perguruan tinggi yang telah membuka kelas pembelajaran jarak jauh. Selain untuk memenuhi kebutuhan kelas bagi siswa yang ingin berkuliah namun tetap bisa bekerja, kelas ini juga memberikan kemudahan saat adanya perkuliahaan asinkronous.

Pembelajaran asinkronous adalah pembelajaran yang terjadi secara tidak langsung karena dapat diakses kapanpun dan dimanapun. Inilah yang menjadi kehandalan dari LMS yang dapat memberikan kemudahan bagi pelajar untuk mengakses materi dengan fleksibel.

Baca juga:  SEVIMA EdLink, Aplikasi LMS Terbaik Karya Anak Bangsa

Nah itulah pembahasan pengertian Learning Management System (LMS), Manfaat, fungsi, kekurangan dan contohnya. Selain menggunakan LMS untuk mempermudah proses perkuliahan, Bapak dan Ibu Dosen juga bisa merekomendasikan aplikasi belajar online kepada para siswa.

LMS yang banyak direkomedasikan untuk perguruan tinggi di Indonesia adalah Aplikasi SEVIMA EdLink yang memang diperuntukkan untuk perkuliahan di Indonesia guna membantu pelaksanaan pembelajaran yang lebih baik dan mudah dengan mengandalkan kolaborasi antara dosen dan mahasiswa. edlink.id

Diposting Oleh:

Fadhol SEVIMA

Tags:

ai data lms teknologi

Mengenal SEVIMA

SEVIMA merupakan perusahaan Edutech (education technology) yang telah berkomitmen sejak tahun 2004 dalam menyelesaikan kendala kerumitan administrasi akademik di pendidikan tinggi (Universitas, Sekolah Tinggi, Institut, Politeknik, Akademi, dll.) dengan 99% keberhasilan implementasi melalui SEVIMA Platform.

Jadwalkan Diskusi
SEVIMA Platform

Regulasi

Lihat Semua

Video Terbaru

Membangun Kampus Bermutu dan Mendunia tanpa Meninggalkan Budaya | Rektor Unmas Denpasar