Akademik & Mutu | Perguruan Tinggi
Ekuivalensi Kurikulum: yang Disetarakan Progres Studi Mahasiswa, Bukan Mata Kuliahnya
13 Oct 2026
SEVIMA.CO.ID – Pengertian dan manfaat konsep Blended Learning. Saat ini program e-learning atau Blended Learning sedang menjadi perbincangan hangat di dunia pendidikan, seiring bertambahnya canggihnya teknologi akan mempengaruhi metode pembelajaran dan akan semakin canggih pula.
Regulasi untuk e-learning atau Blended Learning saat ini juga sedang digodok oleh pemerintah, seperti yang diungkapkan oleh Mentri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Muhammad Nasir mengatakan “regulasi penyelenggaraan e-learning atau kuliah secara berani dalam waktu dekat akan diterbitkan pemerintah.”
Untuk beralih dari model pembelajaran tatap muka atau bertemu secara langsung, lalu berubah menjadi daring (daring) itu sangat memerlukan usaha dan biaya yang tidak sedikit. Namun ini bisa dimulai dengan model Blended Learning. Apa itu blended learning? Model Blended Learning pada dasarnya merupakan gabungan keunggulan pembelajaran yang dilakukan secara tatap-muka dan secara virtual.
Menurut Semler (2005) “Pembelajaran campuran menggabungkan aspek terbaik dari pembelajaran daring, aktivitas tatap muka terstruktur, dan praktik dunia nyata. Sistem pembelajaran daring, pelatihan di kelas, dan pengalaman kerja memiliki kekurangan utama masing-masing. Pendekatan pembelajaran campuran menggunakan kekuatan masing-masing untuk mengatasi kelemahan yang lain.”
Blended learning adalah sebuah kemudahan pembelajaran yang menggabungkan berbagai cara penyampaian, model pengajaran, dan gaya pembelajaran, memperkenalkan berbagai pilihan media dialog antara fasilitator dengan orang yang mendapat pengajaran. Blended learning juga merupakan sebuah kombinasi pengajaran langsung (tatap muka) dan pengajaran online, namun lebih dari itu merupakan unsur interaksi sosial.
Baca juga : 12 Jenis Blended Learning dan Contoh Penerapannya
Blended learning merupakan pembelajaran yang didukung oleh kombinasi efektif dari cara mengajar dan gaya pembelajaran yang berbeda serta ditemukan pada komunikasi terbuka diantara seluruh bagian yang terlibat dengan pelatihan”. Sedangkan untuk keuntungan dari penggunaan blended learning sebagai sebuah kombinasi pengajaran langsung (tatap muka) dan pengajaran online, tapi lebih dari itu sebagai elemen dari interaksi sosial yaitu:
A. Adanya interaksi antara pengajar dan siswa
b. Pengajaran pun bisa secara online ataupun tatap muka langsung
c. Blended Learning = menggabungkan modalitas pembelajaran (atau media penyampaian),
d. Blended Learning = menggabungkan metode pembelajaran
Manfaat dari penggunaan e-learning dan juga blended learning dalam dunia pendidikan saat ini adalah e-learning memberikan kesalahan dalam memilih waktu dan tempat untuk mengakses pelajaran. Siswa tidak perlu melakukan perjalanan menuju tempat pelajaran yang disampaikan, e-learning dapat dilakukan dari mana saja baik yang memiliki akses ke Internet ataupun tidak.
E-learning memberikan kesempatan bagi siswa secara mandiri memegang kendali atas keberhasilan belajar. Pembelajar bebas menentukan kapan akan mulai, kapan akan menyelesaikan, dan bagian mana dalam satu modul yang ingin dipelajarinya terlebih dahulu. Seandainya, setelah diulang masih ada hal yang belum ia pahami, pembelajar bisa menghubungi instruktur, nara sumber melalui email, chat atau ikut dialog interaktif pada waktu-waktu tertentu. Bisa juga membaca hasil diskusi di message board yang tersedia di LMS ( Learning Management System ) .
Lalu Perguruan Tinggi seperti apa yang cocok melakukan Blended Learning?
1. Menyediakan membuat konten e-learning yang menarik
2. Memunyai masalah kapasitas dosen dan ruangan
3. Mahasiswa yang waktunya terbatas (karyawan)
4. Literasi Teknologi Dosen dan Mahasiswa cukup bagus
5. Mahasiswa & Dosen Punya koneksi internet yang handal
6. Biaya penyelengaraan perkuliahan jauh lebih murah
Blended learning memberikan kesempatan terbaik untuk belajar dari kelas transisi ke elearning. Pembelajaran campuran melibatkan kelas (atau tatap muka) dan belajar online. Metode ini sangat efektif untuk meningkatkan efisiensi untuk instruksi kelas dan memungkinkan peningkatan diskusi atau meninjau informasi di luar ruang kelas. Yuk mulai blended learning dengan SEVIMA EdLink
Baca juga :
Lebih suka penjelasan via video, yuk tonton video penjelasan berikut:
Model pembelajaran campuran berbasis video: kelas terbalik (flipped classroom):
SEVIMA Santai Saja
Diposting Oleh:
Fadhol SEVIMA
SEVIMA merupakan perusahaan Edutech (education technology) yang telah berkomitmen sejak tahun 2004 dalam menyelesaikan kendala kerumitan administrasi akademik di pendidikan tinggi (Universitas, Sekolah Tinggi, Institut, Politeknik, Akademi, dll.) dengan 99% keberhasilan implementasi melalui SEVIMA Platform.
Jadwalkan Diskusi